BINUS UNIVERSITY

    Magang di Lembaga Bahasa, Bagaimana Serunya?

    Internship merupakan salah satu bagian Enrichment Program yang harus dilalui oleh seluruh mahasiswa akhir BINUS UNIVERSITY dari berbagai prodi. Program ini juga dijalani oleh Jeni Arsanti, mahasiswi jurusan Marketing Communication di BINUS @Kemanggisan. Ia membagi pengalaman, kesan, dan keseruannya dalam kesempatan magang sebagai content creator di lembaga bahasa LingoTalk. 

    Job Description and Company Profile

    Magang
    Sumber :Binus

    PT Intermedia Multibahasa Indonesia (LingoTalk) adalah penyedia layanan kursus bahasa online dengan berbagai pilihan bahasa, termasuk bahasa Inggris, Korea, Jerman, Jepang, dan Mandarin. Selain itu, lembaga bahasa ini juga menawarkan kursus bahasa Indonesia bagi warga negara asing. Terkenal dengan layanannya yang bersifat private dan personalized, LingoTalk menawarkan pembelajaran yang lebih intensif bagi setiap anggotanya. 

    Saat berkesempatan menjadi staf magang di perusahaan ini, Jeni Arsanti bertugas sebagai content creator sekaligus team leader. Tujuan utamanya adalah membuat konten-konten promosi dan informasi mengenai layanan LingoTalk yang nantinya akan disebarkan di sejumlah portal media sosial. 

    Jabatan Jeni sebagai content creator memerlukan kreativitas tingkat tinggi. Proses kerjanya setiap hari meliputi riset, perencanaan ide dan konsep, serta pembuatan konten harian media sosial yang berbeda-beda. Tak jarang, Jeni juga harus bekerja sama dengan divisi lainnya untuk menciptakan konten tertentu atau mengelola KOL media sosial LingoTalk. 

    Sementara itu, jabatannya sebagai team leader menuntut skill kepemimpinan yang mumpuni. Jeni harus selalu sigap untuk memberikan arahan pada anggota lain agar dapat mencapai tujuan bersama, membuat laporan kerja mingguan bagi setiap anggota, memastikan workflow sesuai rencana, bahkan membantu pengerjaan tugas anggotanya dalam situasi darurat. 

    Work Culture and Experience

    Magang
    Sumber :Binus

    Meski dihadapkan pada berbagai tugas dan pekerjaan yang beragam, Jeni menganggap internship ini sebagai pengalaman menyenangkan yang tak terlupakan. Ia merasa senang dapat melakukan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuannya. Selain mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru di luar bangku perkuliahan, ia juga menemukan teman-teman baru yang bisa menjadi tempat bercerita dan bertukar pikiran. 

    Pengalaman berkesan selalu ia dapatkan ketika proses meeting dan brainstorming bersama anggota lain dalam divisinya. Agenda ini menghadirkan momen untuk bekerja sama sekaligus saling mengenal kepribadian satu sama lain. Canda dan tawa selalu mengiringi momen-momen tersebut meskipun seluruh prosesnya dilakukan secara work from home di tengah pandemi. 

    Namun, budaya kerja yang terdengar seru dan menyenangkan bukan berarti bebas kendala. Di awal-awal masa internship, Jeni mengaku merasa kaku, canggung, dan tidak memiliki keberanian untuk mengambil keputusan atau melakukan tindakan tertentu.

    Terkadang, saat ia sudah berusaha semaksimal mungkin, masih ada sejumlah ekspektasi yang tidak sesuai kenyataan. Meski demikian, ia menganggapnya setiap kesalahan sebagai bagian dari proses belajar untuk bisa bekerja dan bekarya lebih baik lagi di masa yang akan datang. 

    Lessons Learned

    Bagi Jeni Arsanti, pengalaman internship adalah tahapan penting yang mematangkan kemampuannya untuk terjun di dunia kerja. Ada banyak kemampuan serta pembelajaran yang bisa ia terapkan, terutama deretan soft skill seperti time management, self-management, self-initiative, dan kemampuan bekerja sama yang lebih berkembang dari teori perkuliahan di jurusannya. 

    Seluruh kemampuan tersebut dirasa akan berguna di kemudian hari. Tak hanya itu, Jeni pun mendapatkan gambaran besar mengenai dunia kerja dan budaya perusahaan yang akan menjadi bekal kariernya di masa depan. 

    Pengalaman magang di lembaga bahasa sekelas LingoTalk juga meningkatkan kepercayaan dirinya untuk menciptakan karya yang bermakna. Hal ini ia buktikan ketika terlibat dalam proyek peluncuran mobile app perusahaan. Saat itu, ia dituntut untuk bekerja lebih cepat dalam menciptakan konten yang memang harus segera diselesaikan. Beruntung, ia bisa melalui seluruh prosesnya dengan hasil yang baik dan memuaskan. 

    Jeni Arsanti menyadari jika masa internship akan menyita lebih banyak waktunya, apalagi ia harus bekerja di tengah pandemi yang tengah gencar melanda. Namun, keberhasilannya membagi waktu untuk bekerja, menyelesaikan tugas kuliah, serta melakukan aktivitas harian lainnya membuktikan bahwa pengalaman ini memberikan dampak positif dalam mengasah berbagai kemampuan yang ia miliki.