BINUS UNIVERSITY

    Vincent Matthew Sebastian: Tugas Menumpuk, tetapi Masih Enjoy Kuliah

    Tantangan dalam menyelesaikan pendidikan tinggi jelas berbeda dengan pendidikan dasar maupun menengah. Selama, berkuliah seorang mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri dalam segala hal, mulai dari manajemen waktu hingga penyelesaian tugas mata kuliah. Ketimpangan inilah yang dirasakan oleh Vincent Matthew Sebastian saat awal-awal perkuliahan di Jurusan Interior Design BINUS UNIVERSITY @Bandung. 

     

    Awal Perjuangan Jadi BINUSIAN

    Binus University
    Sumber : Binus

     

    Laki-laki yang akrab dipanggil Vincent ini memang telah menyukai dunia interior design sedari kecil. Menurut Vincent, ia rutin menonton acara TV mengenai ulasan desain sebuah rumah atau bangunan sejak duduk di bangku sekolah dasar. Sebab itu, semasa SMA, ia telah bertekad untuk melanjutkan studi ke jurusan sesuai bidang minatnya. 

    Perkenalan Vincent dan BINUS UNIVERSITY bermula dari acara pameran pendidikan di sebuah sekolah menengah kira-kira tiga tahun lalu. Ia sangat senang mengetahui bahwa BINUS UNIVERSITY @Bandung ternyata menawarkan jurusan yang diinginkannya.

    Vincent makin jatuh hati ketika mengetahui bahwa ia bisa mengasah minatnya dalam tiga jenis kajian berbeda, yaitu Techno Interior Design, Commercial and Hospitality Design, dan Furniture and Accessories Design. Jadi, tanpa menunda-nunda lagi, ia segera mendaftarkan diri dan mengikuti rangkaian tes masuk BINUS UNIVERSITY.

     

    Cerita di Semester Pertama

    Binus University
    Sumber : Binus

     

    Ada hal menarik bagi tiap mahasiswa di semester awal, pun begitu dengan laki-laki asal Bandung ini. 

    “Saya sempat diliputi rasa cemas dan stres berlebih saat pertama kali menyandang status mahasiswa”, ujar Vincent. Hal ini semata-mata disebabkan oleh banyaknya tugas yang harus diselesaikan dalam rentang waktu yang cukup singkat. 

    Akan tetapi, kini ia memahami bahwa pemberian tugas mandiri tersebut adalah bentuk pengajaran tidak langsung dosen kepada mahasiswanya, meliputi kecakapan pengaturan waktu (time management), keahlian negosiasi dan diskusi saat bekerja dalam kelompok, kemampuan presentasi (public speaking), dan lainnya.

    Oleh karena itu, Vincent yang sekarang telah berada di semester 6 sudah sangat menikmati kesehariannya sebagai mahasiswa. Meski terkadang ia harus mengurangi jam tidur malamnya karena harus menyelesaikan tugas, Vincent mengaku tetap enjoy menghadapinya.

     

    Asyiknya Interior Design BINUS

    Belajar sambil jalan-jalan adalah hal lumrah bagi anak desain interior BINUS UNIVERSITY. Kegiatan observasi bangunan, rumah, furnitur, dan lainnya merupakan hal wajib untuk memunculkan ide-ide desain kreatif. Itulah mengapa setiap semester baru dimulai, Vincent dan teman-teman satu jurusan selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke beberapa tempat pameran interior, baik di dalam maupun luar Kota Bandung. 

    Suasana dan lokasi kampus menjadi faktor kesenangan lainnya buat Vincent. Bagaimana tidak? Saat duduk di ruang kelas pun, ia bisa menikmati sejuknya pemandangan kota Bandung melalui jendela kelas. Dosen-dosen yang asyik dan seru juga makin menambah meriahnya keadaan kelas ketika pelajaran berlangsung.

    Lokasi kantin yang berada di dalam gedung kampus menjadi tempat favorit Vincent selama menunggu pergantian jam mata kuliah. Menurut Vincent, pilihan menu yang beragam dibarengi dengan harga terjangkau adalah fasilitas istimewa yang hanya didapatkan oleh BINUSIAN. 

    Terlebih lagi soal kebersihan kantin, Vincent yakin tidak banyak kampus yang dapat menjaga kebersihan layaknya tim cleaning service BINUS UNIVERSITY. Tiap sudut kampus, seperti tangga, eskalator, toilet, dan lainnya selalu terkesan bersih, rapi, nyaman, dan segar.

     

    Harapan Besar

    Bagi Vincent, BINUS UNIVERSITY @Bandung merupakan tempat terbaik untuk berkuliah karena lokasinya yang cukup mudah dijangkau. Selain itu, akreditasi institusi dan program studi pun sudah sangat memuaskan. 

    Dengan segala kemudahan yang diterima, Vincent berharap agar kelak bisa bekerja sebagai interior designer profesional yang mampu bersaing di pasar tenaga kerja global. Ia sangat yakin kalau suatu saat nanti ia dapat menghasilkan sebuah karya fenomenal miliknya sendiri. 

    Harapan lain dari Vincent ialah semoga teman-teman satu jurusan bisa meraih kesuksesan apa pun profesi yang sedang dan akan dijalani.