BINUS UNIVERSITY

    Kisah Adam Abednego yang Sukses dari Mendengar Cerita Orang Sekitar

    Setiap orang tentu punya masalah masing-masing dan memiliki sudut pandang yang berbeda tentang bagaimana menghadapinya meski masalahnya bisa saja sama. Namun, semua itu menegaskan bahwa jangan pernah merasa sendiri, karena selalu ada orang yang mau mendengarkan. 

    Adalah Adam Abednego, alumni BINUSIAN jurusan Sistem Informasi tahun 2016 yang turut dikenal sebagai Co-Founder dari Menjadi Manusia. Semasa kuliah, Adam juga aktif dalam B-Voice. Kisah kali ini akan menceritakan bagaimana Adam sukses dikenal melalui Menjadi Manusia yang dicetuskannya. Simak yuk!

    Awal Mula Terbentuknya Channel Menjadi Manusia

    Binus University
    Sumber : Youtube

     

    Adam memulai cerita tentang bagaimana kanal Menjadi Manusia terbentuk. Mulanya, ia memang ingin membuat sesuatu yang baru, tetapi tidak pernah terpikir bahwa dirinya akan membuat kanal Menjadi Manusia. Justru, ide tersebut muncul saat Adam telah berkarir.

    Meski begitu, ia mengatakan bahwa ide untuk menciptakan sesuatu yang baru ini memang sudah ada sejak masih kuliah. Setelahnya, inspirasi datang saat Adam sedang membuka salah satu akun sosial medianya dan menemukan cerita menarik yang mengenalkannya pada teori toothbrush atau Adam lebih suka menyebutnya dengan teori gosok gigi.

    Singkat cerita, teori ini membuat Adam berkesimpulan bahwa sesibuk apa pun seseorang, selalu sediakan waktu untuk mengerjakan hal yang disukai. Lakukan terus sampai akhirnya orang tersebut mampu membuat perusahaan sendiri atau menciptakan hal baru.

    Selanjutnya, Adam akhirnya berhasil menciptakan Menjadi Manusia dan berkomitmen untuk melakukan hal ini setidaknya selama dua jam setiap harinya di tengah pekerjaannya. Sampai pada akhirnya, ia pun berhenti dari pekerjaannya dan melanjutkan kanal Menjadi Manusia sebagai pilihan kariernya.

    Sederhananya, ide awal Menjadi Manusia ini terbentuk ketika Adam bertemu banyak orang dan mendapatkan pengalaman menarik dari cerita orang tersebut. Menurutnya, akan lebih baik jika cerita ini didengarkan oleh orang lain sehingga banyak orang bisa mengambil pengalaman yang sama. 

    Mengalami Banyak Tantangan

    Terkait bisnis yang sedang ia geluti sekarang, Adam mengaku tak berharap banyak pada awalnya. Bahkan, ia pun hanya bertiga dengan kawannya saat mencetuskan ide untuk membentuk kanal Menjadi Manusia. Masing-masing punya peran berbeda, seperti Adam yang berperan dalam sisi teknis.

    Ternyata, Ada tak pernah menyangka bahwa kanal yang ia kerjakan bersama kedua temannya disambut baik oleh banyak orang dan berkembang menjadi sebesar saat ini. Sekarang, tim yang ia miliki pun sudah pasti jauh lebih banyak dibandingkan dengan awal mula perjalanannya dulu.

    Lalu, bagaimana dengan tantangan yang muncul? Tentunya ada, misalnya netizen yang bertentangan dengan tema yang ia buat. Namun, Adam menegaskan bahwa Menjadi Manusia adalah sebuah platform untuk bercerita dan mendengarkan cerita dari berbagai sudut pandang. 

    Misi dari Menjadi Manusia sebenarnya hanya dua, yaitu memberitahu bahwa di luar sana, ada orang yang punya sudut pandang berbeda dengan dirinya. Selain itu, melalui kanal ini Adam ingin mengingatkan bahwa diri kita tidak pernah sendiri. 

    Tak lupa, Adam dan tim selalu melakukan pendekatan secara personal dengan narasumber. Tujuannya untuk memberikan arahan dan solusi pada mereka apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, salah satunya adalah pendengar yang bertentangan dengan tema tersebut.

    Melalui Banyak Pertimbangan

    Berhenti dari pekerjaan tentu bukan menjadi hal yang mudah untuk Adam. Ia mengakui bahwa dirinya penuh keraguan, terlebih saat harus memilih berhenti dan melanjutkan kanal Menjadi Manusia yang saat itu belum sebesar sekarang. Tentu, ia butuh banyak pertimbangan dari banyak pihak.

    Bahkan, memilih untuk menekuni kanal Menjadi Manusia ini adalah langkah besar yang berani Adam pilih dan meninggalkan zona nyaman yang telah dibangunnya selama tiga tahun. Namun, ia pun mengakui bahwa tentu ada pertimbangan besar sebelum memutuskan untuk resign, jadi ia tidak sepenuhnya berhenti tanpa alasan alias nekat.

    Adam juga mengingatkan bahwa dirinya masih memiliki banyak privilege. Menurutnya, pikirkan dengan benar tujuan dan langkah yang telah ditempuh sehingga bisa mengambil keputusan yang tidak hanya meniru orang lain. 

    Jadi, tidak perlu terburu-buru meski mengerjakan apa yang disukai dan mampu menghasilkan uang adalah impian setiap orang. Tak lupa, Adam pun berpesan pada semua orang untuk menikmati setiap fase hidup dan apa yang dimiliki sekarang.