BINUS UNIVERSITY

    Hard Skill dan Soft Skill Jadi Fokus Utama Valdy Ekaputra Triyudha Memilih BINUS UNIVERSITY

    Memilih jurusan memang tidak mudah, apalagi menyangkut persoalan masa depan. Sebab itu, lembaga pendidikan dan program studi tujuan harus diseleksi secara bijak. Pembekalan hard skill dan soft skill adalah sedikit dari banyaknya indikator pertimbangan saat memutuskan untuk bergabung dengan sebuah universitas. 

    Hal ini pulalah yang mendasari Valdy Ekaputra Triyudha saat akan memilih kampus impiannya. Berawal dari kegiatan expo pendidikan di sekolahnya, Valdy mengenal BINUS UNIVERSITY dengan pilihan jurusan menarik dan program penunjang berkualitas. Akhirnya, pria ganteng yang memiliki minat pada dunia teknologi informasi ini mantap bergabung menjadi BINUSIAN di Program Studi Teknik Informatika BINUS UNIVERSITY @Bandung. 

     

    Universitas dengan Paket Lengkap

    BINUS UNIVERSITY
    Sumber : Binus

     

    Valdy meyakini BINUS UNIVERSITY mampu menjawab semua tuntutan keahlian (hard skill dan soft skill) di atas. Pasalnya, program yang ditawarkan oleh kampus pilihannya ini tidak hanya berfokus pada transfer keilmuan sesuai bidang saja, tetapi juga kegiatan penunjang lain yang bermanfaat bagi individu di lingkungan kerja, seperti pemagangan, pemberdayaan komunitas, bahkan penelitian.

    “BINUS UNIVERSITY memiliki rancangan pembelajaran andalannya sendiri, dikenal dengan program 2+1+1. Mahasiswa tidak akan menemukan program semacam ini di kampus-kampus mana pun”, lanjut Valdy.

    Arti dari 2+1+1 program adalah mahasiswa akan belajar selama 2 tahun di kampus asal, 1 tahun di kampus BINUS kota lain, dan 1 tahun pelaksanaan enrichment program yang terdiri dari pengabdian, pemagangan, penelitian, studi luar negeri, dan start-up business. Salah satu contohnya adalah Valdy mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program Apple Developer Academy @BINUS iOS Foundation beberapa waktu lalu. 

    “Dengan mengikuti program tersebut, saya tidak hanya mempelajari ilmu sesuai jurusan TI saja, tetapi juga mengasah kemampuan saya dalam beradaptasi, berkomunikasi, berpikir kritis, bekerja sama, dan bertindak sebagai pemimpin”, terang mahasiswa semester 6 ini.

    Selanjutnya, keselarasan antara mata kuliah yang diberikan oleh jurusan dengan perkembangan zaman juga mempermudah Valdy untuk fokus pada tujuan kariernya di masa mendatang. Mahasiswa angkatan 2018 ini bermimpi untuk dapat bergabung sebagai seorang IT Business Analyst di salah satu perusahaan technology consulting terbesar dunia. 

     

    Universitas dengan Fasilitas Keren

    BINUS UNIVERSITY
    Sumber : Binus

     

    Bagi Valdy, BINUS UNIVERSITY @Bandung telah berhasil menciptakan suasana kampus yang nyaman, disiplin, dan sehat bagi semua penghuni di dalamnya. Ia sangat menyukai ruang kelas yang setiap hari dikunjunginya ketika belajar. Valdy menilai bangunan tersebut tertata rapi, bernilai estetik, serta cozy sehingga membuat suasana belajar makin menyenangkan. 

    Dikenal sebagai kampus Teknologi Kreatif, BINUS UNIVERSITY @Bandung memanfaatkan kecanggihan gawai mahasiswa sebagai media pencatat kehadiran perkuliahan secara online, yaitu via BINUS Mobile. Di saat kampus lain masih menggunakan kartu kuliah fisik, BINUS UNIVERSITY memudahkan mahasiswanya dengan perangkat digital. Ini pulalah yang menjadi nilai plus di mata Valdy.

    Lebih lanjut, Valdy bercerita bahwa kelebihan lain yang didapat oleh BINUSIAN adalah pelayanan staf administrasi yang super ramah dan sangat membantu. Sejak proses student admission hingga sekarang, Valdy merasa bahwa staf administrasi yang bekerja benar-benar tulus melayani. 

     

    Universitas dengan Solusi Cermat dan Tepat

    Situasi pandemi Covid-19 memaksa BINUSIAN beradaptasi dengan keadaan. Pemerintah menginstruksikan untuk meminimalkan kontak fisik dan pertemuan tatap muka selagi pandemi belum berakhir.

    Sebagai lembaga yang tanggap akan keadaan darurat, BINUS UNIVERSITY menyediakan solusi cermat dan tepat untuk seluruh mahasiswa, dosen, dan karyawannya, berupa pengalihan semua kegiatan kampus dalam bentuk digital dan online. 

    Kini, sudah lebih dari satu tahun lamanya, proses pembelajaran dilakukan secara online dari rumah. Hal ini rupanya menjadi salah satu tantangan terberat bagi Valdy. Ia sangat berharap agar perkuliahan tatap muka dapat segera dilaksanakan. Tidak dimungkiri, Valdy sangat merindukan kegiatan diskusi langsung dengan dosen dan teman dalam ruang kelas.