BINUS UNIVERSITY

    Creativepreneurship, Sebuah Program Studi Unik bagi Clayton Hans

    Cita-cita tiap individu sejatinya berbeda-beda. Ada yang ingin bekerja di lembaga pemerintahan, berkarier di perusahaan swasta, atau bahkan berpenghasilan lewat usaha sendiri. Untuk seorang Clayton Hans, opsi ketiga (berbisnis) adalah pilihan hidupnya. Sejak kecil, ia memang telah jatuh cinta pada dunia kewirausahaan. 

    Sebab itu, saat mengetahui adanya Jurusan Creativepreneurship di BINUS UNIVERSITY @Bandung, pemuda yang akrab dipanggil Clay ini langsung mencari tahu informasi terperinci seputar program studi tersebut. Lalu, mendaftarkan diri.

     

    Alasan Memilih BINUS UNIVERSITY

    Creativepreneurship
    Sumber : Binus

     

    “Saya sungguh beruntung karena menemukan program studi yang unik sekaligus mendukung minat dan cita-cita saya sejak kecil di BINUS UNIVERSITY @Bandung”, ujar pria asal Bandung ini. 

    “Bukan hanya unik, jurusan Creativepreneurship juga masih terbilang langka karena belum banyak universitas-universitas di Indonesia yang menawarkannya”, lanjutnya.

    Untuk diketahui, creativepreneurship terdiri dari dua kata, yaitu creative (kreatif) dan entrepreneur (bisnis/usaha). Secara harfiah, program studi tersebut dapat dimaknai sebagai wadah individu untuk mengembangkan diri jadi pelaku bisnis yang memulai usahanya dari ide-ide kreatif. 

    Menurut Clay, hal ini sejalan dengan tujuan akhir pembelajaran dari jurusan yang sedang ditempuhnya saat ini. Pasalnya, BINUS UNIVERSITY mengharapkan seluruh mahasiswa penyandang gelar “Sarjana Bisnis” atau “S.Bns.” agar dapat membantu perekonomian negara dan membuka lapangan kerja buat sesama dengan menjadi individu kreatif di bidang bisnis, meliputi business inovator, business consultant, e-commerce specialist, dan lainnya. 

     

    Kesan Pertama Kuliah

    Layaknya kebanyakan mahasiswa baru, Clay sempat diselimuti rasa gugup dan cemas ketika menghadapi perkuliahan di hari pertama. Namun, semua itu berubah 180 derajat setelah ia bertemu dengan para dosen dan senior jurusan. 

    “Awalnya, saya kira dosen dan senior akan bersikap arogan, acuh, dan egois. Akan tetapi, mereka semua sangat ramah, baik, menyenangkan, dan sangat membantu mahasiswa baru”, cerita Clay. 

    Selain itu, Clay mengakui bahwa kompetensi dan kualifikasi para dosen pengajar Program Studi Creativepreneurship di BINUS UNIVERSITY @Bandung sangat mumpuni di bidangnya. Petugas administrasi juga tidak kalah keren. Mereka melayani siapa pun dengan senyum ikhlas sehingga suasana kampus terasa lebih akrab dan menyenangkan. Jadi, tak heran kalau Clay makin bersemangat datang untuk menimba ilmu di kampusnya. 

     

    Program-Program Andalan 

    Sebagai seorang mahasiswa, Clay ingin terus mengembangkan kemampuan dan keahlian dirinya. Beruntung, program studi telah menyediakan rangkaian program-program keren tiap semesternya.

    Program inkubator bisnis adalah salah satu program andalan yang dikhususkan bagi mahasiswa Jurusan Creativepreneurship. Sejauh yang Clay ketahui, program ini masih jarang ditemukan pada kampus-kampus lain. Sebab itu, ia merasa beruntung mendapatkan kesempatan sebagai peserta dalam program pendampingan bisnis ini. 

    Clay berharap dengan keikutsertaannya tersebut ia mampu merintis dan mengembangkan bisnisnya sendiri setelah masa studinya usai.

    Tantangan dan Rencana Masa Depan

    Kehidupan mahasiswa tidak selamanya indah, santai, dan menyenangkan. Ada tantangan yang menghadang. Rupanya, pria berumur 21 tahun ini juga merasakannya. Ia harus benar-benar berjuang keras untuk menjaga kualitas indeks prestasinya tiap semester. 

    “Saya tidak ingin IPK saya anjlok hanya karena kelalaian yang seharusnya bisa  diantisipasi”, tutur Clay. Sebab itu, ia selalu memastikan agar mendapatkan nilai maksimal di tiap tugas dan ujian yang diberikan. 

    Dengan bekal daftar nilai optimal, Clay yakin ia akan mudah diterima sebagai karyawan di berbagai perusahaan. Sambil bekerja, ia akan menabung secara rutin. Nantinya, uang tersebut akan digunakannya sebagai modal awal usaha. Jika dirasa tabungan telah tercukupi, ia akan berhenti dari perusahaan tempatnya bekerja dan fokus pada bisnisnya.

    Menutup wawancara, Clay berharap agar Program Studi Creativepreneurship BINUS UNIVERSITY @Bandung bisa terus berkembang dan bertumbuh sehingga tetap berkontribusi melahirkan pengusaha-pengusaha sukses di Indonesia. Selain itu, ia juga ingin teman-teman satu angkatannya dapat saling bahu-membahu untuk memajukan usaha masing-masing sehingga semuanya dapat sukses bersama-sama.