BINUS UNIVERSITY

    Sukses Meraih Penghargaan Internasional, Begini Profil Lengkap Fierrany Halita

    Fierrany Halita adalah alumni BINUS UNIVERSITY yang berkuliah di jurusan DKV pada tahun 2012-2016. Saat kelulusannya, Fierrany Halita sempat mendapat gelar sebagai mahasiswa terbaik di jurusannya. Namanya semakin terdengar setelah film animasi garapannya yang berjudul Aquiescence berhasil menerima penghargaan di Festival Film Slowakia. Berikut profil lengkap seorang Fierrany Halita. 

    Berhasil Meraih Sejumlah Penghargaan Lewat Film Acquiescence

    Alumni

    Pernah dengar film pendek berjudul Acquiescence? Kalau belum, Acquiescence merupakan film animasi berdurasi 7 menit 56 detik yang bercerita tentang sebuah pohon beringin bernama Fig yang menjadi saksi hidup atas perubahan lingkungan sekitarnya. 

    Di awal cerita Fig digambarkan hidup di kawasan hutan yang begitu asri. Seiring berjalannya waktu pohon-pohon di hutan tersebut ditebang dan lahannya dijadikan kawasan modern. Sebagai satu-satunya pohon yang tersisa di tengah padatnya gedung-gedung bertingkat, Fig berusaha untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar. 

    Pada awalnya film tersebut dibuat untuk memenuhi tugas akhirnya ketika masih menempuh pendidikan di BINUS UNIVERSITY. Pada tahun 2018, Fiennary Halita iseng mengirim film Acquiescence ke sebuah festival film terbesar di Slowakia. 

    Festival film yang sudah berlangsung selama 44 tahun ini secara khusus menghadirkan tema kelestarian lingkungan. Meski tak berharap menang, tetapi siapa sangka bila karyanya masuk ke dalam 86 film terbaik dan keluar sebagai juara utama untuk kategori F-Kids di acara International Festival of Sustainable Development Film (EkotopFilm/EnviroFilm). 

    Sayang, akibat keterbatasan waktu Fiennary Halita tidak dapat hadir di acara tersebut untuk menerima langsung penghargaannya melainkan diwakilkan kepada Dubes RI untuk Slowakia, Adiyatwidi Adiwoso.

    Penghargaan tersebut bukanlah prestasi pertamanya. Berkat film Acquiescence, perempuan yang sekarang bekerja sebagai Creative Designer ini sebelumnya telah meraih sejumlah penghargaan seperti:

    • Gold Prize Winner-DigiCon6 ASIA 2017
    • Winner-ReelOzInd! Australia Indonesia Short Film Competition 2017
    • Best Animation-Indonesia Short Film Festival 2016
    • Best Animation-Josiah Media Festival 2016
    • Best Non Professional Category-INAMA FEST 2016

    Perbanyak Jam Terbang Menjadi Kunci Kesuksesannya

    Kesuksesan membutuhkan kerja keras. Begitu pula dengan Fiennary Halita. Meski Acquiescence berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan, akan tetapi dalam proses pembuatannya alumni BINUS UNIVERSITY satu ini sempat mengalami kesulitan, apalagi ia menggunakan teknik gambar 2D. 

    Selama di kampus, materi yang diajarkan lebih banyak mengulas terkait teknik 3D. Mau tak mau ia pun belajar secara autodidak melalui video tutorial. Ia juga kerap membawa sketchbook pocket untuk menggambar objek menarik yang ditemukannya di jalan sewaktu-waktu.

    Bahkan saat kuliah ia juga rela mengurangi waktu berkumpul bersama teman-temannya supaya bisa mengeksplorasi teknik-teknik pembuatan animasi. Semua ini ia lakukan untuk menambah jam terbangnya. Ya, bagi Fiennary Halita jam terbang itu penting. Terbukti lewat kerja kerasnya, film Acquiescence sukses meraih sejumlah penghargaan. 

    Berkarier sebagai Creative Designer 

    Setelah lulus, Fiennary Halita memutuskan bergabung ke Brown Bag Film di Bali. Selain Bali, perusahaan berbasis internasional ini berdiri dua lokasi lain yaitu Dublin, Irlandia dan Ontario, Kanada. 

    Dilansir dari situs resminya, Brown Bag Film merupakan salah satu studio film animasi terkenal di dunia. Studio ini telah memproduksi sejumlah film dan TV Seri animasi yang tayang di kanal BBC, Nickelodeon, Disney, dan Netflix. Beberapa judul film yang pernah dibuat antara lain The Magic School Bus: Rides Again, Nella The Princess Knight, Vampirina, dan Peter Rabbit. 

    Pada tahun 2016 Fiennary Halita mengawali kariernya di Brown Bag Film sebagai Storyboard Artist. Setelah itu ia berpindah posisi sebagai Creative Designer sekaligus Texture Artist hingga saat ini. 

    Demikian kisah singkat mengenai Fierrany Halita sebagai salah satu alumni BINUS UNIVERSITY berserta perjalanan kariernya di Brown Bag Film. Buat kamu yang hobi menggambar dan ingin mengikuti jejak Fierrany Halita berkarier di perusahaan internasional, jurusan DKV BINUS UNIVERSITY siap memfasilitasimu.