BINUS UNIVERSITY

    Mitos Jurusan Kuliah Sastra Inggris, Benar atau Tidak?

    Kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, adalah salah satu modal penting bersaing di era globalisasi. Posisi bahasa Inggris sebagai bahasa internasional mewajibkan siapa saja untuk mampu menguasainya, baik lisan maupun tulisan. Keterampilan tersebut jadi mutlak jika kamu ingin membangun karier menjanjikan di masa depan.

    Meski bahasa Inggris bisa dipelajari secara otodidak maupun lewat lembaga pendidikan seperti kursus, jurusan kuliah Sastra Inggris akan membawamu ke tingkat penguasaan yang berbeda. Selain mempelajari bahasa Inggris secara mendalam, kamu akan piawai dalam hal grammar, pelafalan, berbicara, sampai menulis. Deretan keterampilan tersebut akan menjadi modal penting saat kamu terjun ke dunia kerja.

    Mitos Seputar Sastra Inggris

    Jurusan Kuliah

    Sayangnya, masih ada saja pandangan bahwa kuliah Sastra Inggris sama seperti kursus atau belajar sendiri. Apakah benar demikian? Lalu, apa yang membuat Sastra Inggris lebih unggul? 

    Berikut lima mitos yang perlu kamu koreksi jika ingin berkuliah Sastra Inggris.

    • Pendidikan Bahasa Inggris sama dengan Sastra Inggris 

    Tentu tidak! Nama jurusan kuliah saja sudah berbeda sehingga fakultas yang menaungi juga beda. Pendidikan Bahasa Inggris bisa kamu jumpai di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Gelar yang akan disandang nantinya Sarjana Pendidikan atau S.Pd. Materi perkuliahan Pendidikan Bahasa Inggris juga mencakup pengajaran selain materi bahasa Inggris.

    Sementara itu, Sastra Inggris ada di bawah payung Fakultas Ilmu Budaya. Lulusannya bakal menyandang gelar Sarjana Sastra (S.S) atau Sarjana Humaniora (S.Hum). Kamu akan mempelajari ilmu bahasa, kesusastraan, sejarah budaya, hingga peminatan yang aplikatif. 

    • Sastra Inggris bisa dipelajari sendiri lewat kursus

    Belajar bahasa Inggris di tempat kursus dan tempat kuliah jelas dua hal berbeda. Kursus bahasa Inggris fokus pada skill alias keterampilan bertutur bahasa Inggris, antara lain listening, reading, writing, dan speaking. 

    Di Sastra Inggris, kamu juga belajar tentang ilmu bahasa atau linguistik, kebudayaan, dan penerjemahan. Bahkan, beberapa mata kuliah terkait keilmuan lain bisa dipelajari guna menunjang karier kamu kelak. 

    Misalnya, kalau kamu mengambil peminatan English for Business Professionals di Sastra Inggris BINUS UNIVERSITY, kamu akan belajar tentang Kepemimpinan dan Manajemen, serta Pemasaran dan Periklanan.

    • Sastra Inggris belajar sastra saja

    Mitos ini jelas tidak benar. Terlepas dari nama jurusan, setelah berkuliah beberapa semester kamu akan memilih peminatan. Di BINUS UNIVERSITY, peminatan Sastra Inggris sudah dimulai sejak semester IV.  

    Ada empat peminatan yang bisa kamu pilih, yaitu Translation, Creative Writing and Media, English as Foreign Language Learning, dan English for Business Professionals. Dengan menguasai salah satu peminatan, kamu bisa membangun portofolio yang akan membuat CV-mu makin kaya. 

    • Harus jago bahasa Inggris jika ingin kuliah Sastra Inggris

    Fakta berbicara bahwa tidak semua mahasiswa baru Sastra Inggris sudah jago cas cis cus bahasa Inggris. Bahkan, jika kamu tidak pernah ikut kursus atau les di mana pun, kamu tetap bisa kuliah jurusan ini. 

    Jadi, tenang saja kalau kemampuan bahasa Inggrismu tergolong biasa-biasa saja, atau dirasa masih kurang. Kamu tidak sendirian kok, banyak teman kuliahmu yang berada di situasi serupa. Hal terpenting adalah kamu benar-benar niat belajar bahasa Inggris. Mulai dari membiasakan diri buka-buka kamus, membaca dan menulis dalam bahasa Inggris, sampai percakapan sehari-hari. Ya, latihan adalah kunci!

    • Lulusan Sastra Inggris cuma jadi penerjemah atau pengajar

    Tahukah kamu bahwa lulusan Sastra Inggris punya prospek karier yang tersebar di berbagai bidang? 

    Bukan hanya jadi penerjemah atau pengajar, tetapi kamu bisa menjalani berbagai profesi menarik. Sebut saja, penulis, editor, ahli bahasa, jurnalis, pemandu wisata, public relation, staf diplomatik, sampai bekerja di perusahaan multinasional atau internasional. Bahkan, profesi kekinian seperti content writer dan social media specialist juga bisa kamu tekuni.

    Banyak pilihan karier berarti prospek lulusan Sastra Inggris pasti cerah!

    Sekarang kamu tahu bahwa kelima mitos seputar jurusan kuliah Sastra Inggris yang beredar di masyarakat tidak benar sama sekali. Jadi, sudah makin mantap untuk memutuskan berkuliah Sastra Inggris di BINUS UNIVERSITY? Segera daftar, yuk!