BINUS UNIVERSITY

    Yuk, Dengar Cerita Tentang Pengalaman Unik Marchella FP

    Kalau pernah menonton film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI), kamu pasti tahu siapa Marchella FP. Ia adalah sosok penting di balik kisah menyentuh yang ditayangkan di layar lebar pada awal 2020. Luar biasa! Film ini berhasil menarik minat ratusan ribu penonton dalam waktu singkat.

    NKCTHI sebenarnya adalah novel garapan Marchella yang diterbitkan Gramedia pada Oktober 2018. Novel ini laris terjual hingga puluhan ribuan eksemplar. Melihat kedalaman karya tersebut, Angga Dwimas Sasongko tertarik mengadaptasinya menjadi film sehingga bisa dinikmati lebih banyak orang dalam wujud yang berbeda.

    Mengenal Sosok Marchella FP

    Pengalaman

    Wanita kelahiran 16 Februari 1990 ini memulai perjalanan kreatifnya pada masa kuliah. Ia adalah mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di Universitas Bina Nusantara. Sebagai syarat menyelesaikan studi, ia membuat tugas akhir bertajuk Generasi 90-an. Pengalaman ini sangat berkesan karena menjadi titik balik dari mahasiswa biasa menjadi seseorang yang diakui bakatnya.

    Proyek Generasi 90-an adalah arsip pop culture generasi Y dalam bentuk ilustrasi yang enak dibaca. Untuk mencari data yang melengkapi tulisannya, Marchella melakukan riset melalui Twitter. Ia sampai membuat akun anonim untuk memancing diskusi. Tak disangka, respons warganet tentang topik yang ia angkat sangat baik.

    Totalitas Marchella menggarap tugas akhir diganjar dengan nilai yang memuaskan. Bukan hanya itu, hasil kerja kerasnya kemudian dibukukan pada 2013, meski sempat beberapa kali mengalami penolakan dari penerbit. Ternyata, dalam waktu kurang 2 bulan, buku berjudul “Generasi 90-an” ini berhasil cetak ulang tiga kali. 

    Tak berhenti di situ, muncul pula komunitas solid yang menamakan diri Generasi 90-an. Salah satu acara yang pernah diadakan adalah “Main ke G90 Playground”. Acara ini mengundang beberapa pembicara untuk membantu menjelaskan permasalahan yang dialami Generasi Y pada masa sekarang. Melengkapi euforia tersebut, Marchella menjual aneka merchandise berbau 90-an hasil desainnya dan tim di Instagram.

    Karya yang Menarik Perhatian

    Pengalaman

    Setelah Generasi 90-an, barulah NKCTHI lahir. Marchella mengakui buku ini justru lahir saat ia sedang mengalami burnout terhadap kegiatannya. Peristiwa tersebut terjadi pada 2016, saat masih disibukkan dengan proyek Generasi 90-an. Membuat karya yang benar-benar murni, itulah tujuan utamanya. 

    Langkah yang ia ambil adalah menarik diri dari rutinitas kesibukan. Kemudian, ia membuka tulisan-tulisan lamanya yang belum sempat diselesaikan. Setelah mendapat ide, ia mengolah dan melengkapinya dengan data riset, hingga menjadi sebuah karya yang bisa dinikmati.

    Menariknya, bahkan sebelum selesai, sebuah production house (PH) menawarkan diri untuk menjadikan karyanya sebagai film layar lebar. Tentu saja Marchella menolak. Menurut pengalaman, tulisan belum siap untuk dilahirkan, meski sudah ada yang ingin mengadopsi. 

    Setelah 9 bulan kemudian, Marchella baru berani melepas karyanya kepada Visinema. Sebagai seniman, ia menginginkan karyanya digarap dengan bertanggung jawab. Ia menganggap Visinema dapat melihat nilai NKCTHI. Bukan hanya karena angka penjualan buku yang fantastis, tetapi karena karya itu sendiri benar-benar bagus. 

    Hingga saat ini, NKCTHI telah ditonton lebih dari 2 juta orang. Sebuah pencapaian yang luar biasa. Hal ini tak lepas dari dukungan para kru dan pemain yang profesional serta berbakat. Bagi Marchella sendiri, respons yang luar biasa dari para penonton menjadi energi tersendiri baginya sehingga kerja keras terbayar lunas.

    Ternyata, pengalaman yang didapatkan Marchella saat mengerjakan tugas akhir berbuah sangat banyak. Bukan hanya membuatnya menyelesaikan pendidikan sebagai mahasiswa di BINUS University, tetapi juga mendorongnya terjun di dunia perfilman yang menarik.

    Nah, bagi kamu yang ingin mencapai kesuksesan seperti Marchella, yuk temukan minatmu dari sekarang. Lalu, gali dan kembangkan hingga menjadi karya yang dapat dinikmati banyak orang.