BINUS UNIVERSITY

    PISA: Pentingnya Komunitas dalam Membina Kreativitas Anak di Era Digital

    Era digital membuat semakin banyak orang di komunitas kita mampu mengakses internet, termasuk anak-anak. Sayangnya, kemampuan anak dalam mengakses internet sering tidak dibarengi dengan pengawasan. Akibatnya, anak rentan mengakses konten berbahaya di dunia maya, sementara orang tua tidak selalu bisa mengikuti tren daring. 

    Untungnya, BINUS UNIVERSITY menanggapi hal ini dengan solusi canggih: bekerja sama dengan pemerintah untuk mendirikan pusat informasi ramah anak sebagai bagian dari kontribusi bagi komunitas

    Asal-Usul Pendirian PISA

    Komunitas

    Pusat Informasi Ramah Anak (PISA) mulanya merupakan inisiatif Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) untuk mengurangi dampak buruk pengguna internet tanpa pengawasan bagi anak-anak. Kemen PPPA punya tujuan membangun PISA di berbagai area agar pelayanan dan manfaatnya lebih merata, terutama di kota kecil dan desa.

    Fasilitas PISA hadir perdana untuk komunitas di Ternate pada bulan November 2019, menggandeng BINUS UNIVERSITY sebagai rekan untuk menyediakan teknologinya. Selain menyediakan aktivitas bermanfaat dan menyenangkan bagi anak, PISA juga menyediakan fasilitas sumber informasi bagi orang tua agar bisa mengikuti tren daring bersama anak.

    BINUS UNIVERSITY terlibat dalam proyek ini sebagai bagian dari visi dan misi kampus. Selain membidik status sebagai universitas berkualitas serta berskala internasional, BINUS UNIVERSITY berniat meningkatkan kontribusi terhadap masyarakat dalam berbagai bidang, terutama dengan memanfaatkan aspek teknologi.

    Fasilitas PISA

    Komunitas

    Apa saja fasilitas yang disediakan PISA sebagai kontribusi untuk komunitas?

    Konsep Pusat Informasi Sahabat Anak adalah paduan antara pusat aktivitas dan perpustakaan digital. Berikut adalah fasilitas standarnya:

    • Perpustakaan Digital

    Salah satu kontribusi kampus untuk fasilitas PISA adalah penyediaan perpustakaan digital. Termuat dalam unit komputer dan server yang mudah dikelola serta tidak memakan banyak daya, perpustakaan tersebut menampung beragam buku, video, dan materi belajar untuk anak-anak berbagai usia.

    • Perpustakaan Konvensional

    Selain perpustakaan digital, PISA memiliki koleksi buku cetak untuk anak-anak dan orang tua. Setiap lokasi PISA secara bertahap menambah variasi koleksi mereka, misalnya dengan buku bergambar, buku cerita, dongeng, buku pengetahuan dan latihan, dan sebagainya. Hal ini memberi anak lebih banyak pilihan dalam mengakses materi yang menarik dan menambah wawasan bagi mereka.

    • Sumber Informasi untuk Orang Tua

    Orang tua bisa mendapat manfaat dari sumber informasi yang tersedia di fasilitas PISA. Perpustakaan digitalnya menyediakan info seperti soal pengasuhan, makanan bergizi, olah tubuh untuk anak, tips belajar bersama anak, hingga panduan mengawasi anak saat mengakses internet. 

    • Mainan Edukasi

    PISA juga secara bertahap menyediakan mainan edukasi yang bisa mendorong aktivitas fisik dan mental anak selama bermain di sini. Anak bisa memainkan papan teka-teki (puzzle), flashcard, hingga buku mewarnai.

    Kehadiran PISA diharapkan akan mendukung fasilitas Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), proyek Kemen PPPA yang telah diluncurkan duluan pada 2016. Tidak seperti PISA, PUSPAGA lebih memusatkan layanannya pada edukasi orang tua dan wali anak. Akan tetapi, keduanya diharapkan bisa saling mendukung.

    Apa Manfaat PISA untuk Komunitas?

    Komunitas

    Fasilitas seperti PISA membawa banyak manfaat untuk komunitas, terutama di era digital seperti sekarang, contohnya adalah:

    • Meningkatkan Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan

    Akses ke sumber informasi tentang pengasuhan serta pendidikan masih kurang merata di berbagai daerah di Indonesia. PISA memberi akses ke beragam informasi lewat perpusatakaan digital yang bisa diakses dengan mudah oleh siapa saja.

    • Mendidik Anak dalam Literasi Internet

    Anak-anak zaman sekarang lebih mudah beradaptasi dengan teknologi dan internet, tetapi hal itu tidak selalu diikuti dengan literasi. PISA membantu anak agar lebih melek literasi internet sehingga mereka bisa belajar perilaku berinternet yang sehat. 

    • Meningkatkan Kualitas Pendidikan Anak

    PISA menawarkan berbagai materi pendidikan dan permainan kreatif untuk anak. Hal ini bisa mendorong kualitas pendidikan di daerah-daerah di luar kota besar. Akses ke sumber digital juga memberi kesempatan bagi tenaga pengajar untuk mengakses materi pendidikan bermutu.

    BINUS UNIVERSITy punya komitmen dalam memberi kontribusi bagi komunitas. PISA adalah salah satu fasilitas yang bermanfaat bagi anak-anak dalam mengembangkan kreativitas serta literasi internet.