BINUS UNIVERSITY

    Jadi Mahasiswa International Business Management, Perlukah Internship ke Luar Negeri?

    Jurusan International Business Management dibuka untuk mencetak pebisnis andal di skala global. Artinya, pebisnis harus mampu bersaing di dalam maupun luar negeri. Karena itu, mahasiswa jurusan tersebut dituntut meningkatkan pengetahuan akademik sekaligus keahlian berbisnis.

    Seperti halnya BINUS University yang berupaya meningkatkan keahlian mahasiswanya dengan program internship. Dengan program ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan praktik di perusahaan sesuai SKS mata kuliah. Bahkan, setelah lulus, alumni BINUS University berkesempatan masuk ke perusahaan tersebut.

    Apa Itu Internship?

    Internship

    Sebenarnya, internship merupakan kegiatan magang yang diadakan oleh perguruan tinggi. Biasanya, magang banyak diikuti mahasiswa semester akhir untuk mengisi waktu senggang. Ada juga yang memilih magang sebagai persiapan menuju dunia kerja sesungguhnya.

    Perusahaan tempat magang umumnya menggaji mahasiswa, kecuali program volunteer. Namun, sebagian mahasiswa menjalani magang bukan untuk mengejar gaji, melainkan pengalaman.

    Pentingnya Magang ke Luar Negeri bagi Mahasiswa

    Internship

    Mahasiswa magang tak hanya mendapatkan pengalaman, tetapi juga bisa menguji kemampuan diri. Magang juga melatih mahasiswa beradaptasi secara cepat dengan suasana dunia kerja. 

    Lalu, apakah perlu magang sampai ke luar negeri? Berikut ini tujuh hal yang bisa menjadi bahan pertimbangan kamu.

    • Mendapatkan Gambaran Dunia Kerja Sesungguhnya

    Magang yang identik dengan pekerjaan ringan tidak akan kamu dapatkan di luar negeri. Rata-rata perusahaan di sana memposisikan peserta magang layaknya karyawan tetap. Setiap pekerjaan diberikan sesuai bidang keilmuan mahasiswa dengan bobot lumayan besar.

    Seperti halnya pengalaman Florensia Daryanto yang pernah magang di Smartfoods Selandia Baru. Melalui indonesiamengglobal.com, ia menceritakan serunya bergabung dengan tim marketing. Pekerjaannya beragam, mulai dari mencari endorser, survei untuk pengembangan produk, hingga melakukan riset.

    • Belajar Menghadapi Tantangan Baru

    Suasana di luar negeri berbeda dengan di Indonesia. Tak hanya dari sisi iklim, tetapi juga budaya. Perbedaan akan kamu rasakan dari segi etika kerja, teamwork, karakter, serta cara berpikir. Mereka yang di luar negeri terbiasa berpikir kritis dan cepat tanggap.

    Tantangannya, kamu harus bisa menyesuaikan diri dengan kebiasaan dan pemikiran mereka. Proses adaptasi itulah yang akan membentuk pribadi open minded.

    • Mengasah Kemampuan Interpersonal

    Kemampuan interpersonal merupakan soft skill yang harus dimiliki mahasiswa International Business Management. Jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, soft skill tersebut mudah terasah. Lalu, bagaimana kalau diimplementasikan saat magang di luar negeri?

    Tantangan pertamanya, kamu harus menguasai bahasa di lingkungan tempat magang. Kedua, pastikan bahasa tersebut bisa dipahami oleh lawan bicara saat berkomunikasi. Jika proses ini berhasil dilewati, kemampuan interpersonal itu akan terasah dengan sendirinya.

    • Meningkatkan Profile Resume Mahasiswa

    Ketika memasuki dunia kerja, curriculum vitae menjadi berkas utama yang diperhatikan tim rekrutmen. Sebagian perusahaan kerap mengutamakan lulusan dengan pengalaman kerja atau magang. Tentu saja, program magang ke luar negeri bisa menjadi modal utama untuk kamu.

    • Lebih Memahami Bidang Keilmuan yang Dipelajari

    Selama kuliah, teori menjadi bagian paling banyak diberikan untuk mahasiswa. Hanya sedikit mahasiswa yang mampu memahami bidang keilmuannya secara mendalam. Dampaknya, mereka tidak siap menghadapi praktik di dunia kerja.

    Nah, program magang memberikan solusi atas masalah tersebut. Saat magang, mahasiswa bisa mencocokkan antara teori dan praktik. 

    • Meningkatkan Kemampuan Bahasa Asing

    Salah satu syarat mengikuti program magang ke luar negeri adalah lancar berbahasa asing. Pasalnya, sebagian perusahaan di sana menggunakan bahasa nasionalnya dalam komunikasi sehari-hari. Sebagai contoh, kamu magang di Cina, berarti harus mahir berbahasa Mandarin dan Inggris.

    • Membuka Peluang Kerja di Perusahaan Asing

    Salah satu syarat melamar di perusahaan asing adalah mahir berbahasa Inggris. Jika kamu pernah magang di luar negeri, tentu bahasa Inggris menjadi makanan sehari-hari. Karena itulah, perusahaan asing kerap memprioritaskan pelamar yang pernah magang di luar negeri.

    Kesimpulannya, mengikuti program internship memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa. BINUS UNIVERSITY merupakan salah satu perguruan tinggi yang membuka kesempatan internship untuk mahasiswanya.

    Melalui Program 3+1, mahasiswa yang mengikuti internship bisa kerja praktik di perusahaan selama kurang lebih satu tahun. Nantinya, perusahaan tersebut memberikan deskripsi job sesuai SKS mata kuliah sejumlah 32 SKS. Selain itu, kamu punya kesempatan masuk ke perusahaan setelah lulus jika kinerja selama magang bagus. Menarik, bukan?