BINUS UNIVERSITY

School of Business Management BINUS UNIVERSITY Menginspirasi Dosen-Dosen Bandung

Bisnis dan manajemen adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, apapun skala bisnisnya semua harus dijalankan dengan manajemen, baik bisnis dengan skala usaha besar, menengah, maupun kecil. Manajemen sangat berarti untuk kesuksesan usaha. Terlebih dengan banyaknya issue mengenai kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia menghadapi AFTA 2015, tentunya membuat semua pihak semakin gencar untuk meningkatkan kualitasnya masing-masing.
Melihat fenomena tersebut BINUS UNIVERSITY sebagai perguruan tinggi swasta unggulan semakin giat berinovasi untuk mempersiapkan para mahasiswanya menjadi SDM berkualitas, unggul yang siap berkompetisi di dunia global dan AFTA 2015, dimana salah satu program di BINUS UNIVERSITY yang selalu giat berinovasi dan selalu memberikan keunikannya adalah School of Business Management.
Tanpa diduga, keberhasilan dan kualitas School of Business Management ini sampai di telinga para dosen-dosen dari Universitas Widyatama, Bandung, dan membuat para dosen dari kota kembang ini ingin belajar dan tahu lebih dalam mengenai School of Business Managemet yang ada di BINUS UNIVERSITY.
Universitas Widyatama, Bandung, melakukan kunjungan ke BINUS UNIVERSITY pada Kamis (20/02) dan bertempat di Board Meeting Room lantai 2, Kampus Anggrek., BINUS UNIVERSITY. Dalam kunjungan ini terdapat session sharing dan diskusi terkait dengan bagaimana sistem belajar pada School of Business Management di BINUS UNIVERSITY yang dibawakan oleh Idris Gautama So, S.Kom., SE, MM, MBA selaku Dean of School – Business Management.
Kegiatan kunjungan dari Universitas Widyatama ini diakhiri dengan kegiatan campus tour dan penyerahan kenang-kenangan yang diwakili oleh Idris Gautama So, S.Kom., SE, MM, MBA dan Dr. Ir. Hj. Dyah Kusumawati selaku Dekan Fakultas Bisnis & Manajemen Universitas Widyatama.
Semoga melalui keterbukaan dan adanya session sharing yang dilakukan antar dosen dalam acara tesebut, SDM di Indonesia semakin siap dalam menghadapi tantangan global dan AFTA 2015. (FG)