People Innovation Excellence

Berfikir Bedakan Manusia dengan Hewan

JAKARTA – Berfikir merupakan bentuk kegiatan dari fungsi mental yang ada pada manusia. Manusia mempunyai dua tingkatan fungsi mental, yaitu fungsi mental dasar dan fungsi mental luhur.

Demikian disampaikan oleh Guru Besar (Gubes) Bidang Psikologi Perkembangan Prof. Sri Hartati D. Reksodiputro-Suradijono, M.A dalam dalam acara Musyawarah & Temu Ilmiah Nasional ke-3 Asosiasi Psikologi Pendidikan Indonesia (APPI). Dalam pertemuan tersebut, Sri membahas pendidikan yang memberdayakan dari sisi dampaknya terhadap proses perkembangan berpikir kritis pada siswa.

Dia mengatakan, fungsi mental dasar dikontrol oleh stimulus dari luar. Misalnya ketika persepsi dan perhatian terpicu oleh objek yang secara fisik berada di luar.

“Sedangkan fungsi mental luhur tampil dalam bentuk kemampuan manusia untuk melakukan berpikir logis dan abstrak yang tidak tergantung dari dipicu atau tidaknya oleh stimulus dari luar. Di tingkat fungsi mental dasar inilah manusia memiliki kemampuan mental yang sama dengan hewan,” ujar Sri di Auditorium Binus Anggrek, Jakarta Barat, Sabtu (8/2/2014).

Menurut Sri, manusia dapat mengembangkan fungsi mental luhurnya berpikir logis dan abstrak melalui interaksi dengan lingkungannya.

“Dengan demikian, segala bentuk interaksi manusia dengan lingkungannya menjadi sangat penting serta menentukan dalam manusia menjalankan dan mengembangkan fungsi mental luhurnya,” ucapnya.

Sementara itu, menurut Guru Besar (Gubes) Bidang Psikologi Pendidikan Prof. Emeritus Conny R. Semiawan, pendidikan memungkinkan setiap individu dapat berkembang secara seimbang. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan upaya sistematik agar tercapai perkembangan seluruh potensialitas siswa. Salah satunya caranya adalah dengan sistem pendidikan yang dapat memberdayakan.

“Kekhasan dan keunikan yang melekat pada individu dan pada suatu bangsa menandai identitas bangsa tersebut. Maka core values dalam bingkai sistem pendidikan yang utuh harus dapat menampilkan suasana demikian,” tutur Conny. (rfa)


Published at : Updated
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close