Stories

Ashira Saraswati Renaldi
University College Leuven-Limburg, Belgium
Beasiswa Erasmus
Food Technology, Binusian 26
SMA Garuda Cendekia
Direkomendasikan oleh pihak kampus untuk mengikuti program Beasiswa Erasmus. Beasiswa ini mencakup bantuan visa, tiket pesawat, akomodasi, dan biaya hidup selama 6 bulan.
Studying at BINUS University gave me an incredible opportunity to experience international education through a study abroad program in my 6th semester. When I first started my journey at BINUS, I never imagined that one day I would be able to study in Belgium with the support of a scholarship. Thanks to BINUS University’s special partnership program with its international partner university, I received a scholarship of approximately EUR 5,000.. The scholarship helped cover my study visa, flight expenses, accommodation, and living costs for one semester.
During my studies at BINUS University, I was consistently exposed to collaborative learning, group projects, and various student activities that helped me develop essential soft skills such as teamwork, communication, adaptability, and problem-solving. Because of this strong foundation, I was able to adapt more easily when studying at University College Leuven-Limburg, confidently work with people from diverse cultural and academic backgrounds, and contribute effectively in a new international learning environment.

Jesaya Anthony Dhalimartono
University of the Fraser Valley, Canada
Beasiswa SEED
Computer Science, Binusian 26
SMA Kolese Loyola Semarang
Mendapatkan dana beasiswa CAD 15,900 untuk program 8 bulan, mencakup tiket pesawat pulang-pergi, visa atau study permit, biaya hidup, dan akomodasi.
Berkuliah di BINUS University membawa saya melangkah lebih jauh hingga ke Kanada di University of the Fraser Valley dengan dukungan Beasiswa SEED dari Pemerintah Kanada senilai CAD 15,900. Beasiswa ini termasuk untuk kebutuhan tiket pesawat pulang-pergi, visa studi, biaya hidup, dan akomodasi.
Pengalaman belajar di lingkungan internasional, bertemu mahasiswa dari berbagai negara, dan merasakan budaya baru memberikan wawasan global yang sangat berharga. Kesempatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman akademik saya, tetapi juga membentuk saya menjadi pribadi yang lebih mandiri, percaya diri, dan siap bersaing di tingkat global.
Tanpa dukungan dari BINUS, tentu kesempatan ini akan sulit saya dapatkan. Thank you, BINUS, for an incredible student life journey.

Diandra Nirel Hasianie Hutapea
University of Regina, Canada
Primary Teacher Education, Binusian 26
SMA Kristen Calvin
Jika ada satu hal yang paling saya syukuri dari perjalanan saya di BINUS, itu adalah banyaknya kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan mencoba hal-hal baru. Dari sisi akademik, saya mendapat pengalaman belajar yang terintegrasi dengan teknologi dan berorientasi pada praktik, termasuk mengikuti Research Track yang membuka ruang bagi saya untuk terlibat dalam penelitian. Melalui pengalaman tersebut, saya berkontribusi dalam tiga publikasi ilmiah dan satu penelitian lain yang masih dalam proses.
Di sisi non-akademik, saya terlibat dalam Himpunan Mahasiswa Primary Teacher Education, menjadi volunteer di Teach for Indonesia, serta aktif di PARAMABIRA sebagai Divisi Rehearsal dan Dewan Pengurus Inti bidang Keuangan. Salah satu pengalaman paling berkesan adalah ketika saya dipercaya menjadi PIC Transportasi dan Akomodasi dalam kompetisi internasional Sing N Pray Kobe di Jepang, di mana tim kami berhasil meraih Juara Kategori dengan nilai tertinggi sepanjang sejarah kompetisi.
Berbagai pengalaman tersebut menjadi bekal yang mengantarkan saya mengikuti program pertukaran mahasiswa di University of Regina, Kanada, serta memperoleh SEED Scholarship dari Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada. Bagi saya, itulah hal yang paling saya hargai dari berkuliah di BINUS: setiap kesempatan kecil, ketika dijalani dengan sungguh-sungguh, dapat membuka pintu menuju kesempatan besar berikutnya. Thank you BINUS, for my uni life!

Angela Wangsadjaja
Macquarie University, Australia
Beasiswa DACKEP
Information Systems,Binusian 26
SMAS Santa Ursula
Menjadi bagian dari BINUS adalah salah satu keputusan terbaik dalam hidup saya. Bukan hanya karena kualitas akademisnya yang luar biasa, tetapi juga karena BINUS membuka pintu ke dunia yang lebih luas.
Lewat berbagai kerja sama internasional dengan perusahaan ternama dan universitas-universitas top dunia, saya merasakan sendiri bagaimana mimpi bisa menjadi nyata. Saya berkesempatan mengikuti program study abroad ke Macquarie University di Sydney, Australia melalui program beasiswa dengan bantuan dana sekitar AUD 2,500–8,000 serta kerja sama antara BINUS dan Macquarie University.
Belajar di lingkungan internasional, bertemu teman-teman dari berbagai negara, dan mengalami budaya baru secara langsung adalah pengalaman yang tak ternilai. Ini adalah perjalanan yang mengubah cara saya melihat dunia. Dan semua itu dimulai dari satu tempat: BINUS University, my gateway to the global world!

Aurelia Bianca Hanjaya
KTH Royal Institute of Technology, Sweden
IISMA Scholarship 2024 & Mahasiswa Berprestasi
Public Relations,Binusian 26
SMAK St. Albertus Malang
Before studying abroad, BINUS University gave me many opportunities to prepare myself beyond the classroom. Since my first year, I actively joined organizations and NGOs, both on and off campus. One of the most meaningful experiences was joining AIESEC in BINUS, where I met lifelong friends from different BINUS campuses and learned leadership through real practice.
In addition, BINUS provided strong support through coaching and mentoring, especially during competition preparations. Through this guidance, my team and I were able to secure grant funding for our VGK project in PKM 2023. I was also supported throughout my journey in the Mahasiswa Berprestasi Competition, where won 1st place and had the opportunity to represent BINUS at LLDIKTI III.
When I applied for the IISMA Scholarship , BINUS was very helpful in supporting the administrative process, including the required documents and recommendation letters. During my study abroad experience in Sweden, I learned to adapt quickly, become more independent, and broaden my academic perspective. Overall, my journey at BINUS has shaped me into a more confident, independent, and open-minded individual.

Lucyanna Geraldine
University of New South Wales (UNSW), Australia
International Business Management, Binusian 25
Beasiswa IISMA
PKBM SIKA
Masa-masa kuliah di BINUS University telah membentuk saya menjadi pribadi yang terus berkembang melalui berbagai dukungan dan pengalaman berharga. Saat berkuliah, saya berhasil mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program studi luar negeri di Australia melalui beasiswa IISMA, sebuah proses yang sangat kompetitif dan membutuhkan persiapan yang matang. Dalam prosesnya, BINUS University memberikan dukungan penuh, mulai dari pendampingan, persiapan, hingga bantuan administrasi yang membantu saya melalui proses seleksi tersebut dengan lebih siap.
Melalui pengalaman ini, saya dapat merasakan langsung pendidikan tinggi berkelas dunia, sekaligus membangun koneksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang dan budaya. Saya juga aktif mewakili BINUS University dalam berbagai kompetisi business case di tingkat nasional maupun internasional, termasuk kompetisi di Korea Selatan, Singapura, dan berbagai ajang lainnya. Selama mengikuti kompetisi tersebut, pihak kampus selalu memberikan dukungan penuh, mulai dari proses persiapan awal hingga urusan logistik, sehingga seluruh proses berjalan lebih lancar dan membantu saya tampil lebih siap untuk meraih hasil terbaik.
Pengalaman berharga lainnya hadir melalui program magang selama satu semester, dimana binus memiliki program wajib mengambil pengalaman enrichment lain diluar kelas, to build students’ capabilities and skills outside of the classroom. Semua kesempatan tersebut membantu saya mengasah keterampilan networking, membangun kemampuan praktis yang relevan dengan dunia kerja, serta memperkuat portofolio saya. Berkat pengalaman dan kesiapan yang terbentuk selama berkuliah di BINUS, saya bahkan berhasil mendapatkan tawaran pekerjaan impian sebelum resmi memakai toga dan lulus kuliah. Saya juga bersyukur dapat menyelesaikan studi dengan IPK 3.93, meraih predikat summa cum laude, serta menjadi salah satu youngest graduate pada usia 19 tahun saat wisuda.
Thank you, BINUS, for being an integral part of my journey.

Amelia Rosalyn
Gengdan Institute of Beijing University of Technology, China
Taiwan Education Experience Program
Food Technology, Binusian 26
SMAK BPK Penabur Gading Serpong
Mengikuti Taiwan Education Experience Program dan mendapatkan beasiswa uang saku.
Before joining the Study Abroad program, my journey at BINUS University encouraged me to grow both inside and outside the classroom. Through academic learning, student organizations, volunteer activities, and my role as a laboratory assistant, I gained many meaningful experiences that helped me become more confident, adaptable, and open to new challenges.
These opportunities pushed me to step outside my comfort zone and gave me the courage to pursue a study abroad experience in Beijing, where I was able to combine my passion for Mandarin with the opportunity to experience life in China firsthand. Living in Beijing allowed me to use Mandarin in daily life, build friendships with local and international students, explore the culture beyond textbooks, and gain a deeper connection to my Chinese heritage.
In addition to studying abroad, internship program in Taiwan gave me valuable exposure to an international academic and research environment. Working alongside faculty members and students from different backgrounds, while living independently for four months, helped me become more adaptable, open-minded, and clearer about my interests, strengths, and future career aspirations.

George Mercedes Junior Suitela
Game Application And Technology,Binusian 27
SMK Negeri 1 Banjarmasin
Prestasi: GameXcellence Winner – International Game Award (Australia), Tokyo Game Show Exhibitor (Japan), Busan Indie Connect Exhibitor (South Korea), dan Game of the Year COMPFEST 2026.
Perjalanan saya di BINUS menjadi salah satu titik penting yang membuka banyak kesempatan besar dalam bidang game development. Melalui enrichment program company internship di Lab of Incubation Center (LOGIC) BINUS GAT, saya mendapatkan dukungan untuk mulai membangun startup studio game saya sendiri.
Dari sana, saya membentuk tim bernama Thizen Studio, yang menjadi wadah bagi saya dan tim untuk berkarya, berkembang, dan meraih berbagai prestasi melalui game yang sedang kami kembangkan, yaitu Luminote Mio: Aqualoom at Ocean’s End . Dari perjalanan ini, saya juga menyadari bahwa pengalaman internasional selama berkuliah di BINUS tidak hanya bisa didapatkan melalui program study abroad, tetapi juga melalui kompetisi dan exhibition dengan mewakili BINUS ke berbagai negara, seperti Australia, Jepang, dan Korea Selatan.
Salah satu pengalaman paling berkesan adalah ketika kami menjadi exhibitor di Tokyo Game Show, Jepang dengan membawa Luminote Mio dan mendapatkan booth dari Kementerian Ekonomi Kreatif melalui paviliun “Games from Indonesia”. Selain Tokyo Game Show, perjalanan Thizen Studio juga membawa kami ke Busan Indie Connect di Korea Selatan, serta meraih pencapaian membanggakan dengan memenangkan GameXcellence pada International Game Award di Australia dan penghargaan Game of the Year dalam ajang COMPFEST 2026 di Universitas Indonesia.

Rafiandra Aulia Putra
Sapienza Università, Rome, Italy
Civil Engineering, Binusian 25
SMAN 54 Jakarta
Mengikuti program study abroad adalah salah satu keputusan terbaik dalam hidupku. Meskipun di awal harus beradaptasi dengan lingkungan, budaya, dan kehidupan yang benar-benar baru, pengalaman ini mengajarkanku banyak hal di luar akademik.
Aku belajar menjadi lebih mandiri, berani keluar dari zona nyaman, serta mampu beradaptasi dengan berbagai situasi. Study abroad bukan sekadar kuliah di luar negeri selama satu semester, tetapi pengalaman berharga yang membentuk cara pandang dan perjalanan hidupku ke depan.

Kevin Adi Santoso
Game Application And Technology, Binusian 27
SMA Budi Utama Yogyakarta
Prestasi: Winner – Best Student Game Category, GALA Conf Serious Game Competition 2025 (Utrecht, Belanda); Winner – Best Social Impact (Student Category), International Game Competition (Korea Selatan); Shortlisted – GALA Conf Serious Game Competition 2024; Juara 2 Hology; Juara 2 Gametoday; Juara Harapan Gemastik 2025; Finalis Gemastik 2024.
Saya tidak pernah membayangkan bahwa proyek game yang dikembangkan selama masa perkuliahan di BINUS dapat membawa saya hingga ke Korea Selatan dan Belanda. Bersama tim, saya mengembangkan beberapa game, seperti Silent Trip, Silent Trip VR, dan Trash Clash, yang kemudian berhasil mendapatkan pengakuan melalui berbagai kompetisi game nasional maupun internasional. Salah satu pencapaian yang paling membanggakan adalah ketika Trash Clash meraih penghargaan Best Student Game Category pada GALA Conf Serious Game Competition 2025 di Utrecht, Belanda. Selain itu, Silent Trip berhasil memenangkan kategori Best Social Impact (Student Category) pada International Game Competition di Korea Selatan.
Selain pencapaian internasional tersebut, perjalanan saya di bidang game development juga diperkuat melalui berbagai kompetisi nasional. Bersama tim, kami berhasil meraih Juara 2 Hology, Juara 2 Gametoday, Juara Harapan Gemastik 2025, serta menjadi Finalis Gemastik 2024. Setiap kompetisi memberikan pengalaman berharga, mulai dari proses pengembangan ide, kolaborasi dalam tim, mempresentasikan karya, hingga menerima masukan dari para juri dan pelaku industri.
Bagi saya, pencapaian ini bukan hanya tentang memenangkan kompetisi, tetapi juga tentang bagaimana kesempatan yang saya dapatkan selama berkuliah di BINUS membantu saya berkembang, membangun portofolio, dan memperkenalkan karya kami kepada audiens yang lebih luas. Dari pengalaman tersebut, saya belajar bahwa proyek yang dimulai dari ruang kelas dapat berkembang menjadi karya yang mampu bersaing dan meraih pengakuan di tingkat nasional maupun internasional.

Louis Amadeus Pison Inzen
ESC Rennes School of Business, France
International Business Management, Binusian 25
Sekolah Dian Harapan Daan Mogot
Saya memilih BINUS University karena sejak awal memiliki impian untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri. Awalnya, saya berencana melanjutkan studi ke Australia. Namun, karena saat itu masih berada dalam masa pandemi COVID-19 dan perbatasan belum dibuka, rencana tersebut belum dapat terlaksana. Dalam proses mencari alternatif, saya menemukan bahwa BINUS memiliki Global Class Program yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman belajar di tingkat internasional. Program ini sangat menarik bagi saya, terutama karena saya memiliki impian untuk belajar di Eropa, khususnya di Prancis, sekaligus mempelajari budaya dan bahasa Prancis secara langsung. Melalui kesempatan tersebut, saya akhirnya dapat mengikuti Study Abroad Program di ESC Rennes School of Business, Prancis, yang menjadi salah satu pengalaman paling berharga dalam perjalanan akademik saya.
Selama berkuliah di Rennes, saya tidak hanya belajar di salah satu sekolah bisnis ternama, tetapi juga berinteraksi dengan mahasiswa internasional dari berbagai negara di Afrika, Asia, Amerika, dan Eropa. Melalui mata kuliah seperti International Business, Omni Channel, dan Business Strategy, saya belajar memahami tantangan bisnis dari perspektif global serta menyusun strategi dalam lingkungan internasional.
Pengalaman tersebut menjadi bekal yang sangat berharga ketika saya melanjutkan studi melalui Fast Track Program BINUS, yang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 dalam waktu sekitar 4,5 tahun. Bagi saya, BINUS memberikan pengalaman belajar yang sangat positif karena membuka banyak kesempatan untuk berkembang, baik melalui pengalaman internasional maupun jalur percepatan pendidikan yang membantu saya mencapai tujuan akademik dan karier dengan lebih cepat.