Mahasiswa BINUS @Alam Sutera Ciptakan Bisnis Bucket Bunga dengan Konsep Reusable

Kreativitas dan inovasi mahasiswa kembali hadir dalam rangkaian acara BINUS Festival yang diselenggarakan di BINUS @Alam Sutera. Festival ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan ide bisnis, produk kreatif, hingga pengalaman langsung dalam menjalankan usaha melalui berbagai booth yang tersedia selama periode acara berlangsung. Salah satu booth yang menarik perhatian adalah Luméa, sebuah bisnis kreatif yang mengusung konsep gift dan sustainability dalam satu produk.

Luméa merupakan usaha yang dijalankan oleh lima mahasiswa program Master of Management BINUSIAN B28, yaitu Djanita Nurfadya, Geraldo Valentino Rukmana, Leon Anggana, Nasywa Aulia Fadholi, dan Ronan Wijaya. Bisnis ini lahir dari mata kuliah Creative and Innovation yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide usaha yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki nilai dan solusi bagi masyarakat.

Melalui acara di BINUS Festival, Luméa menghadirkan konsep flower bucket yang berbeda dari biasanya. Jika bucket bunga pada umumnya hanya digunakan sekali dan berpotensi menjadi limbah, Luméa mengganti bucket tersebut dengan tumbler yang dapat digunakan kembali. Konsep two in one ini membuat produk mereka tidak hanya berfungsi sebagai hadiah yang estetik, tetapi juga memiliki nilai guna jangka panjang. Setelah bunga dilepas, tumbler tetap dapat dipakai kembali oleh penerima hadiah sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Ide tersebut muncul sebagai bentuk kepedulian terhadap isu sustainability dan dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mengurangi waste dari penggunaan bucket bunga sekali pakai. Luméa menghadirkan alternatif yang lebih ramah lingkungan tanpa menghilangkan nilai emosional dari sebuah hadiah. Usaha ini sendiri telah berjalan selama kurang lebih satu tahun sejak dimulai pada semester tiga perkuliahan mereka.

Kehadiran Luméa di BINUS Festival juga menunjukkan bagaimana BINUS University @Alam Sutera terus mendukung mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan jiwa entrepreneurship. Sebagai creative business campus, BINUS @Alam Sutera tidak hanya memberikan pembelajaran secara teoritis di kelas, tetapi juga menyediakan ruang praktik nyata melalui booth usaha dalam festival kampus. 

Mahasiswa BINUS @Alam Sutera Ciptakan Bisnis Bucket Bunga dengan Konsep Reusable

Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pendampingan dan mentoring dari dosen selama proses pengembangan bisnis berlangsung, sehingga ide yang dimiliki dapat berkembang menjadi usaha yang relevan dengan kebutuhan pasar dan isu global saat ini.

Melalui kegiatan seperti BINUS Festival, mahasiswa diberikan kesempatan untuk belajar langsung mengenai inovasi produk, branding, pemasaran, hingga interaksi dengan konsumen. Kehadiran booth seperti Luméa menjadi bukti bahwa kreativitas mahasiswa BINUS mampu menghasilkan ide bisnis yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.