Dari Ruang Kelas ke Local Brand Festival 2026, Chipis Hadirkan Bisnis Berbahan Dasar Kentang

Local Brand Festival (LB Fest) 2026 yang dihadirkan oleh mahasiswa Business Creation BINUS University @Alam Sutera sukses digelar pada 2–4 Oktober 2026 di Supermal Karawaci, Tangerang. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata BINUS @Alam Sutera sebagai Creative Business Campus dalam memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide kreatif menjadi bisnis yang dapat diaplikasikan secara langsung.
Sebagai Creative Business Campus, BINUS @Alam Sutera menggabungkan pembelajaran bisnis seperti kewirausahaan, manajemen, dan pemasaran dengan pendekatan kreatif serta proyek nyata. Salah satunya diwujudkan melalui program Business Creation, bagian dari BINUS Business School Undergraduate Program yang dirancang untuk membekali mahasiswa menjadi entrepreneur kreatif dan inovatif, serta mampu membangun dan mengelola bisnis secara berkelanjutan. Program ini juga berada di bawah BINUS University yang telah meraih akreditasi internasional AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business) dan akreditasi Unggul dari BAN-PT.
Melalui LB Fest, mahasiswa Business Creation mendapatkan kesempatan untuk membawa ide dan pembelajaran dari ruang kelas ke lingkungan bisnis secara langsung, sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu bukti nyata bagaimana BINUS @Alam Sutera mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas menjadi peluang bisnis.
Salah satu bisnis yang hadir dalam LB Fest 2026 adalah Chipis, brand yang berfokus pada produk berbahan dasar kentang. Chipis didirikan oleh Livia Christiyani, Binusian 2027 dari jurusan Business Creation, bersama rekan-rekannya pada 2025.
Perjalanan Chipis bermula dari ruang kelas ketika Livia dan timnya mendapatkan tugas untuk membuat sebuah business plan. Berangkat dari ketertarikan mereka terhadap kentang, ide sederhana tersebut kemudian dikembangkan hingga menjadi sebuah bisnis.
“Awalnya itu dari kelas, kita disuruh bikin business plan. Karena kita memang suka kentang, akhirnya kepikiran untuk bikin sesuatu yang berbahan dasar kentang. Dari situ idenya terus dikembangkan sampai akhirnya jadi Chipis,” ungkap Livia.
Dalam proses pengembangannya, Livia dan tim menemukan sebuah keresahan terhadap produk potato chips yang beredar di pasaran. Mereka melihat adanya produk yang menggunakan tambahan tepung, sehingga Chipis kemudian hadir dengan fokus untuk membuat potato chips yang berbahan dasar kentang tanpa tambahan tepung.
Pada awalnya, Chipis hanya berfokus pada produk potato chips. Namun, seiring berjalannya waktu, bisnis ini terus berkembang dan menghadirkan pilihan produk berbahan dasar kentang lainnya, seperti curly fries.
Keikutsertaan Chipis dalam LB Fest 2026 menjadi kesempatan bagi Livia dan rekan-rekannya untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat. Tidak hanya Chipis, LB Fest juga menjadi ruang bagi mahasiswa Business Creation lainnya untuk membawa bisnis yang mereka kembangkan dan berinteraksi langsung dengan konsumen.
Melalui kegiatan seperti LB Fest, konsep Creative Business Campus di BINUS @Alam Sutera hadir dalam pengalaman nyata mahasiswa. Dari ide yang bermula sebagai business plan di ruang kelas, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan, menguji, dan memperkenalkan bisnis mereka secara langsung kepada masyarakat.
Perjalanan Chipis menjadi salah satu contoh bagaimana kreativitas dan pembelajaran bisnis dapat berjalan bersama. Dari sebuah ide sederhana tentang produk berbahan dasar kentang, Chipis terus dikembangkan hingga menjadi bisnis yang hadir di Local Brand Festival 2026.
Comments :