30 Tahun Program Studi Accounting BINUS UNIVERSITY, Perkuat Talenta Akuntan Publik di Era AI Bersama IAPI melalui CPA Days 2026
Tangerang, 9 Oktober 2026 — School of Accounting BINUS University bersama Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) menyelenggarakan CPA Days 2026 pada 8 – 10 Oktober 2026 di BINUS @Alam Sutera. Bertepatan dengan momentum 30 tahun Program Studi Accounting, kegiatan ini memperkuat peran BINUS University dalam menghubungkan pendidikan tinggi dengan dunia profesi untuk mempersiapkan talenta akuntansi yang kompeten, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Mengusung tema “Catalysts of Tomorrow: Transforming Assurance Through Intelligence”, CPA Days 2026 mempertemukan mahasiswa, akademisi, praktisi, pemimpin dunia usaha dan regulator untuk membahas arah perkembangan profesi akuntan publik. Kolaborasi ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan profesi secara langsung, memperluas wawasan tentang praktik assurance, serta melihat peran kecerdasan buatan (AI) dan analitik data dalam pekerjaan akuntan.

Bagi School of Accounting BINUS University, pendidikan akuntansi perlu membekali mahasiswa dengan lebih dari pemahaman konsep dan keterampilan teknis. Kemampuan berpikir kritis, menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, dan menerapkan pertimbangan profesional menjadi bagian penting dari kesiapan lulusan menghadapi perubahan dunia kerja. CPA Days 2026 menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan proses pembelajaran dengan tantangan yang dihadapi profesi.
CPA Days 2026 dibuka oleh Dr. Nelly, S.Kom., M.M., Rector of BINUS University, bersama Tarkosunaryo, President of IAPI. Turut hadir Dr. Erawati, S.H., K.N., M.T., Director of Financial Profession Development and Supervision, dan editor Jean Bouquot, President of the International Federation of Accountants (IFAC).
Sepanjang rangkaian CPA Days 2026, berbagai perspektif dari dunia akademik, profesi, industri, dan regulator turut dihadirkan melalui kehadiran sejumlah narasumber, di antaranya Prof. Dr. Normah Omar, Hendrik Jap, Juan Ramon J. Siahaan, Erik Ennedy, M. Iqbal Arrizqi, Steven Tanggara, Indra Halim, Dr. Ervina Waty, Said Amru, Drs. Paul Hadinata, Rahelyna Mairing, Dr. Kevin Deniswara, Dr. Bambang Leo Handoko, serta Dr. Evi Steelyana. Kehadiran para narasumber dengan latar belakang yang beragam memperkaya pembahasan mengenai masa depan profesi akuntan publik dari perspektif akademik, praktik profesional, regulasi, hingga perkembangan teknologi.
Dr. Nelly, S.Kom., M.M., CSCA, Rector of BINUS University, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi perlu dipandang sebagai peluang untuk memperkuat peran manusia dalam profesi.

“Perkembangan Artificial Intelligence dan Data Analytics telah membawa perubahan besar dalam berbagai profesi, termasuk profesi akuntan publik. Teknologi semakin membantu kita menganalisis informasi, melihat pola, mengidentifikasi risiko, dan mendukung pengambilan keputusan dengan lebih cepat dan tepat. Namun, semakin besar peran teknologi, semakin penting pula satu hal yang tidak boleh berubah: integritas. Teknologi dapat membantu memperkuat professional judgment, tetapi bagaimana teknologi tersebut digunakan tetap menjadi tanggung jawab manusia. Karena itu, kemajuan teknologi harus selalu berjalan bersama dengan etika, standar profesi, akuntabilitas, dan kepercayaan. Semangat inilah yang tercermin dalam tema CPA Days 2026,” ujar Dr. Nelly, S.Kom., M.M., CSCA.
Acara besar ini menghadirkan berbagai forum yang mengangkat isu aktual dalam dunia accounting dan assurance, mulai dari kesiapan auditor menghadapi perubahan bisnis dan regulasi, pemanfaatan teknologi dalam proses assurance, hingga semakin pentingnya human judgment, ethics, dan trust di tengah semakin luasnya penggunaan AI.

Melalui pembahasan seperti “Assurance in the Digital Era: Preparing Auditors for Emerging Business and Regulatory Challenges” serta “Human Judgment in the Age of AI: Shaping the Future of Assurance with Ethics and Trust”, peserta diajak melihat bahwa masa depan profesi akuntan publik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengadopsi teknologi, tetapi juga oleh kemampuan memanfaatkannya secara bertanggung jawab dengan tetap mempertahankan prinsip dan standar profesi.
Selain forum diskusi, CPA Days 2026 turut menghadirkan International CPA Days Conference 2026 yang membahas berbagai topik mulai dari Auditing & Assurance, Corporate Governance, Corporate Reporting, Finance, Taxation, Sustainability and Managerial Accounting, Accounting Information System, hingga Accounting Education. Kehadiran forum akademik ini semakin melengkapi CPA Days sebagai ruang yang mempertemukan perkembangan keilmuan dengan kebutuhan nyata profesi.
Tarkosunaryo, President of IAPI, turut menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi profesi dan institusi pendidikan dalam mempersiapkan generasi akuntan berikutnya.
Melalui pembahasan seperti “Assurance in the Digital Era: Preparing Auditors for Emerging Business and Regulatory Challenges” serta “Human Judgment in the Age of AI: Shaping the Future of Assurance with Ethics and Trust”, peserta diajak melihat bahwa masa depan profesi akuntan publik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengadopsi teknologi, tetapi juga oleh kemampuan memanfaatkannya secara bertanggung jawab dengan tetap mempertahankan prinsip dan standar profesi.
Selain forum diskusi, CPA Days 2026 turut menghadirkan International CPA Days Conference 2026 yang membahas berbagai topik mulai dari Auditing & Assurance, Corporate Governance, Corporate Reporting, Finance, Taxation, Sustainability and Managerial Accounting, Accounting Information System, hingga Accounting Education. Kehadiran forum akademik ini semakin melengkapi CPA Days sebagai ruang yang mempertemukan perkembangan keilmuan dengan kebutuhan nyata profesi.
Tarkosunaryo, President of IAPI, turut menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi profesi dan institusi pendidikan dalam mempersiapkan generasi akuntan berikutnya.

Prof. Rindang Widuri, S.Kom., S.Akun., M.M., Ph.D., Dean of the School of Accounting, BINUS University, menyampaikan bahwa momentum tiga dekade tersebut menjadi kesempatan untuk kembali melihat bagaimana pendidikan akuntansi perlu terus berkembang mengikuti perubahan profesi.
“Tiga puluh tahun perjalanan Program Studi Akuntansi menjadi momentum bagi kami untuk terus melihat ke depan dan memastikan pendidikan akuntansi tetap relevan dengan perkembangan profesi. Hari ini, talenta akuntansi tidak cukup hanya memiliki ketelitian dan pemahaman terhadap standar, tetapi juga perlu mampu bekerja dengan data, teknologi, dan AI tanpa kehilangan integritas. Melalui CPA Days 2026, kami berharap dapat semakin mendekatkan mahasiswa pada perkembangan nyata profesi sekaligus mempersiapkan mereka menjadi profesional yang adaptif terhadap teknologi dan tetap kuat dalam professional judgment,” ungkap Prof. Rindang Widuri, S.Kom., S.Akun., M.M., Ph.D.
Comments :