BINUS UNIVERSITY

    Memiliki Ketertarikan Kuat Terhadap Jepang, Jordan William Memilih Japanese Literature

    Japanese Literature termasuk jurusan yang diminati calon BINUSIAN. Di jurusan ini kamu akan mempelajari sejarah dan kebudayaan Jepang, termasuk beragam karya tulis dari lima periode sastra. Sebagai mahasiswa Japanese Literature BINUS UNIVERSITY, kamu juga dituntut untuk menguasai tata cara penulisan huruf Jepang dan pengucapannya. Lulusan jurusan ini dapat bekerja sebagai seorang interpreter, pemandu wisata, penulis, tenaga pengajar, ataupun karyawan di perusahaan Jepang. Tingginya peluang mendapatkan pekerjaan yang menjanjikan selepas kuliah di BINUS UNIVERSITY menjadi salah satu alasan Jordan William memilih jurusan Japanese Literature.

    Kisah Jordan Memutuskan Kuliah di BINUS UNIVERSITY

    Japanese Literature
    Sumber : Binus

    Jordan yang menyukai segala sesuatu tentang Jepang sejak kelas 2 SMA ini mengenal BINUS UNIVERSITY dari saudaranya yang berkuliah di Jurusan IT.  Mahasiswa BINUS@Kemanggisan ini mengaku bahwa dirinya belum ada niat berkuliah di BINUS UNIVERSITY. “Awalnya saya belum memiliki alasan maupun tujuan tertentu memilih BINUS UNIVERSITY sebagai tempat kuliah. Saya hanya ingin mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan Jepang,” ujar Jordan.

    Kedatangan BINUSIAN ke sekolahnya membuat Jordan makin tertarik mengenal BINUS UNIVERSITY. Setelah mempertimbangkan banyak hal, Jordan mantap memilih jurusan Japanese Literature di BINUS UNIVERSITY. Jordan mengaku bahwa di awal pendaftarannya sebagai BINUSIAN, ia mengalami cukup banyak kendala. “Awal pendaftaran cukup rumit karena saya masih terbiasa tidak membawa KTP atau segala macamnya. Alhasil, saya harus bolak-balik ke kampus saat pendaftaran,” beber Jordan.

    Kesulitan Jordan Selama Kuliah Online di Masa Pandemi

    Japanese Literature
    Sumber : Republika

    Jordan mengaku sangat menyukai kegiatan kuliah di BINUS UNIVERSITY. Selain karena kecintaannya terhadap hal berbau Jepang, Jordan juga bertemu dengan banyak teman baru yang menyenangkan. “Saya pikir tidak akan terlalu banyak bergaul, tetapi tidak terduga saya justru lumayan banyak bergaul.”

    Selama berkuliah di jurusan Japanese Literature, Jordan menyadari bahwa Nihongo dan Kanji merupakan esensi penting dalam mempelajari bahasa Jepang. Mahasiswa angkatan 2018 ini paling menyukai mata kuliah Japan and Indonesia in Various Perspectives. “ Saya suka karena mata kuliah ini menarik, mempelajari berbagai budaya Jepang dan berbagai perbandingan dengan budaya Indonesia.”

    Akibat pandemi COVID-19 kegiatan belajar tatap muka dihentikan sementara waktu. Hal ini menyebabkan Jordan kesulitan. Kelas yang membosankan dan tugas menumpuk membuatnya merasa jenuh. “Banyak hal yang sangat tidak menyenangkan selama dua semester kuliah online, seperti tugas yang terlalu banyak, sesi kelas yang membosankan, dan ujian yang tidak menyenangkan,” ungkap Jordan.

    Jordan Makin Aktif Setelah Menjadi BINUSIAN

    Selama berkuliah di BINUS UNIVERSITY, Jordan mengaku menjadi lebih aktif dan inisiatif dalam tugas kelompok. “Dibandingkan masa sekolah, kini saya dapat menyesuaikan diri dengan kelompok baru ketika ada suatu proyek.” Tak hanya itu saja, Jordan juga mulai mengasah kemampuan memimpin kelompok dan mampu mengendalikan emosi ketika ada hal yang tidak berjalan lancar sesuai keinginannya. Tentunya hal ini merupakan sesuatu yang disyukuri Jordan karena dapat membantunya menjadi pribadi lebih baik.

    Kendati belum memiliki pandangan mengenai masa depannya kelak, Jordan hanya berharap kuliahnya berjalan lancar dan ilmu yang dipelajarinya dapat berguna. “Untuk sekarang ini, saya masih belum memiliki gambaran yang spesifik. Saya hanya berharap tetap berjalan dengan baik sehingga kemampuan berbahasa Jepang saya meningkat,” ujar Jordan.

    Harapan Jordan Untuk BINUS UNIVERSITY

    Bagi Jordan, BINUS UNIVERSITY merupakan tempat menimba ilmu yang cukup memberikan kesan baik. Suasana kampus yang menyenangkan didukung kantin outdoor, BINUSIAN yang ramah, seminar yang membantu perkuliahan, dan staf administrasi yang sigap membantu membuat Jordan tak mengalami kendala berarti. Namun, Jordan merasa BINUS UNIVERSITY perlu memajukan teknologi pendukung untuk mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar. “Satu komplain mengenai tekonologi pendukung, seperti headphone di ruang komputer karena sering mengalami malfungsi.” Hal lain yang menjadi harapan Jordan terhadap BINUS UNIVERSITY adalah tetap aktif dalam membimbing mahasiswa generasi masa depan.