BINUS UNIVERSITY

    Yuk, Simak Cerita Seru Jessica Handojo Magang di Google Amerika Serikat!

    Seorang mahasiswa harus siap menghadapi persaingan keras dunia kerja sebelum lulus kuliah. Kurikulum di perguruan tinggi telah disusun sehingga mampu memenuhi kebutuhan tersebut lewat adanya program magang atau internship. Namun, pengalaman magang yang dirasakan oleh mahasiswa BINUS UNIVERSITY, jauh berbeda kalau dibandingkan dengan program serupa di perguruan tinggi lain. Hal inilah yang dirasakan oleh Jessica Handojo. 

    Jessica merupakan salah satu mahasiswa berprestasi di Jurusan Computer Science BINUS UNIVERSITY yang menyelesaikan pendidikan S1 tahun 2013-2017. Selama menjalani perkuliahan di BINUS, Jessica mendapatkan kesempatan magang yang luar biasa. Selama berstatus mahasiswa, Jessica magang di dua perusahaan, yakni di Traveloka dan Google. 

    Internship

    • Perjuangan Jessica Handojo Memperoleh Kesempatan Magang di Google

    Bagi Jessica, magang di Google adalah sebuah impian besar, apalagi Jessica sudah lama menyukai dunia bahasa pemrograman. Sebagai buktinya, dia menjadi salah satu dari empat delegasi Indonesia dalam International Olympiad in Informatics (IOI) 2011. Di BINUS UNIVERSITY, Jessica pun memilih berkuliah di Jurusan Computer Science dengan spesialisasi Artificial Intelligence

    Dalam pengakuannya, Jessica mengatakan kalau perjuangan mendapatkan posisi internship di Google dimulainya sejak 2013 saat berstatus mahasiswa baru BINUS UNIVERSITY. Dia mengatakan kalau ada salah seorang kenalan yang mendorongnya untuk mengajukan diri sebagai salah satu mahasiswa magang di Google. Namun, Jessica baru mulai berusaha mengajukan diri magang di Google dua tahun kemudian. 

    Pada 2015, Jessica memiliki keberanian untuk mengirimkan resume ke kantor pusat Google di Mountain View, California. Butuh waktu sekitar setengah tahun bagi Jessica untuk menyelesaikan segala tahapan yang diperlukan agar bisa magang ke Google. Prosesnya juga bertahap, mulai dari wawancara, host matching, hingga pengajuan visa. 

    Tahap wawancara merupakan momen yang sangat menegangkan. Untungnya, proses itu dilaluinya dengan lancar. Selanjutnya, host matching merupakan proses untuk mencari mentor serta project yang cocok untuk setiap mahasiswa intern. “Proses ini hampir mirip seperti ketika mencari soulmate,” ujarnya sambil bercanda. 

    Namun, setiap tahapan itu dapat dijalaninya secara mulus dan dia terpilih sebagai salah satu dari total 3.800 mahasiswa magang di Google. Jessica pun menghabiskan waktu selama 12 minggu magang di Google sebagai software engineer intern. Di situ, dia menjadi bagian dari tim Android Run Time (ART) yang pada dasarnya merupakan compiler dari OS Android. 

    Selama internship, Jessica banyak memperoleh pengalaman berharga. Pada satu ketika, dia pernah bekerja sama dengan para pekerja fulltime Google dan hasil kerjanya bakal dipublikasikan secara langsung. “Saya berpikir kalau saya bisa saja menghancurkan OS Android!” ujarnya. 

    Selain itu, ada pula pengalaman yang tak pernah dilupakannya seumur hidup. Momen itu adalah ketika Jessica berdiri hanya berjarak 2 meter dari dua tokoh sentral di Google, Sergey Brin dan Larry Page. Keduanya dikenal merupakan pendiri Google dan saat ini masing-masing berstatus sebagai Presiden dan CEO Alphabet yang tak lain adalah perusahaan induk Google. Pengalaman bertemu dengan pendiri Google tersebut pun sangat berharga, apalagi keduanya memiliki sikap yang sederhana dan menyenangkan. 

    • Perjalanan Karier Jessica Handojo Selepas Lulus BINUS

    Kesempatan magang selama tiga bulan di Google merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi Jessica. Bahkan, dia menyebutkan kalau momen tersebut lebih bernilai kalau dibandingkan dengan mempelajari buku ribuan halaman. Tak hanya itu, bekal internship di Google juga merupakan jalan awal meraih kesuksesannya di masa depan. 

    Selepas magang di Google, Jessica pernah bekerja di Traveloka, di posisi machine learning & back end engineer. Posisi ini ditempatinya tak terlalu lama, hanya pada rentang antara Oktober 2016 hingga September 2017. Setelah itu, dia kembali ke kantor Google. Bukan sebagai mahasiswa internship, tetapi Jessica sudah berganti status menjadi pegawai Google di posisi software engineer

    Berdasarkan informasi dari akun LinkedIn, Jessica Handojo sampai saat ini masih tercatat sebagai salah satu pegawai di Google. Bahkan, kariernya berkembang cukup pesat. Sejak Mei 2019, Jessica menempati posisi sebagai product manager di Google. 

    Perjuangan yang cukup inspiratif dari seorang Jessica Handojo, kan? Dia hanya satu dari sekian banyak Binusian yang meraih kesuksesan dalam dunia karier. Kamu pun berkesempatan mendapatkan peluang yang sama. Caranya mudah, kuliah saja di BINUS UNIVERSITY!