BINUS UNIVERSITY

    7 Soft Skill yang Membuat Lulusan PT Unggul dan Berdaya Saing Tinggi

    Lulusan perguruan tinggi (PT) memiliki peluang sukses berkarier lebih besar dibandingkan mereka yang berpendidikan SMA ataupun SMP. Namun, hal tersebut tidak berlaku secara mutlak. Buktinya, angka pengangguran PT di Indonesia sangat tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2019 memperlihatkan jumlah pengangguran lulusan diploma dan S1 yang masing-masing mengalami kenaikan 8,5% dan 25%. 

    Terdapat dua alasan utama yang membuat angka pengangguran di level lulusan PT mengalami peningkatan. Pertama, karena mereka memiliki kecenderungan mencari pekerjaan dengan status dan gaji tinggi. Di sisi lain, ekspektasi tersebut tidak diimbangi dengan bekal kemampuan yang memadai, baik dari segi soft skill ataupun keterampilan teknis. Oleh karena itu, kamu perlu membekali diri dengan keterampilan teknis dan nonteknis yang tepat. 

    Kebutuhan terkait keterampilan teknis disesuaikan dengan pilihan jurusan masing-masing. Sementara itu, bekal soft skill merupakan kemampuan yang dapat dilatih selama kuliah. Terdapat 7 keterampilan nonteknis yang secara khusus perlu kamu miliki untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja, yakni: 

    Soft Skill

    1. Kerjasama

    Kemampuan bekerjasama menjadi bekal penting yang harus dimiliki oleh lulusan PT. Apalagi, sebagian besar tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan oleh seorang pekerja memerlukan keterampilan ini. Ditambah lagi, mayoritas perusahaan kini memilih untuk membangun lingkungan kerja dengan diversitas budaya tinggi. 

    Dalam perusahaan yang memiliki diversitas budaya tinggi, terdapat karyawan dengan berbagai latar belakang ras, agama, warna kulit, etnis, usia, dan lain sebagainya. Tanpa kemampuan bekerjasama yang baik, perusahaan bakal menempatkanmu dalam daftar paling belakang. Kehadiranmu pun dianggap bakal menimbulkan suasana tak menyenangkan di tempat kerja. 

    1. Inovasi

    Soft skill penting yang perlu kamu miliki selanjutnya adalah kemampuan berinovasi. Perusahaan di era modern sangat memerlukan kehadiran tenaga kerja yang mampu menghadirkan inovasi baru. Inovasi tersebut membuat perusahaan bisa melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dan menemukan peluang baru. 

    Selain itu, inovasi juga memberi manfaat internal yang tak kalah besarnya bagi perusahaan. Lingkungan kerja yang inovatif mendorong para karyawan untuk terus berkembang dan belajar. Suasana yang positif tersebut kemudian dapat memberi dampak dalam peningkatan produktivitas para karyawan. 

    1. Respect

    Modal penting yang harus kamu miliki untuk meningkatkan daya saing di tempat kerja selanjutnya adalah respect atau rasa hormat. Kemampuan ini bakal membuat kamu memperlakukan orang lain dengan baik, selayaknya seperti mereka menghormatimu. Kebiasaan tersebut dibutuhkan oleh sebuah perusahaan dalam rangka membangun lingkungan kerja positif. 

    1. Integritas

    Kalau kamu ingin mendapatkan kerja lebih cepat dan posisi yang menjanjikan, integritas adalah modal pentingnya. Bagi perusahaan, integritas merupakan parameter penting yang digunakan untuk menilai potensi seorang calon karyawan. Pekerja yang berintegritas memiliki tanggung jawab besar dan bisa diandalkan.

    1. Perseverance

    Perseverance atau kegigihan jadi soft skill yang tidak kalah pentingnya. Modal kegigihan bakal membuat seorang karyawan tidak mudah menyerah ketika menghadapi sebuah hambatan. Kemampuan ini bakal memberi dampak positif terhadap lingkungan kerja secara jangka panjang. Apalagi, ketika perusahaan tengah berada dalam kondisi tidak menentu seperti era pandemi sekarang. 

    1. Striving for excellence

    Karyawan yang selalu melakukan upaya terbaik merupakan aset penting dari sebuah perusahaan. Hal yang sama juga berlaku tidak kalah pentingnya ketika kamu ingin memulai karier sebagai entrepreneur. Kemampuan ini juga menjadi bukti bahwa kamu memiliki kemampuan berkompetisi secara sehat dalam situasi apa pun. Dalam jangka panjang, kompetisi sehat secara internal, membuat perusahaan jadi lebih berkembang. 

    1. Tech savvy

    Modal keterampilan yang penting selanjutnya adalah pengetahuan teknologi atau tech savvy. Kemampuan ini kerap dianggap sebagai hard skill. Namun, kecakapan seorang tech savvy dalam menemukan penggunaan teknologi secara tepat, merupakan salah satu bentuk soft skill

    Kemampuan ini membantu perusahaan dalam melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Seorang yang tech savvy tidak akan mengalami permasalahan berarti saat dihadapkan pada peralatan canggih yang baru dijumpainya. Mereka bisa mempelajari cara pengoperasiannya relatif lebih cepat. 

    Nah, itulah 7 soft skill penting yang perlu kamu kuasai dalam upaya meningkatkan daya saing di lingkungan kerja. Kamu bisa mendapatkan kemampuan tersebut kalau terbiasa berada di ekosistem yang mendukung. BINUS University merupakan tempat yang tepat untuk mendorong kamu berkembang dengan lebih baik. 

    Dalam sistem pembelajaran, mahasiswa BINUS juga didorong untuk memiliki 6 atribut penting yang diperlukan di tempat kerja. Di waktu bersamaan, penggunaan beragam teknologi canggih juga mampu menunjang kenyamanan dan kelancaran belajar.