BINUS UNIVERSITY

    7 Soft skill yang Harus Kamu Kembangkan saat Kuliah Business Creation

    Kuliah di Jurusan Business Creation merupakan salah satu cara mendalami ilmu bisnis, mulai dari menganalisis peluang, mengamati pasar, menguji model bisnis, hingga merancang startup. Dengan demikian, lulusan Business Creation memiliki bekal untuk menjadi wirausaha kreatif di masa depan.

    Namun, apakah cukup hard skill saja yang harus ditekuni mahasiswa Business Creation? Tentu belum cukup; mahasiswa juga perlu menajamkan soft skill agar bisa bersaing di kompetisi global. Berikut soft skill yang harus dikuasai mahasiswa Business Creation.

    • Berpikir Kritis

    Soft skill

    Mampu membuat konsep positif untuk merespons pemikiran yang diterima merupakan ciri berpikir kritis. Konsep tersebut melibatkan keahlian mengevaluasi secara sistematis. Berpikir kritis juga mencakup kemampuan menghindari kesalahpahaman atau misleading.

    Orang dengan pemikiran kritis biasanya memiliki rasa ingin tahu yang besar. Lewat pemikiran tersebut, berbagai perubahan positif menyertainya. Sosok Ahmad Zaky, pendiri Bukalapak, adalah salah satu tokoh kritis Indonesia. 

    Ide mengembangkan Bukalapak berawal dari pemikiran kritis Ahmad Zaky tentang tantangan UMKM di era Industri 4.0. Berkat sentuhan teknologi startup tersebut, produk UMKM kini setara dengan keluaran dari luar negeri.

    • Kemampuan Interpersonal

    Soft skill

    Kemampuan interpersonal menjadi salah satu penentu perkembangan bisnis. Pasalnya, dengan kemampuan tersebut, seseorang bisa berinteraksi sosial serta membangun komunikasi yang baik. Sisi interpersonal juga membentuk sikap terbuka, asertif, dan inisiatif. 

    • Mampu Menyelesaikan Masalah Rumit

    Soft skill

    Dunia bisnis dipenuhi dinamika yang kadang-kadang memunculkan sebuah masalah. Dengan kemampuan complex-problem solving, mahasiswa akan terbiasa menganalisis dan menyelesaikan masalah tersebut. 

    Tahapan problem solving dimulai dari mengidentifikasi, meninjau, menyusun, dan mengelola informasi. Dari empat tahapan itu, kamu bisa mengambil keputusan yang tepat untuk mengatasi hambatan bisnis. 

    • Public Speaking 

    Soft skill

    Dalam perjalanannya, seorang pebisnis harus berinteraksi dengan banyak kelompok. Tiap kelompok yang ditemui tentu memiliki karakter berbeda. Jika tidak menguasai public speaking, seorang pebisnis akan sulit menyampaikan ide di hadapan mereka. 

    Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa Business Creation untuk mendalami teknik public speaking. Jadikan teman-teman kamu sebagai objek latihan, misalnya mengemukakan gagasan ketika sedang rapat di komunitas mahasiswa. Selain itu, asahlah kemampuan public speaking dengan aktif menjadi pembicara saat presentasi.

    • Bekerja dalam Tim 

    Soft skill

    Banyak orang mahir bekerja sendiri, tetapi sedikit yang mampu bergerak bersama orang lain. Padahal, dalam berbisnis, kamu membutuhkan tim untuk melancarkan berbagai kegiatan. Mulai dari tim produksi, pengemasan, hingga pemasaran. 

    Nah, untuk melatih soft skill bekerja dalam tim, cobalah ikut organisasi mahasiswa. Sebuah organisasi biasanya terdiri dari beberapa orang yang memiliki tugas tertentu. Antara satu tugas dengan lainnya saling terkait. Karena itu, kamu proaktif dan mau melengkapi kekurangan tim agar semua tugas bisa diselesaikan.

    • Social Influence

    Soft skill

    Social influence atau pengaruh sosial merupakan kemampuan yang dibutuhkan oleh pebisnis di tahun 2020. Pasalnya, dengan kemampuan tersebut, setiap kalimat maupun tulisan pebisnis akan mudah menarik simpati orang lain. Dengan begitu, pebisnis memiliki kesempatan untuk mendapatkan banyak konsumen.

    Jika ingin mengasah social influence, belajarlah dari media sosial. Coba unggah status atau foto yang bisa menginspirasi orang lain. Kalau banyak netizen meninggalkan jejak “like” atau komentar, berarti kamu memiliki pengaruh.

    Cara kedua, latih kemampuan social influence dengan menjadi pemimpin dalam satu kelompok. Ketika banyak orang bergabung ke kelompok, berarti kamu memiliki social influence yang besar.

    • Manajemen Diri

    Soft skill

    Manajemen diri berkaitan erat dengan kemampuan mengelola emosi. Jika bisa mengelola emosi, kamu akan bersikap tenang dalam menyelesaikan masalah apa pun. Bahkan, ketika melakukan kesalahan, muncul keberanian untuk mengakui sekaligus memperbaikinya.

    Melatih kemampuan manajemen diri dapat dimulai dari upaya menepati janji. Kamu juga bisa mengasahnya dengan selalu bersikap jujur dan berintegritas. Di samping itu, pertahankan sikap fleksibel, siap merespons, serta menjalankan prioritas untuk menajamkan kemampuan manajemen diri.

     

    Itulah beberapa soft skill yang wajib dikuasai oleh mahasiswa Business Creation. Untuk mempelajari kemampuan tersebut secara mendalam, kamu bisa kuliah di Business Creation BINUS University. Jurusan ini memastikan setiap lulusannya memiliki mental wirausaha dan ide out of the box.

    Jurusan Business Creation di BINUS University juga memberikan pengetahuan creative thinking kepada semua mahasiswanya. Dengan demikian, mahasiswa mampu merancang, menganalisis, menguji model bisnis, hingga membangun startup sesuai kebutuhan masyarakat.