BINUS UNIVERSITY

    Kursi Roda Ratanggalih V8 dan GIS Penyebaran COVID-19, Kontribusi Terbaru BINUS UNIVERSITY bagi Industri Kesehatan Indonesia

    Jakarta, 8 Juni 2020 – Inovasi merupakan sebuah hal yang penting untuk terus dilakukan dalam berbagai aspek seiring dengan berkembangnya kehidupan manusia. Dalam bidang kesehatan, inovasi juga tidak henti-hentinya dilakukan demi mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Di Indonesia Kementerian Kesehatan turut mendukung berbagai inovasi dalam bidang kesehatan mampu meningkatkan kinerja, efisiensi dan efektifitas dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan dapat benar-benar diimplementasikan dengan baik (ROKOM, 2019).

    BINUS UNIVERSITY dengan semangat empowering dan fostering turut melakukan inovasi di bidang kesehatan. Salah satu bentuk inovasi terbaru dari BINUS UNIVERSITY adalah Kursi Roda Ratanggalih V8. Dalam versi terbarunya, Ratanggaling dapat digerakan menggunakan joystick berkualitas tinggi yang lebih nyaman digerakkan. Selain itu, kursi roda ini juga memiliki dual mode yang mudah dioperasikan oleh para pasien. Kemudian, pergerakan dan perputaran dari kursi roda ini juga cenderung lebih mulus dan fleksibel. Kursi roda Ratanggalih ini juga memiliki biaya yang terjangkau dengan biaya maintenance yang juga tidak mahal. Sama seperti BINUS Disinfectant Robot dan BINUS Food Delivery and Monitoring Robot, Kursi Roda Ratanggalih ini juga dikembangkan oleh Prof. Dr. Ir. Widodo Budiharto, S.Si., M.Kom., IPM., Dosen Program Studi Teknik Informatika, School of Computer Science BINUS UNIVERSITY.

    Tidak hanya itu, Prof. Widodo bersama dengan rekan-rekan di BINUS UNIVERSITY juga mengembangkan suatu Sistem Informasi Geografi atau Geography Information Systems (GIS) yang bertujuan untuk memantau persebaran virus COVID-19. Aplikasi website ini dapat diakses melalui binus.ac.id/siaga-covid19. Dalam GIS tersebut, pengguna dapat melihat peta informasi penyebaran virus COVID-19 di setiap kota, apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah resiko tertular, dan juga fitur prediksi berdasarkan tren grafik. Sistem ini, bersamaan dengan BINUS Disinfectant Robot dan BINUS Food Delivery and Monitoring Robot, telah terdaftar di SINTA Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional, yang merupakan website informasi hasil riset dari universitas-universitas di seluruh Indonesia.

    Kedepannya, hasil inovasi dari BINUS UIVERSITY ini dapat digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan secara lebih merata di seluruh Indonesia. Selain itu, para generasi muda juga diharapkan untuk semakin giat dalam melakukan inovasi-inovasi yang dapat bermanfaat bagi kehidupan orang banyak. Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan pelaku indsutri lainnya juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem di Indonesia untuk menjadi negara yang semakin inovatif.