BINUS UNIVERSITY

    DUKUNGAN BINUSIAN KEPADA TENAGA MEDIS COVID-19

    Jakarta, 14 April 2020 – Di tengah tingginya tingkat penyebaran virus COVID-19, menyebabkan melonjaknya pasien dengan berbagai kondisi yang dirawat di rumah sakit. Tidak hanya kesehatan pasien yang menjadi prioritas, kesehatan fisik dan mental tenaga medis juga penting untuk diperhatikan. Mereka dituntut untuk selalu dalam kondisi prima untuk dapat memberikan perawatan secara maksimal kepada pasien COVID-19.

    Melihat kondisi tersebut, BINA NUSANTARA (BINUS) melalui program BINUSIAN
    Care Siaga COVID-19, mengajak BINUSIAN untuk melakukan penggalangan dana yang ditujukan sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian BINUSIAN terhadap para tenaga/relawan medis dan non medis yang sedang berjuang merawat pasien
    COVID-19. Setiap Rp 1 yang disumbangkan oleh BINUSIAN akan di-matched Rp 1 oleh BINUS, dan 100% dana tersebut akan digunakan untuk bantuan melawan COVID-19.

    Sejak diadakan pada akhir Maret hingga saat ini (12/04/2020), Program BINUSIAN Care Siaga COVID-19 telah mengumpulkan dana sebesar Rp1.000.185.665,- hasil donasi dari karyawan, dosen, guru, mahasiswa, alumni dan juga dari donatur non BINUSIAN. Sebagian dari dana tersebut yaitu sebesar Rp600 juta telah dipergunakan untuk pengadaan bantuan berupa Alat Perlindungan Diri (APD), baju pelindung badan, masker N95, masker bedah, sarung tangan, pelindung mata, pelindung wajah, sarung sepatu, serta vitamin dan hand sanitizer dan disalurkan ke Rumah Sakit serta Puskesmas yzan

    Berdasarkan pemberitaan yang dikeluarkan pada tanggal 5 April 2020, BINUS telah menyalurkan bantuan 100 buah Alat Perlindungan Diri (APD) kepada Rumah Sakit PGI Cikini pada tanggal 30 Maret 2020 dan dilanjutkan kepedulian dengan menyalurkan bantuan berupa makanan dan vitamin kepada Rumah Sakit Darurat Wisma Atlit, Jakarta pada tanggal 2 April 2020. Kepedulian terus dilanjutkan dengan kegiatan penyaluran bantuan ke rumah sakit dan puskesmas sebagai berikut:

     

    • RS Melati, Tangerang tanggal 7 April 2020 berupa APD lengkap dan hand sanitizer.
    • RS Juwita, Bekasi tanggal 7 April 2020 berupa APD lengkap dan hand sanitizer.
    • Puskesmas Cakung, Jakarta tanggal 10 April 2020 berupa masker N95 dan masker bedah.
    • RS Bhakti Kartini, Bekasi tanggal 10 April 2020 berupa masker N95, masker bedah, vitamin C dan E.
    • RSUP Persahabatan, Jakarta tanggal 11 April 2020 berupa APD Lengkap dan vitamin C dan E.
    • RS Sekar Kamulyan, Jawa Barat tanggal 11 April 2020 berupa APD Lengkap, masker N95, masker bedah dan hand sanitizer.

    Direncanakan pada minggu depan, akan diadakan lagi kegiatan penyaluran bantuan ke 5 Rumah Sakit di Jakarta, Tangerang dan Bandung yaitu:

    • RS St. Carolus, Jakarta.
    • RSUD Tarakan, Jakarta.
    • RSU Kabupaten Tangerang.
    • RSKIA Kota Bandung.
    • RS Santo Yusuf, Bandung.

    Program BINUSIAN Care Siaga COVID-19 ini akan terus dilanjutkan karena masih banyaknya permintaan bantuan dari berbagai pihak; Rumah Sakit, Puskesmas, dari berbagai kota di seluruh Indonesia. Oleh karenanya, melalui program ini akan terus menghimpun donasi dari berbagai pihak untuk membantu sebagian dari kebutuhan tersebut.

    “Saya kembali mengajak rekan-rekan BINUSIAN untuk terus berpartisipasi membantu. Bantuan dan kontribusi rekan-rekan, berapapun nilainya, sangatlah penting dan berarti bagi mereka yang sedang berjuang merawat saudara-saudara kita”, harapan dan ajakan Bapak Stephen Wahyudi Santoso selaku Chief Operating Officer BINA NUSANTARA.

    BINUSIAN yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan melalui
    Rekening BCA – 527 174 2500 atas nama Yay Binus/Binusian Care. Bagi BINUSIAN yang
    mengetahui pihak-pihak yang sangat membutuhkan bantuan, dapat menginformasikan
    kepada Program BINUSIAN Care Siaga COVID-19 di no telp. 0815 9689171 (Ibu Maya –
    Human Capital).

    Kekayaan seseorang dinilai bukan dari apa yang dia miliki, tetapi dari apa yang telah dia berikan untuk orang lain. Mari Bersama kita menebarkan cinta kasih terhadap sesama sambil terus melakukan pencegahan penyebaran virus COVID-19.