BINUS UNIVERSITY

MANDARIN DAY 2014 BINUS UNIVERSITY

Perkembangan global mengundang interaksi antar budaya semakin kuat terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini pun membuka ketertarikan masyarakat Indonesia akan kebudayaan asing, salah satunya adalah kebudayaan China. Himpunan Mahasiswa Sastra China (Himanda) menyelenggarakan acara tahunan yaitu Mandarin Day yang bertajuk The Exquisite of Chinese Art.

Mandarin day ini merupakan salah satu kegiatan besar yang diadakan Himanda untuk memperkenalkan serta melestarikan keanekaragaman kebudayaan Tionghoa, serta membangun kerjasama yang baik dengan institusi yang peduli dengan perkembangan budaya Tionghoa di Indonesia. Acara ini sudah dimulai sejak 10 tahun lalu dengan tema yang berbeda dan kegiatan yang semakin bervariasi setiap tahunnya.

Pada tahun ini, Himanda mengadakan Mandarin Day di Fun Seasons, Mall Seasons City Jakarta. Melalui tema yang diangkat pada tahun ini, Himanda ingin memperkenalkan keindahan dari keberagaman kesenian, melalui penampilan para profesional dalam acara spektakuler yang diadakan selama 3 hari, 26 ? 28 September 2014.

Himanda sengaja mengadakan acara besar ini di tempat umum agar dapat mengajak masyarakat sekitar juga berpartisipasi melestarikan kebudayaan China. Adapun perlombaan yang diadakan meliputi lomba makan bakpao, lomba menyanyi lagu mandarin, lomba pidato dengan bahasa mandarin, lomba bercerita, lomba cerdas cermat dan beberapa kegiatan workshop seperti Workshop Kaligrafi, Workshop Chinese Art Paper dan Workshop Daur Ulang.

Selain itu, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan dari Butterfly Dream Dance Group yang menampilkan tarian tradisional China, penampilan alat musik tradisional China oleh Mahasiswa Sastra China Binus (Gravila), dan penampilan lainnya. Acara ini ternyata cukup menarik perhatian pengunjung Mall Seasons City. Hal ini terbukti dengan banyaknya pengunjung dari segala usia mengikuti berbagai kegiatan yang dibuka untuk umum.

Melalui acara ini, diharapkan para anggota Himanda dapat lebih mengembangkan kemampuan soft skill dan para pengunjung yang mengikuti pun dapat lebih mengenal dan mencintai budaya China. (AL)