Memetakan Kepentingan Nasional Indonesia

oleh Meitty Josephin Balontia,M.Han

 Memetakan Kepentingan Nasional Indonesia

Pendahuluan

          Sebagai suatu negara, Indonesia memiliki kepentingan nasional yang menjadi titik tolak berbagai kebijakan pemerintah baik dalam negeri maupun luar negeri (relasi internasional). Garis besar kepentingan nasional Indonesia secara umum sudah terangkum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea 4 yakni,”melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial”. Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah suatu negara merupakan kepentingan nasional yang sangat esensial, yang wajib dimiliki oleh setiap negara saat ini. Hans Morgenthau dalam tulisannya yang berjudul  Another Great Debate: The National Interest of the United States mengatakan: “jadi, setiap negara melakukan apa yang memang harus mereka lakukan: melindungi identitas fisik (teritori), politik, dan budaya negara bersangkutan berhadapan dengan negara lain”[i]. Kalimat Morgenthau menunjukkan bahwa perlindungan terhadap keseluruhan bangsa dan negara termasuk didalamnya, keamanan teritorial (kedaulatan) serta warga negara adalah hal yang tidak terelakan, yang wajib dilaksanakan oleh setiap negara di dunia. Dalam konsep kepentingan nasional, perlindungan terhadap wilayah kedaulatan (teritori) maupun keamanan warga negara masuk dalam tingkat survival. Setidaknya ada empat tingkat intensitas kepentingan nasional yakni survival, vital, major, dan peripheral. Tulisan ini akan menjabarkan kepentingan nasional Indonesia dilihat dari keempat tingkat intensitas tersebut.

Definisi Kepentingan Nasional

Kepentingan nasional merujuk pada tujuan dan prioritas yang dianggap penting oleh sebuah negara untuk menjaga kelangsungan hidupnya, baik dalam skala domestik maupun internasional. Kepentingan ini umumnya bersifat jangka panjang dan berhubungan langsung dengan upaya untuk mencapai stabilitas politik, kesejahteraan ekonomi, dan keutuhan wilayah.

Bagi Indonesia, kepentingan nasional bukan hanya tentang keuntungan material, tetapi juga mencakup nilai-nilai yang mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, kepentingan nasional Indonesia melibatkan berbagai dimensi, baik itu politik, sosial, budaya, maupun lingkungan.

1. Kepentingan Nasional dalam Tingkat Survival

         Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kepentingan dipahami sebagai keperluan atau kebutuhan. Kepentingan nasional Indonesia dengan sendirinya bersinonim dengan kebutuhan nasional Indonesia. Apa yang paling dibutuhkan oleh suatu negara? Margenthau mengatakan bahwa negara wajib mengusahakan perlindungan wilayah serta keamanan warga negara berhadapan dengan ancaman yang datang dari negara lain. Inilah kebutuhan utama dari berdirinya suatu negara. Sementara itu,  pada bagian pendahuluan, sempat disebutkan: “melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia merupakan bagian dari kepentingan nasional Indonesia tingkat survival (kelangsungan hidup)”. Maka kebutuhan nasional Indonesia yang utama adalah kelangsungan hidup bangsa dan negara, yang terealisasikan melalui perlindungan terhadap bangsa dan seluruh tumpah darah (wilayah) Indonesia.  Pertanyaannya sekarang, perlindungan dari apa atau siapa? Secara singkat, bisa kita katakan bahwa perlindungan yang dimaksud, adalah perlindungan terhadap berbagai ancaman yang mungkin datang.

         Seiring dengan berubahnya wajah dunia beserta interaksi didalamnya, ancaman terhadap keberlangsungan hidup suatu negara pun mengalami perubahan. Ancaman tidak hanya datang dari negara lain tetapi mengambil berbagai bentuk seperti Senjata Pemusnah Massal, Terorisme, Perubahan Iklim, dan lain sebagainya, yang dapat mengancam keberlangsungan hidup suatu bangsa. Terorisme kini merupakan ancaman tersendiri yang perlu diantisipasi oleh setiap negara di dunia tak terkecuali Indonesia. Di Indonesia sendiri perlawanan terhadap terorisme terus diusahakan oleh pemerintah demi menjaga keamanan warga negaranya. Selain itu, perlawanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya penguasaan suatu wilayah negara oleh pihak teroris seperti yang pernah terjadi di Marawi, Filipina.

         Selain terorisme, salah satu ancaman serius terhadap keberlangsungan hidup suatu negara adalah perubahan iklim. Perubahan iklim yang sangat drastis akibat pemanasan global merupakan ancaman yang perlu dicarikan jalan keluar tidak hanya oleh Indonesia melainkan juga semua negara di dunia. Ancaman ini dapat berakibat fatal misalnya, kematian warga negara seperti yang terjadi di India pada bulan Mei 2015, dimana lebih dari 1000 warga India meninggal akibat gelombang panas yang menyerang wilayah kawasan tersebut.[ii] Indonesia sendiri pun sebagai negara kepulauan perlu berhati-hati terhadap ancaman perubahan iklim yang melanda dunia beberapa tahun terakhir ini. Mencairnya lapisan es kutub Utara dapat berdampak baik bagi teritori maupun keamanan (keselamatan) warga negara. Dengan mencairnya lapisan es Kutub Utara maka akan terjadi peningkatan permukaan laut. Pada November 2017 lalu, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) meluncurkan perangkat internet yang dapat memperkirakan kota-kota didunia, yang akan terkena dampak mencairnya lapisan es.[iii]  Dari sekian daftar kota di dunia, terdapat 4 kota dan 1 wilayah di Indonesia yang akan terkena peningkatan permukaan laut yakni, Banda Aceh (peningkatan air laut sebesar 1,733 mm), Makassar (1.764 mm), Manado (1.780 mm), Jayapura (1.747 mm), dan Jawa Timur (1.766 mm). Selain wilayah di atas, Jakarta pun ikut terkena dampak peningkatan permukaan air laut sebesar 1.713 mm.[iv] Peningkatan permukaan laut dapat berakibat fatal baik bagi warga negara di wilayah yang terkena dampak maupun bagi keberadaan teritori itu sendiri yakni, tenggelamnya suatu wilayah. Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki wilayah perairan yang luas perlu memikirkan cara untuk menekan lajunya tingkat pemanasan global serta bersama-sama dengan negara lain berupaya untuk mewujudkan suatu kondisi dunia yang lebih “ramah” lingkungan untuk memastikan keberlangsungan hidup bangsa dan negara.

2. Kepentingan Nasional Indonesia di Tingkat Vital

         Selain keberlangsungan hidup suatu bangsa dan negara, suatu negara juga harus memiliki kepentingan nasional yang berfokus kepada kesejahteraan negara dan rakyat, yang juga disebut sebagai Economic of Wellbeing. Kesejahteraan berada dalam tingkatan kedua setelah survival (keberlangsungan hidup). Tingkat kedua ini dinamakan Tingkatan Vital. Dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, alinea 4, kepentingan nasional Indonesia di tingkat Vital terangkum dalam “memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa”. Kesejahteraan umum termasuk di dalamnya kebutuhan sandang dan pangan serta pendidikan, merupakan kepentingan nasional Indonesia dimana hal-hal tersebut wajib direalisasikan pemerintah. Kepentingan nasional Indonesia di tingkat vital  memerlukan realisasi dalam bentuk kebijakan yang berfokus pada beberapa bidang penting yakni, 1) keamanan makanan,energi dan sumber daya, serta 2) inovasi teknologi dan informasi.

         Keamanan makanan, energi dan sumber daya perlu dilaksanakan karena merupakan modal sekaligus alat untuk mencapai kesejahteraan baik negara maupun warga negara. Usaha untuk memastikan keamanan kebutuhan makanan terealisasikan lewat berbagai kebijakan pemerintah salah satunya kebijakan pemerintah di bidang pertanian. Dalam bidang ini, pemerintah Joko Widodo misalnya, sudah melaksanakan peningkatan produksi pangan antara lain melalui perbaikan irigasi sebanyak 3,05 juta hektar yang mampu dikerjakan oleh pemerintah hanya dalam kurun waktu 1,5tahun. Selain itu, terdapat pula penyediaan 180 unit alat mesin pertanian, pengembangan benih unggul sebesar 2 juta hektar, pengendalian impor dan pembangunan Toko Tani Indonesia sebanyal 1.218 unit atau naik 100 persen dari angka sebelumnya, dan lain sebagainya.[v] Semua kebijakan di atas, dilaksanakan dalam rangka peningkatan produksi guna mencapai kemajuan dan keamanan di bidang pangan.

         Sementara itu, peningkatan inovasi teknologi dan informasi dewasa ini pun perlu mendapat perhatian. Komitmen pemerintah untuk meningkatkan kecerdasan anak bangsa pun terealisasikan melalui berbagai kebijakan pendidikan gratis serta pendanaan bagi penelitian atau riset dalam bidang teknologi dan informasi. Kebijakan ini tidak terlepas dari usaha pemerintah untuk merealisasikan kepentingan nasional Indonesia di tingkatan vital.

  • Kepentingan Nasional Indonesia di Tingkat Major dan Peripheral

         Kepentingan nasional Indonesia di tingkat major dan peripheral sebenarnya sudah terangkum dalam salah satu bagian pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea 4 yakni, “ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial”. Realisasi dari ikut melaksanakan ketertiban dunia merupakan kepentingan nasional Indonesia di tingkat Major. Kepentingan itu terwujudkan melalui berbagai kerjasama baik regional maupun internasional yang berguna untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di dunia. Selain itu, membangun kerjasama di bidang ekonomi serta membangun aliansi[vi] pun merupakan juga usaha untuk merealisasikan kepentingan major suatu negara termasuk di dalamnya Indonesia. Secara khusus, Indonesia telah rutin mengirimkan pasukan perdamaian ke negara lain dalam rangka membantu terciptanya kondisi damai di wilayah bersangkutan.

           Sementara di tingkat Peripheral, promosi nilai-nilai seperti kemerdekaan, perdamaian abadi, serta keadilan sosial perlu dilaksanakan oleh Indonesia sebagai dasar dari keberlangsungan perdamaian di dunia. Selain ketiga nilai di atas, ada dua nilai yang dimiliki dan harus direalisasikan oleh setiap negara termasuk Indonesia, yakni, kesamaan (equality) dan nasionalisme[vii].

Kepentingan Politik dan Keamanan

Salah satu aspek yang paling vital dalam memetakan kepentingan nasional Indonesia adalah bidang politik dan keamanan. Indonesia adalah negara dengan sistem pemerintahan republik yang menganut demokrasi. Oleh karena itu, stabilitas politik dan keamanan menjadi salah satu prioritas utama.

1. Stabilitas Politik dalam Negeri

Kepentingan nasional Indonesia dalam aspek politik sangat bergantung pada stabilitas dalam negeri. Ini meliputi penguatan institusi demokrasi, penegakan hukum, dan pembangunan kualitas pemerintahan yang baik (good governance). Negara harus memastikan bahwa prinsip-prinsip demokrasi, seperti kebebasan berpendapat, kebebasan pers, dan hak asasi manusia dihormati, agar masyarakat merasa dilibatkan dalam proses pemerintahan.

Kepentingan lainnya adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mengingat Indonesia memiliki keragaman suku, agama, dan budaya. Mempertahankan toleransi sosial dan mencegah terjadinya konflik horizontal merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan politik nasional.

2. Keamanan Nasional

Keamanan nasional Indonesia berkaitan erat dengan pertahanan negara dan perlindungan terhadap segenap rakyat dan sumber daya alam. Indonesia menghadapi tantangan geografis yang unik, mengingat letaknya yang strategis dan memiliki batas wilayah yang luas. Keamanan maritim menjadi salah satu aspek penting yang harus dijaga, mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan rentan terhadap ancaman dari luar, seperti sengketa wilayah perairan, penyelundupan, dan terorisme internasional.

Selain itu, Indonesia juga menghadapi ancaman terorisme domestik yang perlu diatasi dengan kerjasama antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Oleh karena itu, kepentingan nasional Indonesia dalam bidang keamanan sangat berkaitan dengan penguatan pertahanan nasional dan kesiapan menghadapi ancaman dari dalam maupun luar negeri.

Kepentingan Politik dan Keamanan

Salah satu aspek yang paling vital dalam memetakan kepentingan nasional Indonesia adalah bidang politik dan keamanan. Indonesia adalah negara dengan sistem pemerintahan republik yang menganut demokrasi. Oleh karena itu, stabilitas politik dan keamanan menjadi salah satu prioritas utama.

1. Stabilitas Politik dalam Negeri

Kepentingan nasional Indonesia dalam aspek politik sangat bergantung pada stabilitas dalam negeri. Ini meliputi penguatan institusi demokrasi, penegakan hukum, dan pembangunan kualitas pemerintahan yang baik (good governance). Negara harus memastikan bahwa prinsip-prinsip demokrasi, seperti kebebasan berpendapat, kebebasan pers, dan hak asasi manusia dihormati, agar masyarakat merasa dilibatkan dalam proses pemerintahan.

Kepentingan lainnya adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mengingat Indonesia memiliki keragaman suku, agama, dan budaya. Mempertahankan toleransi sosial dan mencegah terjadinya konflik horizontal merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan politik nasional.

2. Keamanan Nasional

Keamanan nasional Indonesia berkaitan erat dengan pertahanan negara dan perlindungan terhadap segenap rakyat dan sumber daya alam. Indonesia menghadapi tantangan geografis yang unik, mengingat letaknya yang strategis dan memiliki batas wilayah yang luas. Keamanan maritim menjadi salah satu aspek penting yang harus dijaga, mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan rentan terhadap ancaman dari luar, seperti sengketa wilayah perairan, penyelundupan, dan terorisme internasional.

Selain itu, Indonesia juga menghadapi ancaman terorisme domestik yang perlu diatasi dengan kerjasama antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Oleh karena itu, kepentingan nasional Indonesia dalam bidang keamanan sangat berkaitan dengan penguatan pertahanan nasional dan kesiapan menghadapi ancaman dari dalam maupun luar negeri.

Kepentingan Ekonomi

Kepentingan ekonomi Indonesia melibatkan upaya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor-sektor ekonomi yang dapat mendukung kesejahteraan rakyat dan mendorong kemajuan bangsa.

1. Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan

Indonesia memerlukan kebijakan ekonomi yang dapat mengurangi ketimpangan ekonomi antarwilayah, serta antara golongan kaya dan miskin. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur dan investasi di sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan teknologi harus diprioritaskan. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor ekonomi Indonesia sudah menunjukkan perkembangan positif dengan adanya peningkatan sektor industri, pariwisata, dan teknologi digital.

Namun, untuk mencapai kemajuan yang lebih signifikan, Indonesia perlu berfokus pada ekonomi yang berbasis pada keberlanjutan lingkungan. Pembangunan yang tidak ramah lingkungan atau berbasis ekstraksi sumber daya alam yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif bagi masa depan bangsa.

2. Diversifikasi Ekonomi

Kepentingan nasional Indonesia juga meliputi diversifikasi ekonomi untuk mengurangi ketergantungan pada komoditas ekspor seperti kelapa sawit, batu bara, dan gas alam. Diversifikasi ini penting untuk membangun ekonomi yang lebih resilien (tangguh) terhadap fluktuasi harga komoditas global. Pemerintah Indonesia telah berusaha untuk memperkuat sektor-sektor ekonomi lainnya, seperti ekonomi digital, manufaktur, dan pariwisata.

Indonesia juga harus memperhatikan perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat, sehingga dapat meningkatkan daya saing nasional di pasar global. Pemerintah perlu menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan kewirausahaan, serta memperkuat infrastruktur digital untuk mendorong transformasi ekonomi digital di Indonesia.

Kepentingan Sosial dan Budaya

Sebagai negara dengan lebih dari 300 kelompok etnis dan ratusan bahasa daerah, kepentingan nasional Indonesia juga berkaitan dengan pemeliharaan keragaman sosial dan budaya. Indonesia harus menjaga keharmonisan sosial, memperkuat identitas budaya bangsa, serta melindungi hak-hak masyarakat adat dan kelompok minoritas.

1. Pelestarian Budaya dan Identitas Nasional

Salah satu kepentingan nasional Indonesia adalah melestarikan warisan budaya yang kaya dan beragam. Penguatan budaya lokal, termasuk bahasa, seni, dan tradisi, sangat penting untuk memperkuat identitas bangsa dan membangun rasa kebanggaan terhadap sejarah dan warisan nenek moyang.

Pendidikan multikultural yang mengajarkan toleransi dan saling menghargai antarbudaya juga harus menjadi bagian dari kebijakan nasional. Sebagai negara dengan keragaman suku, agama, dan budaya, Indonesia harus mampu menjaga kebhinnekaan sebagai kekuatan, bukan sebagai sumber perpecahan.

2. Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan

Kepentingan nasional Indonesia juga melibatkan upaya peningkatan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat. Meningkatkan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, perumahan, dan lapangan pekerjaan adalah bagian dari upaya untuk mewujudkan cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Program-program seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan upaya konkret untuk mengurangi ketimpangan sosial di Indonesia.

Kesejahteraan sosial tidak hanya berbicara soal distribusi kekayaan, tetapi juga mencakup penguatan jaringan perlindungan sosial yang dapat melindungi warga negara dari ancaman kemiskinan dan ketidaksetaraan.

Kepentingan Lingkungan dan Sumber Daya Alam

Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, namun juga menghadapi tantangan besar terkait pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kepentingan nasional Indonesia dalam bidang lingkungan hidup sangat penting untuk memastikan bahwa pembangunan tidak merusak keseimbangan ekosistem.

1. Keberlanjutan Sumber Daya Alam

Kepentingan Indonesia dalam menjaga kelestarian sumber daya alamnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan menjadi sangat penting, mengingat sektor-sektor tersebut memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Namun, jika dikelola secara berlebihan tanpa memperhatikan prinsip keberlanjutan, sumber daya alam tersebut bisa habis.

Sebagai contoh, masalah deforestasi dan kebakaran hutan menjadi isu yang sangat relevan dengan kepentingan nasional Indonesia. Pengelolaan hutan yang bijak dan ramah lingkungan adalah salah satu upaya untuk memastikan bahwa generasi mendatang tetap dapat menikmati manfaat dari kekayaan alam Indonesia.

2. Perubahan Iklim dan Bencana Alam

Indonesia juga harus memperhatikan dampak perubahan iklim dan ancaman bencana alam yang lebih sering terjadi dalam beberapa dekade terakhir. Kebijakan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim harus menjadi prioritas, dengan fokus pada pengurangan emisi gas rumah kaca dan upaya penyelamatan ekosistem yang rentan terhadap perubahan iklim.

Sumber:

Kiyono, Ken, A Study of The Concept of The National Interest of Hans J.Morgenthau as The Standard of America Foreign Policy, dalam Journal of Business and Academic Nagasaki University (Volume 49 No.3), dapat diunduh melalui url: http://hdl.handle.net/10069/27783 , Japan

Artikel dalam Koran Online Kompas.com berjudul “Gelombang Panas Menyengat India, Apa Sebabnya?” yang ditulis pada Jumat, 29 Mei 2015, dan diunduh melalui https://sains.kompas.com/read/2015/05/29/20063121/Gelombang.Panas.Menyengat.di.India.Apa.Sebabnya.

Artikel dalam Koran Online Kompas.com berjudul “Nasa: Es Kutub Mencair Empat Kota di Indonesia Terancam” yang ditulis pada Senin, 20 November 2017, https://internasional.kompas.com/read/2017/11/20/17584121/nasa-es-di-kutub-mencair-empat-kota-di-indonesia-terancam

Artikel Online berjudul “Catat! Ini Sejumlah Capaian Pemerintahan Jokowi di Bidang Pertanian” yang disiarkan melalui website resmi Berita (Koran) Online Jitunews.com, pada 3 Januari 2017 http://m.jitunews.com/read/50455/catat-ini-sejumlah-capaian-pemerintahan-jokowi-di-bidang-pertanian

Bahan Ajar Regional and Global Security Universitas Pertahanan, dengan tema “Hubungan Internasional Indonesia dan Amerika Serikat” dibawakan oleh Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T, M.Sc, D.E.S.D, pada 23 M

[i] Kiyono, Ken, A Study of The Concept of The National Interest of Hans J.Morgenthau as The Standard of America Foreign Policy, dalam Journal of Business and Academic Nagasaki University (Volume 49 No.3), dapat diunduh melalui url: http://hdl.handle.net/10069/27783 , Japan, hlm.4.

[ii] Artikel dalam Koran Online Kompas.com berjudul “Gelombang Panas Menyengat India, Apa Sebabnya?” yang ditulis pada Jumat, 29 Mei 2015 https://sains.kompas.com/read/2015/05/29/20063121/Gelombang.Panas.Menyengat.di.India.Apa.Sebabnya.

[iii] Artikel dalam Koran Online Kompas.com berjudul “Nasa: Es Kutub Mencair Empat Kota di Indonesia Terancam” yang ditulis pada Senin, 20 November 2017 https://internasional.kompas.com/read/2017/11/20/17584121/nasa-es-di-kutub-mencair-empat-kota-di-indonesia-terancam

[iv] Artikel dalam Koran Online Kompas.com berjudul “Nasa: Es Kutub Mencair Empat Kota di Indonesia Terancam” yang ditulis pada Senin, 20 November 2017 https://internasional.kompas.com/read/2017/11/20/17584121/nasa-es-di-kutub-mencair-empat-kota-di-indonesia-terancam

[v] Artikel Online berjudul “Catat! Ini Sejumlah Capaian Pemerintahan Jokowi di Bidang Pertanian” yang disiarkan melalui website resmi Berita (Koran) Online Jitunews.com, pada 3 Januari 2017 http://m.jitunews.com/read/50455/catat-ini-sejumlah-capaian-pemerintahan-jokowi-di-bidang-pertanian

[vi] Bahan Ajar Regional and Global Security Universitas Pertahanan, dengan tema “Hubungan Internasional Indonesia dan Amerika Serikat” dibawakan oleh Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T, M.Sc, D.E.S.D, pada 23 Maret 2018, hlm.3

[vii] Bahan Ajar Regional and Global Security Universitas Pertahanan, dengan tema “Hubungan Internasional Indonesia dan Amerika Serikat” dibawakan oleh Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T, M.Sc, D.E.S.D, pada 23 Maret 2018, hlm.3