NYAWA (LIFEPOINTS) BEELINGUA

- Apa Itu Nyawa (Lifepoints) di Beelingua?
Dalam platform pembelajaran bahasa Beelingua, terdapat sistem yang disebut Nyawa (Lifepoints). Konsepnya mirip seperti “nyawa” dalam game. Nyawa berfungsi sebagai akses untuk membuka dan mengerjakan course. Selama mahasiswa masih memiliki nyawa, mereka dapat melanjutkan pembelajaran hingga menyelesaikan course dan final test.
Sistem ini dirancang untuk mendorong konsistensi belajar serta memastikan mahasiswa dapat mencicil pengerjaan course Beelingua secara bertahap agar selesai sebelum deadline, yaitu di semester 4.
Setiap mahasiswa (Binusian) akan mendapatkan 2 nyawa secara gratis di awal perkuliahan. Dua nyawa ini menjadi modal awal untuk mengakses dan menyelesaikan course Beelingua.
- Kewajiban Penyelesaian Beelingua
Beelingua (English Course) bersifat wajib untuk diselesaikan oleh seluruh Binusian mulai dari angkatan B2026. Penyelesaian course ini menjadi syarat untuk mendaftar Enrichment Program. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mengatur waktu dengan baik dan menyelesaikan course secara berkala, bukan menunda hingga mendekati batas akhir.
- Periode Beelingua
Beelingua dibagi ke dalam beberapa periode dalam satu tahun akademik. Setiap periode berlangsung selama 2 bulan, dan mahasiswa wajib menyelesaikan minimal 1 course (hingga lulus final test) di setiap periode untuk menghindari pengurangan nyawa.
Berikut pembagian periode Beelingua:
- Periode 1: Februari – Maret
- Periode 2: April – Mei
- Periode 3: Juni – Juli
- Periode 4: Agustus – September
- Periode 5: Oktober – November
- Periode 6: Desember – Januari
- Aturan Pengurangan Nyawa
Nyawa akan berkurang dalam kondisi berikut:
- Tidak aktif dalam 1 periode (2 bulan)
Jika mahasiswa tidak menyelesaikan minimal 1 course (hingga lulus final test) dalam 1 periode (2 bulan), maka nyawa akan berkurang 1. - Gagal Final Test 2 kali
Jika mahasiswa gagal dalam final test sebanyak 2 kali pada satu course, maka nyawa akan otomatis habis.
Aturan ini bertujuan untuk menjaga komitmen, kedisiplinan, dan progres belajar mahasiswa secara berkelanjutan.
- Apa yang Terjadi Jika Nyawa Habis?
Jika nyawa habis, maka course Beelingua akan terkunci dan mahasiswa tidak dapat mengakses atau melanjutkan pembelajaran.
Untuk membuka kembali akses, mahasiswa perlu melakukan resubscribe dengan membayar Rp 50.000 untuk mendapatkan kembali 2 nyawa.
Namun, penting untuk dipahami bahwa biaya ini hanya berlaku jika nyawa habis karena tidak aktif atau gagal memenuhi ketentuan. Jika Binusian konsisten mengerjakan Beelingua sesuai panduan yang diberikan, maka tidak perlu membayar apa pun.
- Cara Resubscribe Nyawa Beelingua
Berikut langkah-langkah untuk melakukan resubscribe:
- Buka Beelingua dan klik course yang terkunci.
- Klik tanda centang.
- Klik tombol resubscribe.
- Akan muncul payment details beserta nomor Virtual Account (VA) di halaman Beelingua.
- Lakukan pembayaran melalui VA BCA.
- Klik tombol biru “check payment confirmation”.
- Refresh halaman Beelingua, maka lifepoints akan otomatis masuk dan course kembali terbuka.
Kesimpulan
Nyawa (Lifepoints) dalam Beelingua merupakan mekanisme untuk membangun konsistensi, tanggung jawab, dan perencanaan belajar jangka panjang. Dengan memahami sistem periode serta aturan nyawa, mahasiswa dapat mengatur strategi belajar sejak awal agar seluruh course selesai tepat waktu sebelum semester 4 dan tidak terkendala saat mendaftar Enrichment Program. Selama dikerjakan secara konsisten dan sungguh-sungguh, Beelingua dapat dimanfaatkan sepenuhnya tanpa ada biaya yang perlu dikeluarkan. Hal ini karena Beelingua merupakan fasilitas yang disediakan oleh Binus University untuk mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan bahasa asing mereka.
Digital Language Learning Center, Bandung
Comments :