Oleh Ratna Amalia

Brand trust adalah keyakinan yang dimiliki pelanggan terhadap kemampuan merek untuk memenuhi apa yang dijanjikannya. Ketika sebuah merek secara konsisten memenuhi harapan yang telah ditetapkan di benak pelanggan, kepercayaan pada merek itu akan tumbuh.

Brand trust dapat dipengaruhi oleh seberapa baik suatu merek hidup dengan nilai-nilai yang dinyatakannya.

Dalam brand trust sangat penting membangun kepercayaan yang telah ditunjukkan sebelumnya dalam mempertahankan hubungan pembeli dan penjual (Chow dan Holden, 1996; Amine, 1998; Morgan dan Hunt, 1994; Bart et al., 2005; Agustin dan Singh, 2005).

Kepercayaan dapat didefinisikan sebagai keyakinan konsumen bahwa penjual dapat diandalkan untuk memberikan layanan yang dijanjikan. Sedangkan nilai relasional dapat didefinisikan sebagai persepsi konsumen tentang manfaat yang dinikmati dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. (Agustin dan Singh, 2005).

Logo Apple

Sumber: https://miuc.org/whats-behind-apple-logo/

Apple salah satu perusahaan paling terkenal di dunia sering menjadi contoh dalam hal kredibilitas yang baik. Apple juga terkenal sebagai perusahaan paling inovatif. Tetapi sempat dipertanyakan kredibilitasnya karena kontroversi iCloud dan munculnya versi iPhone atau iPad yang gagal. Tetapi Apple selalu bisa kembali membuat kredibilitasnya hanya karena satu alasan. Mereka dipercaya oleh pelanggan karena memiliki reputasi besar sebagai perusahaan manufaktur komputer dan telepon terbaik secara konsisten.

Referensi

https://www.gramedia.com/literasi/tingkatan-brand-loyalty/Syafrida Hafni Sahir, dkk dalam buku Dasar-dasar Pemasaran (2021).

https://www.kompas.com/skola/read/2022/01/26/100000769/brand-loyalty–pengertian-dan-indikator-loyalitas-konsumen-pada-merek.

https://miuc.org/whats-behind-apple-logo/