OSMDroid: Alternatif Google Map yang Open Source

Dalam mengembangkan aplikasi yang memiliki location service atau location aware, Google Map kerap kali dipertimbangkan oleh para pengembang aplikasi mobile untuk dipakai dalam aplikasi mereka. Selain menyediakan lokasi-lokasi tempat secara akurat dan lengkap, Google Map juga menyediakan informasi detil tentang lokasi tersebut. Sebut saja nama sebuah restoran, jam bukanya, berikut dengan harganya.

Dengan segudang fitur tersebut, Google Map menjadi salah satu andalan dalam mengembangkan aplikasi mobile yang location aware. Hanya saja ada beberapa kendala yang sering dihadapi jika menggunakan service API Google Map ini, beberapa diantaranya adalah keharusan mendaftarkan informasi billing (kartu kredit, visa dsb) dalam membuat akun bahkan jika kita hanya ingin menggunakan yang versi gratisnya. Kedua adalah source code internal sulit didapatkan, padahal akan ada suatu masa dimana developer perlu mengembangkan fitur sendiri yang tidak bisa ditangani oleh API Google Map. Tentu dari pihak Google sendiri bisa menawarkan pengembangan fitur yang dimaksud, tetapi ada biaya untuk melakukannya.

Gambar 1 Aplikasi peta berbasis Google Map, diambil dari developers.google.com

Disini kita bisa menyimpulkan bahwa ada suatu kebutuhan untuk API location services yang open source yang selain gratis, kita juga bisa memodifikasi source codenya sesuai kebutuhan. OSMDroid adalah salah satu API location services yang bisa dipakai oleh para Binusian untuk mengembangkan aplikasi mobile yang location aware. OSMDroid sendiri adalah versi Android dari OSM (Open Street Map) sebuah library, service dan juga gerakan untuk membuat peta online secara gratis dan open source.

Gambar 2 Tampilan aplikasi yang menggunakan OSMDroid diambil dari https://github.com/osmdroid/osmdroid

OSMDroid sendiri memiliki beberapa fitur dasar seperti fragment tersendiri untuk menampilkan peta, tile map serta beberapa fitur dasar lainnya. Tetapi penulis menyarankan untuk memakai library open source lainnya seperti peta offline dari mapsforge serta OSMDroid bonus pack agar aplikasinya semakin bagus. Mapsforge adalah suatu library yang dipakai untuk merender map di dalam Android sedangkan OSMDroid bonus pack adalah library yang berguna untuk menampilkan POI (Point of Interest), routing serta penggunaan Keyhole Mark-Up Language (KML).