Smart Investment : Mari Investasi dengan Cerdas!

Tahun 2020 2021 penuh dengan iming – iming investasi. Tidak sedikit anak muda terjerumus, tertipu hingga rugi besar. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman tentang investasi itu sendiri, kurangnya modal, serta kurangnya literasi keuangan. Investasi merupakan salah satu cara untuk menjadi kaya, yang biasanya dipakai oleh orang yang sudah sangat kaya. Tapi, kita anak muda juga bisa investasi, dengan cara yang lebih pintar.

BEVE 2022 mengangkat topik yang hangat ini, karena tidak hanya mengedukasi para peserta, namun juga menginpirasi anak muda untuk aktif dan cerdas dalam hal keuangan. Kita semua tahu bahwa literasi keuangan dapat membuat kehidupan kita menjadi lebih baik dan lebih sukses. BEVE 2022 mengadakan webinar “Smart Investmen” yang dibawakan oleh Kartika dewi , selaku dosen BINUS UNIVERSITY, jurusan akuntansi dengan gelar S2 dan S3 Finance. Sudah bisa dipastikan narasumber dalam webinar ini sangat memahami seluk beluk investasi.

Webinar diawali dengan tips mengatur keuangan, yaitu :

  1. Kebutuhan utama dulu (makan, minum , baju, transport, dan utility)
  2. Hindari hutang. Kartu kredit hanya digunakan oleh para pebisnis, bukan shopping mulu
  3. Siapkan dana darurat
  4. Asuransi
  5. Investasi

Bisa dilihat, investasi merupakan hal terakhir, karena membutuhkan resiko dan hasil yang sama besarnya. Ibu Kartika juga mengajarkan bahwa ada investasi dibagi 2, yaitu short term dan long term.

Short term itu low risk low return

  1. Mudah cair
  2. Cocok jika kita butuh dana cari yang cepat
  3. Contonya reksadana, yang bisa di dapat di IPOT, atau membeli ORI

Log term itu high risk high return

  1. Susah cair
  2. Biasanya hasilnya keliatan setelah bertahun tahun
  3. Contohnya emas, properti dan saham

Khusus saham ibu Kartika mengingatkan bahwa kalau belum paham banget, coba dulu deh reksa dana saham. Kalau sudah paham, coba berbagai saham yang lain, observasi dan mulailah dari dana yang kecil dulu.

Ibu kartika juga membedakan bahwa trader itu menggunakan price momentum strategy, lebih banyak technical analysis, high risk, dan juga hanya mendapat capital gain. Sedangkan investor, bisa mendapat capital gain ditambah dividen, yaitu pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya jumlah saham yang dimiliki. Investor juga lebih fokus ke fundamental analysis, benar – benar memikirkan bisnis tsb serta situasi politik.

Kalau tidak mau saham seperti itu, kita bisa mencoba cryptocurrency, dan juga venture capital (investasi modal ke startup). Kedua alternatif ini sedang viral dna tren saat in, namun tetap dibutuhkan pemahaman syarat dan ketentuan yang jelas dulu ya.

Dengan ini, kita menyadari bahwa ilmu Finance sangatlah penting, karena membutuhkan pemahaman yang mendalam. Kamu bisa banget bergabung dengan jurusan Finance, karena jurusan ini berafiliasi dengan International Certification sehingga kamu berkesempatan mendapat pekerjaan lebih mudah. akreditasi serta networking dari BINUS UNIVERSITY, sudah gak perlu diragukan, sehingga kamu bisa yakin mendapat ilmu yang lebih dari sekedar coba coba main saham sendiri.

Demikian webinar BEVE 2022 hari ini, jangan lupa untuk ikuti terus kegiatan BEVE ini sampai 6 Februari  dan kunjungi booth booth yang ada di https://digivent.binus.ac.id/beve ya! See you!