Oleh : Mochammad Haldi Widianto

Pada artikel sebelumnya dicertikan bagaimana warga pedesaan dapat mendapatkan hasil tambahan dengan melakukan agrovoltaic pada lahan pertaniannya. Sekarang pertanyaan yang ada adalah berapa besar hasil listrik yang dapat dihasilkan oleh agrovoltaic ini. Perlu diingat banyak factor dalam memanen energi menggunakan solar panel seperti; intensitas matahari, radiasi, bentuk solar panel, efisiensi solar, dsb

Solar panel biasanya sudah ditentukan berapa besar menghasilkan listrik dalam satuan WP, jika solar sell memiliki 1WP, berarti dimungkinkan solar hanya dapat menghasilkan listrik sebesar 1 watt perjam, dan sebaliknya 100 WP sampai ke 1000WP

Beberapa negara bergantungkan pasokan listrik oleh Indonesia, seperti singapura. Biasanya menggunakan listrik sampai jutaan megawatt untuk kebutuhannya. Negara Indonesia sendiri dilakukan penyaluran listrik oleh PLN

Gambar 1 Pemanenan energi agrovoltaic

 

Kemiringan yang efektif biasa digunakan oleh solar panel adalah 10 hingga 30 derajat dan jarak antar baris 6 m.  Dengan menggunakan Empat panel berukuran 200×100 dipasang di atas satu sama lain. Dengan menggunakan posisi ini untuk beberapa lahan dapat membentuk sekitar 250 panel 400 Watt dengan harapan total yang bisa dibuat adalah 100 kilowatt. Maksimal Energi yang diharapkan dapat dihasilkan kisaran 100.000 KWH

 

Referensi:

https://agrovoltaics.com/index.php

https://www.iberdrola.com/innovation/agrovoltaics