Merepresentasi bunyi ke dalam karya desain

Oleh Ricky Pramudita Sumartono

  • Material and Colors in Visual Design

Dalam mata kuliah Material and Colors in Visual Design 2024 program studi Desain Komunikasi Visual membuat karya yaitu mengalihkan bentuk audio atau suara yang di visualisasikan pada bentuk karya. Semua mahasiswa diarahkan untuk membuat tugas dengan tujuan mata kuliah ini sebagai salah satu mata kuliah fundamental atau basic di jurusan DKV, mahasiswa dengan mengikuti proses yang dilakukan mahasiswa dilatih untuk memiliki kepekaan rasa terhadap warna, estetika atau bentuk dan komposisi visual ,Mahasiswa harus mencari dan menentukan bentuk suara audio apa yang akan di representasikan dalam bentuk tugas karya, dari pengajuan yang dipilih oleh mahasiswa di asistensikan dengan dosen pembimbing. Setelah audio didapatkan maka proses selanjutnya adalah menganalisis. Analisis ini dibutuhkan dengan cara mind maping, Sehingga didapat keyword sebagai acuan dalam membuat karya. Hasil akhirnya nanti mahasiswa membuat karya yang sesama mahasiswa tidak akan sama bentuk dan keputusan dalam hasil akhir karyanya, maka dalam tugas ini mahasiswa dituntut memiliki tanggung jawab tidak hanya membuat namun mampu untuk memaparkan hasil karyanya

 

 

Mind maping di atas merupakan pemaparan milik Annisa Rahmani Nurhidayah. Mahasiswi jurusan DKV BINUS Bandung angkatan 2024 ini menjelaskan secara runut data-data yang diperlukan dan menambahkan visual-visual yang bisa sebagai kata kunci untuk melanjutkan tugasnya. Pembaca bisa mengetahui kata kunci yang dipilih dan sebagai kata kunci pendukung untuk melanjutkan proses tugas  Sehingga terpilih lah dari hasil bimbingan

 

Ritme: Perbedaan tumpukan dari intensitas material yang disusun dari susuan tinggi ke rendah​

Points: Menggambarkan cutton bud yang digambarkan seperti tetesan air​

Proporsi:  Menggambarkan suara air yang berbeda-beda digambarkan dengan perbedaan ukuran lingkaran

selanjutnya proses yang di lakukan adalah Menggunakan cutton bud, karena bentuknya yang kecil dan tumpul seperti tetesan air serta  disusun dari susunan yang tinggi ke susunan yang rendah.  Cutton bud diletakan pada pola bulat seperti pusaran air yang menggambarkan penyusunan yang yang sedikit bergelombang dari suara air ada yang deras dan seperti tetesan yang disatukan dengan cutton lagi disekelilingnya menggambarkan aliran air sungai .Warna: Biru ke Biru muda dan hijau muda ke hijau tua karena memiliki makna sejuk, dingin, asri

Proses mendesain pada dasarnya hampir sama dari menentukan ide kreatif dan gagasan, namun hal tambahan yang perlu diperhatikan adalah desainer harus paham akan prinsip – prinsip desain karena setiap berkarya tentu memiliki masing – masing hirarkinya sesuai dengan kebutuhan untuk mendesain, diharapkan karya bisa memiliki nilai tambah Jika prinsip tersebut dilakukan, dalam melakukan proses mendesain