Moodboard Dalam Desain Kemasan

Oleh Ratna Amalia

Desain bukan hanya sebuah produk, tapi desain juga bisa didefinisikan sebagai proses. Agar konsumen dapat dipersuasi maka desainer harus menyiapkan serangkaian proses desain. Proses desain itu dimulai dari mencari data selengkap-lengkapnya, berdiskusi untuk mencari pendapat, melakukan brainstorming, membuat mindmap sebagai bagian pendalaman, dari mindmap bisa dipilih ke arah mana yang lebih cocok untuk menjawab permasalahan. Dari sekedar mindmap yang hanya berupa kata-kata lalu diterjemahan menggunakan moodboard untuk melihat tema, elemen, dan prinsip desain yang akan ada dalam kemasan.

Di atas merupakan contoh dari beberapa moodboard yang bisa digunakan dalam membuat sebuah desain kemasan. Tema warna bisa dilihat dari mayoritas warna yang hadir pada gambar-gambar tersebut. Ada pula jenis typeface, style, dan perwakilan image konsumen dihadirkan untuk memperkuat konsep kemasan. Bentuk atau bahan kemasan bisa dicantumkan dalam moodboard tetapi bisa juga diletakan terpisah jika ingin ditambahkan keterangan.

Empat moodboard berbeda dari beberapa mahasiswa DKV 2022
Sumber: pribadi

Sedangkan gambar-gambar di atas adalah beberapa karya yang dibuat oleh mahasiswa-mahasiswa DKV Binus Bandung angkatan 2022 dalam mata kuliah Surface Packaging Design. Project yang diberikan adalah redesign packaging UMKM. UMKM yang dipilih merupakan hasil pencarian mahasiswa. Setelah proses pencarian data dan analisis, mahasiswa menyajikan proses brainstorming, mindmaping, dan pembuatan moodboard. Terlihat moodboard tersebut mempunyai keanekaragaman karakter. Mulai dari klasik sampai modern style, dari yang berkesan anak-anak, remaja, sampai dengan dewasa. Color scheme yang disuguhkan berderet sehingga tone bisa terlihat jelas. Objek-objek yang akan dimasukan ke dalam kemasan dihadirkan dalam bentuk logo dan juga super grafis.

Moodboard bisa dipresentasikan dengan lebih menarik jika mengunakan bahan-bahan yang bertekstur misalnya kain, manik-manik dan lain sebagainya atau bisa juga dengan menggunakan penggayaan cut and paste yaitu menggunting dan menempelkan gambar pada papan/moodboard. Apapun penggayaannya, adanya moodboard pada proses desain kemasan dapat mempermudah audience untuk memahami konsep/jalan pikiran sang desainer.