Oleh = Mochammad Haldi Widianto

Startup Itu Apa sih?

Sebelum kita terlalu jauh membahas mengenai cara membuat startup. Ada baiknya kita mengenal apa itu startup. Karena secara penggunaan istilah masih sering tertukar-tukar dengan UKM atau UMKM. Meski bisa dibilang garis pembatas ketiga hal tersebut cukup tipis.

Startup adalah sebuah bentuk bisnis rintisan yang biasanya bergerak dibidang teknologi. Misalnya adalah startup ­e-commerce, startup fintech, atau startup game. Tidak hanya bergerak diranah website saja, namun dengan perkembangan teknologi sekarang, startup mulai merambah di aplikasi mobile yang tentu saja menjadi barang yang dipegang orang sehari-hari.

Berkembangnya istilah startup sebenarnya bukan baru-baru saja, namun sudah sejak lama setelah domain dot com mulai dikenal masyarakat. Dan semakin menjamur sejak akhir tahun 90-an meski sebenarnya startup sebenarnya adalah kata lain dari “bisnis rintisan”. Namun karena bersamaan datang dengan teknologi internet dan website kala itu, keduanya makin dikenal sebagai sebuah perpaduan.

Menyusun Ide Kreatif

Cara membuat startup paling dasar adalah menyusun ide kreatif. Ide mengenai bentuk produk atau jasa yang akan dibuat baiknya disusun dalam sebuah corat-coret sederhana. Menyusun ide paling mudah adalah dengan cara menuliskan premis-premis terkait ide tersebut pada secarik kertas, dan menyusunnya dalam sebuah bisnis plan.

Meski hampir tidak ada sebuah ide yang baru dan betul-betul segar, namun setidaknya startup yang akan dibuat harus mampu menyelesaikan sebuah permasalahan yang dialami masyarakat. Dan mengingat perkembangan teknologi semakin pesat, begitu juga dengan masalah-masalah baru yang akan muncul. Disinilah peran startup hadir, dengan membantu memberikan alternatif baru untuk menyelesaikan masalah, jika memang produk serupa telah ada sebelumnya ditempat lain namun kurang memberi solusi.

Carilah Masalah Yang Anda Temui & Rasakan Sehari – hari

Pada dasarnya, perusahaan startup adalah sebuah perusahaan yang menggunakan teknologi untuk menyelesaikan masalah yang ditemui di masyarakat sehari – hari. Oleh karena itu, anda dapat memulai memikirkan konsep startup anda dari apa yang anda rasa ‘masalah’ dan butuh diselesaikan dengan bantuan teknologi.

Contohnya Travis Kalanick dan Garrett Camp menciptakan Aplikasi Uber karena mereka kesulitan untuk memesan taksi. Mereka meyakini itu adalah sebuah masalah yang sering ditemui di masyarakat sehari – hari.

Carilah Co-Founder Dari Lingkungan Anda Terlebih Dahulu

Setelah memiliki ide, carilah seseorang untuk membangun startup bersama anda. Hal ini sangat penting di fase awal membangun sebuah startup saat dibangun dari 0 (nol) karena anda tidak dapat menjalankan dengan sendirian. Anda dapat mencari seorang co-founder atau wakil anda dari lingkungan terdekat anda terlebih dahulu. Bisa dari teman hingga seseorang yang anda ketahui saat bertemu di sebuah event startup.

Gambar 1. Startup building

Referensi:

  1. https://www.domainesia.com/tips/3-cara-membuat-startup-sederhana/
  2. https://cohive.space/blogs/5-cara-membuat-startup-dari-ide-sederhana/