People Innovation Excellence
 

Penulisan Gelar Akademik: Pakai Tanda Baca Titik atau Tidak?

Akhir-akhir ini penulis mendapatkan pertanyaan mengenai penggunaan tanda baca titik. Khususnya dalam penulisan gelar akademik. Ternyata di lingkungan akademik saat ini ada perbedaan pendapat mengenai pemahaman penggunaan tanda baca tersebut. Ada yang menyatakan harus pakai titik dan ada yang mengatakan boleh tidak pakai titik. Untuk memperjelasnya, berikut ini akan dipaparkan secara singkat penggunaannya yang tepat. Sebenarnya, penulisan gelar akademik sudah diatur dalam Permenristekdikti tahun 2018 Nomor 59 Bab III Pasal 20 tentang gelar dan tata cara penulisan gelar sebagai berikut.

Gelar dan tata cara penulisan Gelar untuk lulusan pendidikan akademik, pendidikan vokasi, pendidikan profesi, dan pendidikan spesialis terdiri atas:

  1. ahli pratama, ditulis di belakang nama lulusan program diploma satu, dengan mencantumkan huruf “A.P.” dan diikuti dengan inisial pohon dalam rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi atau inisial nama program studi;
  2. ahli muda, ditulis di belakang nama lulusan program diploma dua, dengan mencantumkan huruf “A.M.” dan diikuti dengan inisial pohon dalam rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi atau inisial nama program studi;
  3. ahli madya, ditulis di belakang nama lulusan program diploma tiga, dengan mencantumkan huruf “A.Md.” dan diikuti dengan inisial pohon dalam rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi atau inisial nama program studi;
  4. sarjana, ditulis di belakang nama lulusan program sarjana dengan mencantumkan huruf “S.” dan diikuti dengan inisial pohon dalam rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi atau inisial nama program studi;
  5. sarjana terapan, ditulis di belakang nama lulusan program diploma empat dengan mencantumkan huruf “S.Tr.” dan diikuti dengan inisial pohon dalam rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi atau inisial nama program studi;
  6. magister, ditulis di belakang nama lulusan program magister, dengan mencantumkan huruf “M.” dan diikuti dengan inisial pohon dalam rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi atau inisial nama program studi;
  7. magister terapan, ditulis di belakang nama lulusan program magister terapan, dengan mencantumkan huruf “M.Tr.” dan diikuti dengan inisial pohon dalam rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi atau inisial nama program studi;
  8. doktor, ditulis di depan nama lulusan program doktor, dengan mencantumkan huruf “Dr.”;
  9. doktor terapan, ditulis di didepan nama lulusan program doktor terapan, dengan mencantumkan huruf “Dr.Tr.”;
  10. Gelar untuk lulusan pendidikan spesialis ditulis di belakang nama yang berhak dengan mencantumkan huruf “Sp.” diikuti dengan inisial pohon dalam rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi atau inisial nama program studi; dan
  11. Gelar untuk lulusan pendidikan profesi ditulis di depan atau di belakang nama yang berhak dengan mencantumkan inisial sebutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Artinya penulisan gelar akademik harus menggunakan tanda baca titik. Berikut ini contoh penerapannya. Misalkan penulisan gelar Gamal Kusuma Zamahsari, S.Pd., M.Pd. antara nama dan gelar; antara gelar dan gelar selantunya dipisahkan dengan tanda koma (,). Tanda titik digunakan untuk menandai gelar masing-masing dan harus diakhiri dengan tanda titik pula. Sesuai jabaran pada poin (f) di atas: magister, ditulis di belakang nama lulusan program magister, dengan mencantumkan huruf “M.” dan diikuti dengan inisial pohon dalam rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi atau inisial nama program studi; untuk contoh tersebut di tulis S. Pd., M.Pd. Gelar S (sarjana) dan M (magister) diikuti rumpun ilmu pengetahuannya yaitu Pd (pendidikan). Demikian penjelasan dari penulis semoga memberikan informasi yang bermanfaat.

Sumber Rujukan

Permenristekdikti. 2018. Nomor 59 Bab III Pasal 20 Tentang Gelar Dan Tata Cara Penulisan Gelar


Published at :
Written By
Gamal Kusuma Zamahsari
Dosen Bahasa Indonesia | BINUS Malang
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close