BINUS DKV MALANG

Lazslo Moholy Nagy

Lazslo Moholy Nagy

Lahir pada tanggal 20 Juli, 1895, Laszlo ingin menjadi seorang penulis dan saat ia masih sekolah beberapa puisinya diterbitkan di “the Szeged newspapers”.tetapi saat ia lulus di 1913, Guszti bacsi mendukung dia untuk memulai studinya di sekolah hukum di Budapest. Ia pindah ke ibu kota bersama dengan ibu dan saudara laki-lakinya. Perang dunia 1 membuat studi hukum Laszlo tidak dapat diselesaikan.

Laszlo Moholy-Nagy adalah seorang desainer, pelukis, fotografer dan guru seni berkebangsaan Hongaria, yang visinya tentang seni nonrepresentasional yang terdiri dari dasar-dasar visual muri seperti warna, tekstur, cahaya, dan keseimbangan bentuk sangat berpengaruh dalam seni rupa dan seni terapan pada pertengahan abad ke-20. Ia juga dikenal karena pendekatan orisinalnya terhadap pendidikan seni.

Moholy-Nagy bertugas sebagai perwira artileri di angkatan darat Kekaisaran Austria-Hongaria pada saat Perang Dunia Pertama di tahun 1915, selama masa itu ia membuat sketsa dan cat air. Pengalaman perang merupakan sesuatu yang tidak Ia sukai. Jempol kirinya terluka parah setelah terkena ledakan artileri. Setelah Perang Dunia Pertama usai dan Ia diberhentikan dari militer pada tahun 1918, ia mengikuti kelas seni dan mempelajari para maestro lama, khususnya Rembrandt, serta karya-karya Paul Cezanne, Vincent van Gogh, dan praktisi Kubisme dan Futurisme. Ia menjalin hubungan dekat dengan Magyar Aktivizmus (Aktivisme Hongaria), gerakan seni avant-garde dan anti-militer yang berpengaruh.

Moholy-Nagy mengajar di sekolah seni Bauhaus di Weimar dan Dessau dari tahun 1923 hingga 1928, memelopori seri Buku Bauhaus bersama Walter Gropius, dan berkolaborasi dengan desainer Herbert Bayer dalam tipografi untuk bahan-bahan Bauhaus. Ia terus melukis, menerbitkan litograf (gambar pada potongan logam), dan membuat montase foto, mengumpulkan bahan-bahan dari majalah dan surat kabar, lalu menyusunnya kembali dalam kombinasi yang mengejutkan. Fotografi mengambil peran yang semakin penting baginya saat ia merangkul “visi barunya”, sebuah sarana kekuatan ekspresif melalui foto-foto yang diambil dari perspektif yang tidak konvensional. Pada tahun 1930, ia bertemu dengan seniman Hilla Rebay, penasihat Solomon R. Guggenheim, yang mengumpulkan karyanya secara mendalam untuk koleksi seni abstrak dan non objektif Guggenheim.

Pada tahun 1930, Moholy-Nagy membuat filmnya Light Play: Black-White-Gray, yang memamerkan pertunjukan cahaya kinetiknya Light Prop for an Electric Stage (1930). Di Berlin, tempat ia menetap pada tahun 1928 setelah meninggalkan Bauhaus, Moholy-Nagy beralih ke kegiatan artistik yang lebih komersial, termasuk desain iklan, tipografi, dan desain panggung. Pada musim dingin tahun 1931, ia bertemu dengan penulis Sibyl Pietzsch, yang menjadi istri keduanya. Pada tahun 1934, karena Nazi naik ke tampuk kekuasaan, Moholy-Nagy meninggalkan Berlin menuju Amsterdam; ia bekerja sama di sana dengan seniman dan arsitek De Stijl, bereksperimen dengan fotografi berwarna, dan sering mengadakan pameran serta memberi ceramah.

Ia berangkat ke Chicago pada tahun 1937 setelah diundang untuk menjadi direktur New Bauhaus: American School of Design, yang kini menjadi Institut Teknologi Illinois. Ia terus menekuni praktik artistiknya dalam berbagai media dan banyak memamerkan karyanya. Ia sangat tertarik dengan sifat transparan plexiglas, yang digunakannya untuk membuat Space Modulators, gabungan lukisan dan patung yang dicetak dengan tangan dan menghasilkan efek bayangan. Moholy-Nagy selalu mencari bahan dan metode baru dengan keyakinan kuat bahwa asimilasi seni, teknologi, dan pendidikan dapat menjadi alat penting untuk komunikasi dan penyebaran informasi. Karya-karyanya menggambarkan komitmennya terhadap Gesamtwerk (Karya seni yang menggunakan banyak bentuk), atau keseluruhan karya, yang ia cari sepanjang hidupnya.

Sumber:

e-arts-boston/cAWx8H4Iux7SJw?hl=en

 

 

 

Mario Simon, Andrew Yedija,  Aldora Hanasta, Jeremy Cornelius, Benjamin Judeahewi