Mengapa BINUS @Malang Adalah Pilihan Tepat untuk Calon UI/UX Designer
Bidang UI/UX Design merupakan salah satu karier paling menjanjikan di era digital, dan BINUS @Malang adalah kampus terbaik untuk memulai perjalanan tersebut melalui program Interactive Design and Technology.
Dengan kurikulum yang selalu relevan dengan kebutuhan industri dan fasilitas modern, mahasiswa memiliki kesempatan besar untuk berkembang menjadi desainer profesional yang mampu menjembatani kebutuhan pengguna dengan solusi teknologi.
Perkembangan teknologi menuntut mahasiswa tidak hanya menguasai estetika, tetapi juga logika interaksi. BINUS @Malang menghadirkan pembelajaran berbasis proyek yang memungkinkan mahasiswa jurusan Interactive Design and Technology untuk langsung menerapkan ilmu desain mereka secara praktis.
Kurikulum Interactive Design and Technology yang Sesuai Industri
Kurikulum jurusan Interactive Design and Technology di BINUS @Malang dirancang untuk memenuhi tuntutan pasar kreatif modern. Mahasiswa tidak hanya belajar menggambar antarmuka, tetapi memahami pengalaman pengguna secara menyeluruh.
Materi yang diajarkan mencakup:
- Design Fundamentals & Visual Communication: Memahami prinsip dasar desain, tipografi, dan warna.
- User Experience (UX) Research: Melakukan riset pengguna untuk menemukan masalah dan solusi yang tepat.
- User Interface (UI) Design: Merancang antarmuka aplikasi mobile dan website yang estetis dan fungsional.
- Human-Computer Interaction (HCI): Mempelajari bagaimana manusia berinteraksi dengan teknologi.
- Creative Coding: Dasar pemrograman (HTML/CSS) untuk memahami batasan teknis desain.
- Prototyping & Usability Testing: Menguji rancangan desain kepada pengguna asli.
Mahasiswa akan dipersiapkan untuk menghadapi berbagai tantangan dalam menciptakan produk digital yang user-friendly.
Proyek Industri Setiap Semester
Salah satu keunggulan BINUS adalah sistem pembelajaran berbasis proyek nyata. Mahasiswa Interactive Design and Technology mengerjakan proyek desain yang relevan setiap semester, sehingga mereka memahami alur kerja desainer profesional:
- Design Thinking Process: Dari tahap empathize hingga testing.
- Kolaborasi Tim: Bekerja sama dengan mahasiswa teknik (developer) layaknya di lingkungan kerja startup.
- Integrasi Teknologi: Merancang solusi desain untuk teknologi terbaru.
- Presentasi Karya: Mempresentasikan hasil desain (pitching) kepada dosen dan praktisi industri.
Pengalaman ini sangat berharga untuk membangun portofolio desain (Behance/Dribbble) yang kuat.
Tools Desain Standar Industri yang Dipelajari
Mahasiswa dibekali kemampuan menggunakan tools yang sama persis dengan yang dipakai di perusahaan teknologi besar dan design agency. Ini termasuk:
- Figma: Tool utama untuk merancang User Interface (UI) dan User Experience (UX) serta kolaborasi tim.
- Adobe Creative Cloud: Photoshop dan Illustrator untuk pembuatan aset grafis pendukung.
- Prototyping Tools: Menggunakan berbagai software untuk membuat simulasi interaksi yang nyata.
- Visual Studio Code: Dasar pemahaman kode (Front-End) untuk kolaborasi yang lebih baik dengan developer.
Komunitas Kreatif yang Aktif
Lingkungan kampus yang mendukung sangat penting bagi calon desainer. Komunitas di BINUS @Malang sangat aktif membantu mahasiswa berkembang:
- Komunitas UI/UX: Wadah diskusi tren desain terbaru.
- Komunitas Art & Photography: Mengasah kepekaan visual.
- Komunitas Web & Mobile Development: Tempat berkolaborasi dengan para developer.
Komunitas ini rutin mengadakan workshop desain, bedah portofolio, dan sharing session.
Peluang Karier Luas bagi Lulusan Interactive Design and Technology
Setelah lulus, mahasiswa memiliki peluang besar untuk bekerja di berbagai sektor industri kreatif dan teknologi:
- UI/UX Designer di Tech Giant atau Startup.
- Product Designer di perusahaan berbasis produk digital.
- Interaction Designer di Software House.
- UX Researcher di perusahaan E-commerce.
- Web Designer di berbagai agensi digital.
Kesimpulan
Jurusan Interactive Design and Technology di BINUS @Malang merupakan pilihan ideal bagi calon UI/UX Designer karena menawarkan lingkungan belajar modern, kurikulum yang relevan, dan peluang industri yang luas. Mahasiswa dapat membangun portofolio desain yang solid dan siap bersaing di industri kreatif global.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q: Apakah harus jago menggambar manual sebelum masuk jurusan ini? A: Tidak wajib. Yang terpenting adalah pola pikir kreatif dan pemecahan masalah, karena kemampuan visual digital akan diajarkan dari dasar.
Q: Apakah jurusan ini belajar coding? A: Ya, dipelajari dasar-dasarnya (seperti HTML/CSS) agar desainer memahami cara kerja website atau aplikasi, sehingga desain yang dibuat bisa diimplementasikan dengan baik oleh developer.
Q: Apakah tools desain seperti Figma diajarkan? A: Tentu, Figma dan tools industri lainnya menjadi makanan sehari-hari dalam perkuliahan.
Q: Bagaimana peluang kerjanya? A: Sangat besar, karena hampir semua perusahaan saat ini membutuhkan UI/UX Designer untuk mengembangkan aplikasi atau website mereka.
Comments :