People Innovation Excellence
 

Startup Harus Mengetahui Niche Market

Dalam pembelajaran di saat kuliah, sebagai mahasiswa kelas Digital Business Innovation pasti pernah memiliki tugas untuk mengetahui perkembangan pasar.

Untuk mendapatkan keuntungan yang banyak dari bisnis atau usaha, kamu harus mengetahui banyak cara yang dapat kamu gunakan, salah satu caranya adalah dengan menentukan niche market.

Sebelumnya kamu pasti tau dengan merk-merk kecap seperti Bango, Sedap, ABC, dan banyak merk terkenal lain. Tetapi tahukan kamu banyak merk kecap dipulau jawa yang tidak terkenal tetapi tetap profit dan survive meskipun produk mereka tidak pernah terdengar di telinga kita. Sebuah merk seperti kecap Cap Tawon dari Madiun, kecap Cap Laron dari Tuban, dan kecap Cap Semar dari bojonegoro. Yang jadi pertanyaan adalah mengapa merk-merk tersebut tidak ingin meningkatkan produksi dan penjualan mereka seperti kecap Bango dan merk kecap terkenal lain?

Jawabanya adalah karena kebanyakan dari mereka merupakan bisnis keluarga atau UMKM. Kemampuan produksi, distribusi, dan budget mereka tidak sebesar Big Players seperti Bango, Sedap, ataupun ABC.  Dan yang paling penting adalah mereka cukup profit untuk menentukan Niche Market.

Mahasiswa Bisnis Harus tau tentang ini!

Niche Market adalah bagian dari industri yang memiliki target pasar dan konsumen yang spesifik. Kembali ke pertanyaan, kenapa startup harus mengetahui Niche Market. Sebagai sebuah usaha baru yang baru dimulai, startup memiliki sumber atau resources yang terbatas. Dengan sumber daya yang terbatas ini alangkah baiknya apabila menyasar ke Niche Market yang terlihat lebih aman dan memungkinkan untuk mendapat keuntungan yang optimal.

Namun, untuk memilih Niche Market yang kamu inginkan, kamu perlu melakukan beberapa langkah untuk mendapatkan hasil terbaik. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mencari lokasi yang potensial
  2. Lakukan riset pasar
  3. Uji coba produk terhadap niche market

Dengan kata lain, menjalankan bisnis dengan sasaran niche market akan lebih mudah jika kamu melayani konsumen dan tahu tentang permasalahan atau kebutuhan apa yang ada di lapangan.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close