People Innovation Excellence
 

Penggunaan Software R pada Regresi Gamma Multivariat

Banyak fenomena yang menyatakan hubungan antara variabel respon dengan variabel prediktor. Untuk menguji dan memodelkan hubungan antar variabel tersebut dapat menggunakan analisis regresi. Salah satu jenis analisis regresi yang distribusi error nya membentuk suatu pola adalah regresi non-linier. Regresi gamma multivariat merupakan salah satu jenis regresi nonlinier dengan variabel respon mengikuti distribusi gamma multivariat, dan regresi ini merupakan pengembangan dari Trivariate Gamma Regression yang telah dikaji oleh Anita Rahayu, dkk (2019) dan penelitiannya telah dipublikasikan pada IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering 546 (2019) 052062.

Model regresi gamma multivariat diterapkan untuk memodelkan indeks dimensi pembangunan manusia yang meliputi indeks umur harapan hidup, indeks pendidikan, dan indeks pengeluaran terhadap lima variabel prediktor yang meliputi persentase rumah tangga yang memiliki fasilitas toilet pribadi, angka partisipasi murni sekolah, kepadatan penduduk, persentase penduduk miskin, dan tingkat pengangguran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan estimasi parameter dan pengujian hipotesis parameter secara serentak dan parsial, serta menentukan model regresi untuk faktor-faktor yang mempengaruhi indeks umur harapan hidup, indeks pendidikan, dan indeks pengeluaran menurut kabupaten/kota di Jawa. Estimasi parameter dapat diperoleh menggunakan Maximum Likelihood Estimation (MLE) yang dioptimalkan dengan iterasi numerik Berndt-Hall-Hall Hausman (BHHH). Pengujian hipotesis parameter secara serentak menggunakan Maximum Likelihood Ratio Test (MLRT) dan secara parsial menggunakan uji Wald. Penelitian ini menggunakan software R untuk mendapatkan nilai estimasi dan pengujian hipotesis parameter pada model regresi gamma multivariat. Hasil empiris menunjukkan bahwa pemodelan menggunakan beberapa variabel prediktor lebih masuk akal dibandingkan dengan model ketika hanya menggunakan satu variabel prediktor. Hasil penelitian ini telah ditulis oleh Anita Rahayu, dkk. (2020) dan dipublikasikan pada jurnal Symmetry, Vol. 12, No. 813, doi:10.3390/sym12050813.


Published at :
Written By
Dr. Anita Rahayu, S.Si., M.Si.
Faculty Member | Binus University - Computer Science Study Program @Malang
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close