Teknologi, Komunikasi, dan Google Duo

Oleh : Elizabeth Paskahlia Gunawan, S.Kom., M.Cs.

Kehadiran teknologi yang semakin pesat saat ini telah membawa para penggunanya merasakan kemudahan dan kenyamanan terutama dalam hal komunikasi. Jika kita kembali ke era sepuluh sampai dengan dua puluh tahun lalu, orang cenderung menggunakan surat dan telepon rumah untuk berkomunikasi. Kemudian, karena komunikasi dirasa begitu penting, maka lahirlah telepon genggam atau handphone yang dapat dibawa kemana-mana mulai dari handphone jadul yang berukuran cukup besar sampai dengan smartphone yang kian lama kian ramping. Tak hanya bentuk dan ukuran yang berbenah, tetapi juga kapasitas, fitur dan kegunaan smartphone pun ikut ter-upgrade.

Sentuhan teknologi yang dikolaborasikan dengan survey perilaku user berhasil me-make over aplikasi smartphone sehingga dapat menjawab kebutuhan komunikasi penggunanya. Tak heran, aplikasi-aplikasi seperti Skype, BBM, WhatsApp, Messenger, LINE, Google Duo dan berbagai aplikasi lainya yang menawarkan fitur panggilan video pun banyak diminati orang. Hal yang mengejutkan adalah aplikasi Google Duo yang diluncurkan bersama dengan aplikasi perpesanan Allo di konferensi developer Google I/O pada 2016, telah diunduh 1 miliar kali dari Play Store menurut laporan Android Police pada 22 Desember 2018 lalu. Tak perlu waktu lama, aplikasi yang resmi diperkenalkan di Indonesia pada 16 Agustus 2018 ini tercatat telah diunduh 500 juta kali sekitar enam bulan yang lalu. Berdasarkan data dari Google YouGov survey pada Juli 2016, 19 persen netizen yang berusia 18 tahun ke atas di Indonesia gemar melakukan video call dari smartphone setiap harinya. Hanya saja, 81 persen di antaranya mengungkap bahwa koneksi internet tidak stabil, sementara 25 persen mengaku pengalaman video call belum maksimal saat dilakukan dari perangkat yang berbeda.

Sebagai salah satu aplikasi yang memudahkan user berkomunikasi, Google Duo dapat dikatakan menjadi primadona saat ini karena beberapa fitur unggulan yang ditawarkannya. Layanan komunikasi yang diklaim cerdas dan disokong oleh teknologi Artificial Intelligence (AI) milik Google ini dirancang untuk memberikan kemudahan, yaitu dengan mendaftarkan nomor telepon, pengguna layanan ini dapat menghubungi orang-orang di daftar kontak dengan membuka video call tanpa membuat akun terpisah. Sebagai simple interface yang dapat digunakan pada smartphone Android, iOS serta tablet, Google Duo diklaim memiliki koneksi yang cepat dan praktis meski berjalan dengan koneksi jaringan yang lambat. Seperti yang disampaikan oleh pihak Google Indonesia bahwa kualitas panggilan akan mengikuti perubahan jaringan, dan saat bandwidth terbatas, Duo akan secara otomatis mengurangi resolusi gambar agar panggilan tetap mulus. Duo juga bisa secara otomatis beralih dari Wi-Fi ke jaringan ponsel (dan sebaliknya) tanpa memutus panggilan. Keunggulan lainnya adalah Duo hadir dengan desain yang ‘ramah’ dan begitu efisien. Dengan memanfaatkan fitur ‘Knock Knock‘, pengguna layanan ini dapat melihat penelepon sebelum pengguna menjawab panggilan. Duo juga memungkinkan penggunanya untuk meninggalkan pesan video untuk orang-orang yang hendak dihubungi. Selain itu, semua panggilan di aplikasi Duo dienkripsi dari awal hingga akhir (end-to-endencrypted) sehingga privasi dan keamanan user dapat tetap terjamin.

Referensi =

https://www.androidpolice.com/2018/12/22/google-duo-reaches-1-billion-downloads-on-the-play-store/

https://www.liputan6.com/tekno/read/3856763/google-duo-diunduh-1-miliar-kali-di-play-store

https://www.apkmirror.com/apk/google-inc/duo-by-google/