Mimpi adalah sesuatu yang biasanya kita alami saat tidur, umumnya ketika memasuki tahap tidur REM, meskipun tidak selalu demikian. Dalam mimpi, kamu bisa melihat berbagai hal, seperti seseorang yang kamu temui hari itu, gagasan yang hanya pernah kamu bayangkan, atau pengalaman masa lalu yang bahkan sudah kamu lupakan. Namun, banyak orang bertanya-tanya tentang arti mimpi mereka: apakah mimpi memang memiliki makna?

Sejumlah ahli teori telah mengemukakan pandangan mereka tentang makna mimpi. Sigmund Freud, misalnya, berpendapat bahwa mimpi merupakan pemenuhan keinginan, yaitu perwujudan hasrat yang terpendam dan keinginan bawah sadar yang akhirnya dapat diwujudkan di dalam mimpi (McLeod, 2024). Di sisi lain, Carl Jung meyakini bahwa mimpi merupakan pesan yang berasal langsung dari pikiran. Menurutnya, simbolisme dalam mimpi memiliki makna yang hanya dapat dipahami di dalam konteks mimpi itu sendiri, dan berbeda dari bahasa yang kita gunakan ketika terjaga (Hurd & Hurd, 2023).

Saat ini, kamu dapat menemukan berbagai tafsir mimpi di internet. Misalnya, bermimpi terjatuh konon berarti kamu merasa kehilangan kendali; bermimpi terlambat berarti kamu takut kehilangan kesempatan; sedangkan bermimpi terbang berarti kamu menginginkan kebebasan dan petualangan (Noble, 2025). Namun, coba pikirkan pertanyaan ini: apa arti “terbang” bagimu? Lalu, apa arti “terbang” bagi temanmu? Apakah kalian memaknainya dengan cara yang sama, atau justru berbeda?

Itulah hal menarik tentang mimpi. Makna mimpi tidak mudah diuraikan. Bahkan, para ilmuwan masih kesulitan memahami apa sebenarnya mimpi itu dan mengapa kita bermimpi. Membaca tafsir mimpi di majalah atau artikel daring memang menyenangkan, tetapi makna mimpi pada akhirnya bersifat subjektif dan bergantung pada penafsiran masing-masing. Simbol yang sama bisa memiliki arti berbeda bagi setiap orang. Seseorang yang hidup bersama anjing mungkin menganggap anjing sebagai simbol persahabatan, sedangkan seseorang yang pernah dikejar anjing mungkin menganggapnya sebagai simbol agresi. Jadi, ketika keduanya bermimpi tentang anjing, mimpi itu bisa memiliki makna berbeda meskipun simbolnya sama. Pada akhirnya, pengalaman pribadi menentukan makna simbol tersebut bagi seseorang. Terkadang, mimpi bahkan tidak memiliki simbolisme apa pun dan maknanya sesederhana yang terlihat. Bermimpi mengelus kucing? Bisa jadi itu hanya berarti kamu menyukai kucing, tidak lebih dari itu.

Mimpi masih menjadi misteri besar bagi para ilmuwan. Mereka baru dapat mengajukan teori tentang makna mimpi dan alasan kita bermimpi. Jika para ilmuwan sendiri belum dapat memahaminya secara menyeluruh, siapa yang berhak menentukan arti hal-hal yang muncul dalam mimpimu? Makna mimpi berkaitan dengan cara kamu sendiri menafsirkannya. Kamulah yang membentuk makna mimpimu, sebagaimana orang lain membentuk makna mimpi mereka sendiri—bukan artikel online yang memberi tahu apa arti setiap hal dalam mimpi.

 

Referensi:

Hurd, R., & Hurd, R. (2023, December 4). The Dream Theories of Carl Jung | Dream Studies Portal. Dream Studies Portal | Dream Research, Lucid Dreaming, and Consciousness Studies. https://dreamstudies.org/carl-jung-dream-interpretation/

McLeod, S. (2024). Sigmund Freud Dream Theory. Simply Psychology. https://www.simplypsychology.org/sigmund-freud-dream-theory.html

Noble, A. (2025, February 24). 18 Common dream Interpretations and What they Actually Mean. Vogue. https://www.vogue.com/article/dream-interpretations