FAQ

Apakah prospek karier Public Relations masih relevan di era AI dan digital?

Justru kompetensi komunikasi semakin penting di era digital dan AI. Teknologi dapat membantu menghasilkan dan menyebarkan informasi, tetapi organisasi tetap membutuhkan tenaga profesional yang mampu menyusun strategi komunikasi, memahami publik, membangun reputasi, mengelola krisis, memperkuat brand, dan menjaga hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan. Karena itu, kompetensi PR yang dipadukan dengan kemampuan digital menjadi salah satu kombinasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Apakah ada kesempatan untuk belajar di luar negeri?

Ada! Mahasiswa Public Relations memiliki kesempatan mengikuti program Enrichment pada semester 6 dan 7, termasuk memilih track Study Abroad sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui program ini, mahasiswa dapat merasakan pengalaman belajar dan budaya internasional di berbagai negara. Beberapa mahasiswa Public Relations telah mendapatkan pengalaman belajar seperti di Korea Selatan, Jepang, Swedia, dan Australia.

Apakah ada kesempatan belajar di kampus BINUS lainnya?

Ada. Binus @Malang memiliki program Mobility ke Kampus BINUS @Greater Jakarta & BINUS @Bandung mulai Semester 4, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman akademik di lingkungan kampus BINUS lainnya, sesuai ketentuan program yang berlaku.

Apakah lulusan Public Relations hanya bisa bekerja di perusahaan?

Tidak. Mayoritas lulusan PR memang bekerja di perusahaan, mulai dari perusahaan swasta, pemerintahan, media, agensi komunikasi/konsultan/digital/periklanan, organisasi non-profit, startup, dan lain sebagainya. Namun kompetensi PR sangat luas sehingga lulusan PR juga dapat membangun bisnis, brand, produk, atau jasa konsultasi komunikasi sendiri.

Apa yang membedakan Public Relations BINUS @Malang dengan program studi lainnya?

Program Studi Public Relations BINUS @Malang merupakan satu-satunya program studi Humas di Jawa Timur yang telah meraih akreditasi nasional LAMSPAK dan akreditasi internasional FIBAA. Selain itu, tersedia program streaming Digital Public Relations yang menggabungkan teori komunikasi dengan praktik industri berbasis teknologi dan media digital, melalui mata kuliah seperti Digital Platform Strategies & Analytics, SEM & SEO Management, Global Branding Strategy, Creative Advertising, dan Event Management.

Apakah harus jago Public Speaking dulu untuk masuk Public Relations?

Tidak harus! Justru Program Studi Public Relations menjadi tempat untuk mengasah kemampuan tersebut. Mahasiswa akan dilatih secara bertahap melalui berbagai kegiatan seperti presentasi, diskusi, praktik komunikasi, hingga pengelolaan event, sehingga kemampuan berbicara dan rasa percaya diri dapat berkembang seiring proses perkuliahan. Jadi, tidak perlu sudah pintar bicara sejak awal—yang penting berani mencoba, mau belajar, dan terus berkembang.

Setelah lulus, bisa bekerja sebagai apa?

Lulusan memiliki prospek karier yang cukup luas, antara lain sebagai:

  • Public Relations Executive
  • PR Consultant
  • Strategic Planner
  • Brand Strategist
  • Digital Strategist
  • Social Media Strategist
  • Client Relationship Executive
  • Marketing Communication Executive
  • Corporate Communication
  • Sustainability Program Specialist
  • Spokesperson
  • Communication Specialist.

Apa yang dipelajari di Program Studi Public Relations?

Program Studi Public Relations (PR) memadukan teori dan praktik dalam memelihara citra dan reputasi positif suatu produk, individu, organisasi, maupun perusahaan melalui kegiatan digital marketing, komunikasi korporasi, dan branding.