Movement Meets Matcha – Belajar Public Relations Lewat Event Management

Public Relations sering kali identik dengan kemampuan berbicara dan membangun komunikasi. Padahal, peran seorang praktisi PR jauh lebih luas, termasuk mengelola hubungan dengan stakeholder, membangun kolaborasi, serta merancang pengalaman yang berkesan bagi audiens. Melalui mata kuliah Event Management, mahasiswa Program Studi Public Relations BINUS University @Malang mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan tersebut melalui penyelenggaraan Movement Meets Matcha.
Movement Meets Matcha merupakan sebuah lifestyle event yang diselenggarakan oleh Orlena Organizer, kelompok mahasiswa Public Relations BINUS @Malang yang terdiri dari Jovan Julian, Jessica Bella, Aline Sampurna, Vanesa Priyanto, dan Christie Madline. Acara yang dilaksanakan pada 10 Mei 2026 di rooftop Ascent Hotel & Cafe Malang ini menghadirkan konsep yang menggabungkan aktivitas wellness, lifestyle, dan pengalaman interaktif dalam satu rangkaian kegiatan. Acara tersebut dihadiri oleh 30 peserta dan melibatkan kolaborasi dengan lebih dari 14 brand dari berbagai industri, mulai dari beauty, wellness, hospitality, hingga creative industry.
Dari Teori ke Praktik Melalui Event Management
Sebagai bagian dari mata kuliah Event Management, mahasiswa tidak hanya diminta memahami konsep penyelenggaraan acara melalui teori di kelas. Mereka juga ditantang untuk merancang, mengelola, dan mengeksekusi event secara langsung layaknya event organizer profesional.
Melalui project ini, mahasiswa harus menyusun konsep acara, menentukan target audiens, menyusun strategi komunikasi, mencari sponsor, menjalin kerja sama dengan partner, hingga memastikan pengalaman peserta berjalan sesuai dengan tujuan yang telah dirancang. Seluruh proses tersebut merupakan bagian yang sangat dekat dengan praktik Public Relations di dunia kerja.
Penyelenggaraan Movement Meets Matcha memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami bahwa Public Relations tidak hanya berbicara tentang publisitas. Dalam prosesnya, mereka belajar membangun hubungan dengan berbagai stakeholder yang terlibat dalam acara.
Ketika melakukan pendekatan kepada sponsor dan partner, mahasiswa mengasah kemampuan komunikasi profesional dan negosiasi. Saat berkoordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat, mereka belajar mengelola hubungan serta menjaga kepercayaan yang telah dibangun. Sementara itu, dalam merancang konsep acara, mahasiswa dituntut memahami kebutuhan dan preferensi audiens agar dapat menciptakan pengalaman yang relevan dan menarik.
Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa keberhasilan sebuah event tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang hadir, tetapi juga dari bagaimana hubungan dengan stakeholder dapat terbangun dan bagaimana pengalaman positif dapat dirasakan oleh audiens.
Pengalaman Belajar yang Relevan dengan Dunia Industri
Menurut Jovan Julian, salah satu anggota Orlena Organizer, pengalaman menjalankan Movement Meets Matcha membantu tim memahami bagaimana teori yang dipelajari selama perkuliahan dapat diterapkan secara nyata.
“Lewat event ini kami belajar bagaimana konsep dan teori yang dipelajari di kelas ternyata benar-benar dipakai saat menjalankan event secara langsung. Mulai dari komunikasi dengan sponsor, mengatur flow acara, sampai memastikan audience tetap menikmati keseluruhan experience yang sudah dirancang.”
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memahami dinamika industri komunikasi dan event yang sesungguhnya. Mereka tidak hanya belajar menyusun strategi, tetapi juga menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan kemampuan problem solving, kerja sama tim, dan komunikasi yang efektif.
Melalui Movement Meets Matcha, mahasiswa Public Relations BINUS @Malang memperoleh kesempatan untuk merasakan secara langsung bagaimana sebuah event dirancang, dikomunikasikan, dan dieksekusi dengan melibatkan berbagai stakeholder. Pengalaman ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang membantu mahasiswa memahami bahwa Public Relations tidak hanya dipelajari melalui teori, tetapi juga melalui praktik nyata yang relevan dengan kebutuhan industri.
Pendekatan pembelajaran seperti inilah yang terus dikembangkan di Program Studi Public Relations BINUS @Malang. Dengan mengombinasikan teori, project-based learning, dan pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kompetensi komunikasi strategis yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia profesional di masa depan.
Penulis:
Serafine Celine Onggowidagdo (Binusian 2028)
Comments :