Lebih dari sekadar proyek dokumentasi artistik, program Rekam Maestro yang diinisiasi oleh Bhekti Setyowibowo, S.Ikom., M.Si., dari Digital Communications BINUS @ Malang merupakan wujud nyata kontribusi nyata akademisi dalam kerangka pembangunan global yang berkelanjutan. Dengan memadukan metodologi penelitian berbasis media digital, inisiatif ini tidak hanya berupaya mengabadikan sejarah, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam standar akademik dan edukasi yang relevan di tingkat internasional. Langkah strategis ini menempatkan pelestarian warisan budaya sebagai bagian tak terpisahkan dari pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Bhekti Setyowibowo, S.Ikom., M.Si., dan Tim

Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11: Sustainable Cities and Communities. Pada target 11.4, dunia didorong untuk memperkuat upaya perlindungan dan pelestarian warisan budaya serta warisan alam. Dokumentasi terhadap maestro seni tradisi menjadi salah satu langkah konkret dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya tak benda yang selama ini hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Selain itu, program Rekam Maestro turut mendukung SDG 4: Quality Education. Film dokumenter dan buku yang dihasilkan nantinya dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar, referensi akademik, dan media edukasi budaya bagi mahasiswa, peneliti, komunitas seni, maupun masyarakat umum. Dengan demikian, pengetahuan yang selama ini tersimpan dalam praktik dan pengalaman seorang maestro dapat diakses oleh lebih banyak orang.

Proses Dokumentasi

Kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan pelaku budaya dalam program ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab seniman, tetapi juga memerlukan dukungan berbagai pihak. Pendekatan multidisiplin yang menggabungkan budaya, pendidikan, penelitian, dan teknologi menjadi strategi penting untuk memastikan warisan budaya tetap relevan di era digital.

Keberhasilan meraih hibah Indonesia Raya sekaligus mempertegas komitmen BINUS @ Malang dalam mendorong kegiatan tridarma perguruan tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui penelitian, dokumentasi, dan produksi karya berbasis budaya lokal, kampus berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan identitas budaya Indonesia sekaligus memperkuat ekosistem pengetahuan yang berorientasi pada masa depan.

Diskusi bersama Maestro

Melalui program Rekam Maestro, kisah hidup dan dedikasi Ki Soleh Adi Pramono diharapkan dapat terus menginspirasi generasi muda untuk mengenal, menghargai, dan melestarikan Tari Topeng Malangan sebagai salah satu warisan budaya yang menjadi kebanggaan Indonesia.