Shrinkzy
Dosen : Roni Heryatno, S.E., MM
I. Introduction
Untuk ide bisnis kami, kami ingin menghadirkan pengalaman membuat gantungan kunci custom secara instan dan langsung di tempat. Kami melihat ada kebutuhan di kalangan mahasiswa yang menginginkan produk personal, cepat, dan mudah dibuat. Untuk memvalidasi asumsi tersebut, kami membuka booth di dua kegiatan utama BIFEST dan Expo di Balkon Lt. 4 BINUS. Melalui aktivitas ini, kami ingin mengetahui apakah konsep experience-based custom art benar-benar diminati, bagaimana respons pengguna secara langsung, serta apakah perilaku pembelian spontan mendukung model bisnis ini.
II. Target Audience Research
Kami memfokuskan validasi pada mahasiswa usia 17–25 tahun yang hadir di event kampus. Kelompok ini kami pilih karena mereka:
- cenderung melakukan pembelian spontan untuk produk kecil,
- menyukai item personal, unik, dan estetik,
- terbiasa dengan aktivitas kreatif dan visual,
- serta merupakan mayoritas pengunjung event
Selama dua hari expo, sekitar ±50 orang mengunjungi booth kami, dan 30 di antaranya melakukan proses pembuatan keychain. Angka ini cukup untuk memberikan gambaran awal mengenai ketertarikan pasar.
III. Validation Methods Employed
Untuk mengumpulkan data yang relevan, kami menggunakan dua metode utama:
1. Observasi langsung di booth
Pengunjung berinteraksi dengan layanan kami, melihat proses shrink, bertanya, dan memberikan reaksi spontan. Dari observasi ini, kami bisa memahami apa yang membuat mereka tertarik, bingung, atau ragu.
2. Google Form Feedback
Kami meminta pelanggan mengisi form evaluasi setelah mencoba layanan Shrinkyz. Form ini membantu kami mengumpulkan data kuantitatif (rating, motivasi pembelian) serta komentar kualitatif yang memberikan insight tentang kualitas produk dan pengalaman.
IV. Data and Insights
Dari total 31 responden, kami mendapatkan beberapa temuan penting:
1. Experience Rating Sangat Tinggi
- 9% memberi rating 5 untuk pengalaman membuat gantungan kunci.
- 6% memberi rating 5 untuk proses shrink.
2. Motivasi Pembelian
- Custom sesuai keinginan → 2%
- Iseng / spontan → 1%
- Experience membuat langsung → 2%
- Hadiah / kenang-kenangan → 9%
- Desain unik → 3%
Dari sini kami menyimpulkan bahwa customization + impulsive buying adalah pendorong terbesar pembelian.
3. Customer Behavior Insight
Dari observasi booth, kami menemukan pola bahwa:
Banyak pengunjung sebenarnya tertarik mencoba, namun bingung mau menggambar apa.
Ini menunjukkan bahwa mereka membutuhkan ide cepat atau template, bukan karena tidak ingin mencoba.
4. Product Quality Feedback
Mayoritas pelanggan memberikan komentar positif seperti:
- “Bagus”
- “Sudah bagus”
- “Aman”
- “Very good”
Catatan minor yang kami terima:
- pemotongan perlu lebih rapi,
- resin sebaiknya lebih kering,
- peralatan pemanas perlu ditingkatkan untuk konsistensi
V. Challenges Encountered
Selama proses validasi, kami menghadapi beberapa tantangan:
- Banyak pelanggan bingung menentukan desain → perlunya template
- Waktu pengerjaan meningkat saat booth ramai → perlu alur produksi yang lebih
- Hasil shrink tidak selalu konsisten di tiap operator → perlu standarisasi heating &
- Peralatan pemanas belum optimal → beberapa hasil sedikit melengkung sebelum
Tantangan ini memberikan gambaran nyata tentang aspek operasional yang harus diperbaiki.
VI. Actionable Outcomes
Berdasarkan hasil validasi, kami menyusun langkah-langkah pengembangan berikut:
- Menyediakan template desain agar pelanggan tidak bingung
- Meng-upgrade alat pemanas untuk hasil yang lebih
- Membuat alur produksi yang lebih efisien dengan pembagian tugas (cutting, sealing, heating).
- Menambahkan variasi produk seperti pin, charm HP, dan stiker
- Mengatur ulang layout booth agar interaksi dan antrean lebih
VII. Conclusion
Melalui proses market validation ini, kami belajar bahwa target pasar sangat menerima konsep Shrinkzy. Tingkat kepuasan pengguna tinggi, motivasi pembelian kuat, dan pengalaman langsung terbukti menjadi elemen utama yang membedakan Shrinkzy dari layanan custom lainnya. Tantangan yang muncul bersifat teknis dan dapat diatasi dengan perbaikan proses.
Secara keseluruhan, validasi ini meyakinkan kami bahwa Shrinkyz memiliki potensi berkelanjutan sebagai usaha kreatif di lingkungan kampus dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut.
Comments :