Source: https://www.testingxperts.com/blog/superapp

Software Development Life Cycle (SDLC) merupakan kerangka kerja sistematis dalam pengembangan perangkat lunak yang terdiri dari serangkaian tahapan terstruktur. Proses SDLC umumnya meliputi tahap planning, analysis, design, implementation, testing, deployment, dan maintenance. Setiap tahap memiliki peran penting, tetapi proses integrasi antara tahap planning hingga deployment menjadi kunci utama dalam menjamin kesuksesan proyek pengembangan perangkat lunak. Integrasi yang baik akan memastikan bahwa solusi yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan bisnis dan dapat diimplementasikan dengan lancar.

 

Tahap Planning

Tahap planning merupakan fondasi awal dari siklus pengembangan perangkat lunak. Di tahap ini, tim proyek menentukan ruang lingkup proyek, sumber daya, timeline, risiko, dan estimasi biaya. Tujuan utama dari planning adalah memahami kebutuhan bisnis secara menyeluruh dan memetakan langkah-langkah kerja secara strategis (Pressman & Maxim, 2020).

Integrasi dimulai dengan dokumentasi kebutuhan secara detail, termasuk perumusan tujuan dan identifikasi pemangku kepentingan. Hasil dari tahap ini menjadi acuan untuk analisis dan desain sistem, sehingga ketepatan informasi sangat penting agar tidak menimbulkan perubahan besar di tahap-tahap berikutnya.

 

Tahap Design dan Implementation

Setelah kebutuhan dikumpulkan dan dirumuskan, tahap design mulai merancang solusi teknis dari sistem. Ini termasuk arsitektur sistem, desain antarmuka, basis data, serta rencana pengujian. Di tahap ini, komunikasi antara analis bisnis, arsitek sistem, dan pengembang sangat krusial agar desain sesuai dengan hasil perencanaan awal (Sommerville, 2020).

Tahap implementation atau pengkodean dilakukan berdasarkan desain yang telah disepakati. Proses ini melibatkan integrasi antara kebutuhan yang telah dirumuskan dengan solusi teknis yang dibangun secara nyata. Praktik pengembangan modern seperti Agile dan DevOps mendorong pendekatan iteratif dan kolaboratif, memungkinkan feedback cepat dari pengguna untuk memperbaiki kekurangan sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya (Erich et al., 2021).

 

Tahap Testing dan Deployment

Setelah sistem selesai dikembangkan, tahap testing dilakukan untuk memastikan bahwa perangkat lunak bekerja sesuai dengan kebutuhan dan bebas dari kesalahan. Pengujian ini mencakup uji fungsional, performa, keamanan, dan kompatibilitas. Proses pengujian yang kuat menjembatani antara implementasi dan deployment untuk menjamin kualitas produk (IEEE, 2021).

Tahap deployment merupakan proses merilis perangkat lunak ke lingkungan produksi. Ini tidak hanya mencakup instalasi sistem, tetapi juga memastikan bahwa pengguna akhir siap menggunakan sistem tersebut melalui pelatihan, dokumentasi, dan dukungan awal. Otomatisasi deployment melalui Continuous Integration/Continuous Deployment (CI/CD) menjadi praktik umum untuk mempersingkat waktu dan mengurangi kesalahan dalam implementasi (Shahin et al., 2019).

 

Integrasi Antar Tahapan

Integrasi antar tahapan dalam SDLC menuntut koordinasi yang erat dan dokumentasi yang konsisten. Praktik DevOps telah membuktikan bagaimana kolaborasi lintas fungsi antara tim pengembang dan operasi mempercepat proses dari perencanaan hingga deployment, dengan tetap menjaga kualitas. Alat bantu seperti JIRA, GitLab, Jenkins, dan Docker membantu memperkuat alur kerja ini, mendukung automasi, pelacakan, dan kontrol versi yang efektif (Fitzgerald & Stol, 2020).

Integrasi dari tahap planning hingga deployment dalam SDLC memerlukan pendekatan yang kolaboratif, iteratif, dan terstruktur. Kunci keberhasilannya terletak pada komunikasi yang efektif, penggunaan metodologi modern seperti Agile dan DevOps, serta pemanfaatan teknologi automasi. Dengan manajemen integrasi yang baik, produk perangkat lunak dapat dikembangkan lebih cepat, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

 

Daftar Pustaka

  1. Pressman, R. S., & Maxim, B. R. (2020). Software Engineering: A Practitioner’s Approach (9th ed.). McGraw-Hill Education.
  2. Sommerville, I. (2020). Software Engineering (10th ed.). Pearson.
  3. Erich, F. M. A., Amrit, C., & Daneva, M. (2021). “DevOps Literature Review: An Analysis of Current Research and Future Trends.” Journal of Systems and Software, 170, 110736.
  4. IEEE. (2021). IEEE Standard for Software Testing and Documentation. Institute of Electrical and Electronics Engineers.
  5. Shahin, M., Ali Babar, M., & Zhu, L. (2019). “Continuous Integration, Delivery and Deployment: A Systematic Review on Approaches, Tools, Challenges and Practices.” IEEE Access, 7, 70149–70169.
  6. Fitzgerald, B., & Stol, K.-J. (2020). “Continuous Software Engineering: A Roadmap and Agenda.” Journal of Systems and Software, 157, 110395