Workshop Green Scape dan Charm O’Clock Hadirkan Aktivitas Kreatif Berkelanjutan di Hari Ketiga Breakthrough & Society Festival 2026
BEKASI, 14 Oktober 2026 – Menjaga bumi bisa dimulai dari ruang kecil dan karya sederhana. Pesan itu kembali diangkat BINUS @Bekasi pada hari ketiga Breakthrough & Society Festival (BreakSFest) 2026, Rabu kemarin, melalui dua sesi workshop di Multimedia Gallery Lantai 2, BINUS @Bekasi. Kegiatan yang terbuka untuk mahasiswa dan umum ini diikuti total 35 peserta.
Peserta workshop BreakSFest 2026 berfoto bersama
Setelah rangkaian workshop kreatif di hari kedua, hari ketiga BreakSFest 2026 kembali menghadirkan kegiatan praktik langsung yang sejalan dengan tema “What Will We Leave Behind?”. Peserta diajak membuat karya sendiri sambil memikirkan dampak pilihan dan kebiasaan mereka terhadap lingkungan.
Green Scape: Membuat Mini Ekosistem dalam Terrarium
Workshop pertama, Green Scape: Terrarium Workshop, berlangsung pukul 11.20–13.20 WIB dan diikuti 20 peserta. Sesi ini dipandu oleh Nicholas Fernandez, mahasiswa Psikologi. Peserta membuat terrarium mereka sendiri, yaitu mini ekosistem dalam wadah kaca yang disusun, lalu membawanya pulang sebagai ruang hijau pribadi.
Peserta menyusun terrarium pada workshop Green Scape
Melalui sesi ini, peserta belajar bahwa ekosistem kecil pun membutuhkan keseimbangan dan perawatan. Hal tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan memerlukan kepedulian yang konsisten.
Charm O’Clock: Merangkai Gantungan Tas Buatan Sendiri
Workshop kedua, Charm O’Clock: Bag Charm Workshop, berlangsung pukul 15.20–17.20 WIB dan diikuti 15 peserta. Peserta membuat gantungan tas (bag charm), sehingga setiap peserta pulang membawa karya dengan desain yang berbeda.
Peserta merangkai gantungan tas pada workshop Charm O’Clock
Peserta bebas menentukan desain sehingga setiap karya punya ciri khas masing-masing. Karya buatan tangan ini mengajak peserta menghargai barang yang dibuat sendiri dan menggunakannya dalam jangka panjang.
Kontribusi pada SDGs
Kedua workshop ini mendukung komitmen BINUS University dalam mengintegrasikan SDGs ke dalam kegiatan mahasiswa. Kontribusi tersebut meliputi:
- SDG 15 (Ekosistem Daratan): menumbuhkan kepedulian terhadap tanaman dan keseimbangan ekosistem melalui pembuatan terrarium.
- SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab): mengenalkan cara menghasilkan barang yang bernilai guna dan tahan lama melalui karya buatan tangan, sebagai alternatif dari konsumsi sekali pakai.
- SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): memperluas pembelajaran di luar kelas melalui pengalaman praktik yang menumbuhkan keterampilan baru.
Ruang Kecil, Dampak Berkelanjutan
BreakSFest merupakan festival tahunan BINUS @Bekasi yang menjadi wadah kreativitas, kolaborasi, dan aksi nyata generasi muda. Pada 2026, rangkaiannya mencakup kegiatan edukasi, workshop, kegiatan sukarela, kompetisi, dan rencana kegiatan bersih-bersih tempat ibadah di sekitar kampus pada 17 Oktober 2026.
Melalui workshop hari ketiga ini, BINUS @Bekasi mengajak generasi muda memulai kepedulian terhadap lingkungan dari hal-hal kecil di sekitar mereka, dari ruang hijau mini hingga karya yang dibuat dengan tangan sendiri.
Comments :