Bekasi, 8 April 2026 – BINUS @Bekasi kembali menghadirkan kegiatan inspiratif melalui seminar bertajuk How To Win a Business Case yang menghadirkan Edward Hartanto sebagai narasumber. Dikenal sebagai peserta Clash of Champions sekaligus alumni BINUS @Bekasi, kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta yang ingin memahami strategi sukses dalam menghadapi kompetisi business case.

Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari jurusan Business Information Technology dan Digital Business Innovation, serta siswa-siswi SMA dari berbagai sekolah di wilayah Bekasi. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara, mencerminkan tingginya minat generasi muda terhadap dunia bisnis dan kompetisi. Seminar ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga membuka wawasan peserta mengenai pentingnya kemampuan analisis dan penyelesaian masalah dalam dunia nyata.

Dalam pemaparannya, Edward Hartanto menjelaskan bahwa business case bukan sekadar lomba menyusun ide, melainkan proses berpikir strategis yang mengharuskan peserta memahami masalah secara komprehensif. Ia menekankan pentingnya melakukan riset yang mendalam sebelum merumuskan solusi, sehingga ide yang dihasilkan tidak hanya kreatif, tetapi juga relevan dan berbasis data. Menurutnya, pemahaman terhadap industri, target pasar, serta tren yang sedang berkembang menjadi nilai tambah dalam menyusun business case yang kuat.

Selain itu, Edward juga membagikan struktur ideal dalam menyusun business case, mulai dari identifikasi masalah, analisis situasi, hingga rekomendasi solusi yang jelas dan terukur. Ia menyoroti bahwa kemampuan storytelling dalam presentasi juga menjadi faktor penting untuk menarik perhatian juri. Penyampaian yang runtut, visual yang menarik, serta komunikasi yang percaya diri dapat meningkatkan peluang untuk memenangkan kompetisi.

Tidak hanya membahas aspek teknis, Edward turut menekankan pentingnya kerja sama tim. Dalam sebuah kompetisi, setiap anggota tim memiliki peran yang berbeda, sehingga koordinasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci keberhasilan. Ia juga mengingatkan peserta untuk mampu mengelola waktu dengan efektif, mengingat keterbatasan waktu sering menjadi tantangan utama dalam kompetisi business case.

Kegiatan ini semakin menarik melalui sesi diskusi interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari tips menghadapi tekanan saat presentasi, cara membangun ide yang standout, hingga pengalaman pribadi Edward dalam mengikuti kompetisi. Jawaban yang disampaikan secara santai namun berbobot membuat suasana semakin hidup dan mudah dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang.

Melalui kegiatan ini, BINUS @Bekasi berharap dapat mendorong mahasiswa dan pelajar untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan solutif. Seminar ini juga menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan generasi muda agar siap bersaing di dunia bisnis yang dinamis. Dengan bekal wawasan dan pengalaman yang dibagikan, para peserta diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu tersebut dalam berbagai kesempatan, baik di kompetisi maupun dalam kehidupan profesional di masa depan.