Menjadi entrepreneur, apalagi yang bergerak di bidang kreatif (creativepreneur), itu bukan cuma tentang punya ide keren. Ini tentang memakai kreativitas untuk menyelesaikan masalah, sekaligus menjalankan peran penting agar bisnisnya bertahan dan tumbuh.

Berikut peran dan tanggung jawab utamamu, baik kamu seorang entrepreneur umum atau creativepreneur yang fokus pada produk/jasa kreatif.

Peran & Tanggung Jawab Inti (Role yang kamu mainkan)

1. Visionary (Sang Visioner)

  • Tugas: Menciptakan gambaran masa depan bisnis. Creativepreneur khususnya, bertugas merancang “dunia” yang estetik dan bermakna lewat brand-nya.
  • Kamu Harus: Bisa menjawab “Mau dibawa ke mana bisnis ini 5 tahun lagi?” dan mengomunikasikannya dengan menarik kepada tim dan pelanggan.

2. Problem Solver & Inovator (Pemecah Masalah & Inovator)

  • Tugas: Mengidentifikasi masalah pelanggan dan pasar, lalu menciptakan solusi yang unik. Ini adalah core skill creativepreneur.
  • Kamu Harus: Selalu mencari celah untuk berinovasi, baik pada produk, proses, maupun pengalaman pelanggan.

3. Decision Maker (Pengambil Keputusan)

  • Tugas: Setiap hari, kamu akan dihadapkan pada pilihan: dari strategi besar hingga detail eksekusi. Creativepreneur sering menghadapi dilema antara idealisme kreatif dan tuntutan pasar.
  • Kamu Harus: Berani mengambil keputusan cepat dengan data yang terbatas, dan bertanggung jawab atas konsekuensinya.

4. Risk Manager (Pengelola Risiko)

  • Tugas: Entrepreneurship adalah tentang mengelola risiko, bukan menghindarinya. Kamu yang menentukan risiko mana yang diambil, dan mana yang dihindari.
  • Kamu Harus: Bisa memperhitungkan kemungkinan terburuk, memiliki rencana cadangan, dan tetap tenang di tengah ketidakpastian.

5. Leader & Team Builder (Pemimpin & Pembangun Tim)

  • Tugas: Di awal, kamu mungkin sendirian. Tapi seiring berkembang, kamu perlu membangun tim yang tepat. Creativepreneur perlu memimpin tanpa mematikan kreativitas anggota tim.
  • Kamu Harus: Bisa merekrut, memotivasi, dan memberi arahan yang jelas. Menciptakan lingkungan di mana ide-ide kreatif bisa tumbuh.

6. The Ultimate Marketer & Salesperson (Marketer & Sales Utama)

  • Tugas: Kamu adalah wajah dan suara pertama dari brand-mu. Kamu yang paling paham value produk/jasa dan harus bisa menjualnya.
  • Kamu Harus: Bercerita dengan autentik tentang bisnismu, membangun relasi, dan langsung terhubung dengan pelanggan pertama.

7. Financial Controller (Pengendali Keuangan)

  • Tugas: Memastikan uang masuk lebih besar dari uang keluar. Ini sering jadi tantangan terbesar creativepreneur yang lebih fokus pada sisi estetika.
  • Kamu Harus: Melek angka dasar: cash flow, harga pokok, profit margin. Harus bisa mengalokasikan dana dengan bijak.

Khusus untuk Creativepreneur: Tanggung Jawab Tambahan

  • Menjaga Keseimbangan Kreativitas & Bisnis: Tantangan terbesar adalah tidak tenggelam dalam urusan operasional hingga melupakan creative juice, atau sebaliknya, terlalu fokus pada kreasi hingga lupa bahwa ini adalah bisnis.
  • Melindungi Karya Intelektual: Memahami dasar-dasar hak cipta, merek dagang, atau paten untuk melindungi karya orisinalmu.
  • Mempertahankan Authentic Voice: Di tengah banyaknya tren, tanggung jawabmu adalah menjaga suara dan nilai khas brand agar tidak hilang. Ini yang akan jadi pembeda utama.

Kamu adalah “Orchestra Conductor”

Sebagai entrepreneur ataupun creativepreneur, kamu seperti konduktor orkestra. Kamu tidak harus ahli memainkan semua alat musik (keuangan, desain, marketing, sales), tetapi kamu harus tahu cara menyatukannya agar menghasilkan simfoni yang harmonis dan sukses.

Yang Perlu Diingat:

  • Dimulai dari Kamu: Di fase awal, kamu akan memakai semua “topi” (peran) ini sendiri.
  • Delegasi adalah Kunci Pertumbuhan: Seiring waktu, tanggung jawab terbesarmu adalah menemukan orang yang lebih ahli di bidang tertentu untuk mengambil alih beberapa peran, agar kamu bisa fokus pada strategi dan inovasi.
  • Tanggung Jawab Utama: Belajar & Beradaptasi. Peranmu akan terus berkembang. Tanggung jawab terbesarmu adalah tetap fleksibel, terus belajar, dan tidak berhenti berkreasi.

Jadi, siap memakai semua “topi” ini? Fokuslah pada satu peran dalam satu waktu, dan nikmati prosesnya.

Link artikel :

Link gambar :