Notedbyme.id: Concept Store Lokal dari Bandung yang Jadi Wadah Kreator UMKM Indonesia dari Mahasiswa Creativepreneurship Bandung

Awal Mula Berdirinya Notedbyme.id
Berawal dari sebuah perjalanan ke Korea Selatan, Najwa, mahasiswi muda yang kini menjadi pendiri Notedbyme.id, mendapatkan inspirasi untuk menciptakan bisnis unik di Bandung. Ia melihat banyak concept store di Korea yang menampilkan produk kreatif dari berbagai merek lokal — sesuatu yang menurutnya masih jarang ditemui di Indonesia, khususnya di Bandung.
“Waktu itu aku sempat pergi ke Korea. Terus aku nemu banyak banget toko concept store gitu. Jadi aku ngerasa kayak di Bandung ini kurang banyak. Dan biasanya fokusnya lebih ke K-pop,” jelas Najwa.
Dari situlah muncul keinginan untuk membangun tempat yang bisa menjadi wadah bagi brand-brand lokal agar bisa tampil di ruang fisik. Akhirnya, Najwa memutuskan untuk mendirikan Notedbyme.id di kawasan Kota Baru Parahyangan, Bandung — lokasi yang strategis dan ramai dikunjungi masyarakat.
Konsep dan Visi Bisnis: Wadah untuk Brand Lokal dan UMKM

Notedbyme.id adalah concept store yang berfokus pada pengumpulan brand-brand lokal dalam satu ruang pameran. Konsep ini bukan hanya bisnis ritel biasa, tetapi juga memiliki misi sosial untuk membantu UMKM dan kreator muda agar bisa menampilkan produk mereka secara offline.
“Jadi brand Notedbyme.id ini isinya banyak brand lokal. Konsepnya ngumpulin banyak brand buat hadir di toko kita. Ini juga salah satu cara aku buat ngebantu para UMKM supaya mereka bisa dapat toko offline,” ujar Najwa.
Ia menambahkan bahwa banyak pelaku UMKM yang hanya berjualan secara online, sehingga kehadiran toko fisik menjadi peluang baru bagi mereka untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.
Makna di Balik Nama “Noted”
Nama “Noted” memiliki kisah tersendiri. Najwa mengungkapkan bahwa ide tersebut datang setelah melihat toko serupa di Korea. Namun, ia memilih nama “Noted” karena terdengar ringan, mudah diingat, dan relevan dengan konsep yang ingin ia bangun.
“Aku tuh lupa di Korea ada yang related sama Noted juga. Terus aku mikir-mikir kayak nyari yang similar. Aku pengennya kayak orang kalau ngedengar ‘Noted’ itu kayak gampang kan? Kayak Noted gitu. Jadi kayak bisa seinget juga namanya,” tuturnya.
Nama ini menggambarkan gaya modern, ringkas, dan profesional, sejalan dengan identitas brand yang ingin menonjolkan estetika minimalis khas Korea namun tetap mengangkat produk lokal Indonesia.
Mengapa Memilih Bisnis Concept Store
Ketika ditanya alasan memilih bisnis ini, Najwa menjelaskan bahwa tujuan utamanya bukan semata-mata keuntungan, melainkan ingin memberikan dampak bagi pelaku UMKM dan kreator seni.
“Menurut aku, bisnis ini jarang kan? Terus kalau F&B itu udah banyak banget. Aku juga pengin bisnis yang bisa membantu para UMKM, jadi benefitnya bukan cuma ke aku tapi juga ke orang lain,” ujarnya.
Dengan begitu, Notedbyme.id bukan hanya tempat jual beli, tetapi juga platform kolaborasi yang mempertemukan pembuat dan pembeli, serta memajukan ekosistem kreatif lokal.
Keunggulan dan Daya Tarik Notedbyme.id
Keunggulan utama dari Notedbyme.id terletak pada jaringan kolaboratif antar-brand dan konsep store yang terintegrasi dengan kafe.
Najwa menjelaskan bahwa sejak awal, timnya menghubungi beberapa brand lokal untuk bergabung. Namun kini, banyak brand yang justru menghubungi Notedbyme.id terlebih dahulu karena reputasi dan exposure yang semakin besar.
“Awalnya kita nge-chat beberapa brand buat hadir di toko kita. Cuma makin sekarang tuh banyak banget brand yang reach out kita duluan. Jadi mereka minta buat barangnya dijual di kita,” jelas Najwa.
Selain menjadi wadah produk lokal, Notedbyme.id juga memiliki kafe di bagian belakang toko.
“Jadi mungkin setelah capek-capek belanja bisa cafe dulu di belakang,” katanya.
Kafe ini sepenuhnya dikelola oleh Najwa sendiri, lengkap dengan tim karyawan yang membantu operasional sehari-hari. Konsep ini menambah daya tarik bagi pengunjung — belanja sambil nongkrong dalam suasana estetik dan nyaman.
Perjalanan dan Rencana ke Depan
Notedbyme.id telah beroperasi selama satu setengah tahun, bahkan sudah berdiri sebelum Najwa berkuliah di BINUS. Ia awalnya membangun bisnis ini di masa jeda setelah lulus SMA, dan kini menjadikannya sebagai proyek bisnis sekaligus bagian dari perkuliahannya.
“Ini bisnisnya ada sebelum aku di BINUS sih. Tapi karena ada tugas yang harus bikin bisnis, jadi aku masukin ini. Karena aku mau bener-bener fokusin banget,” jelasnya.
Najwa berencana untuk terus mengembangkan Notedbyme.id setelah lulus kuliah, dengan harapan bisa menjadi sumber penghasilan utama sekaligus wadah yang lebih besar bagi UMKM kreatif di Indonesia.
“Setelah kuliah pasti aku mau banget melanjutin ini. Dan semoga bisa jadi first income aku. Semoga bisa makin gede bisnisnya,” tutupnya optimis.
Notedbyme.id hadir bukan sekadar concept store, tetapi juga gerakan kecil untuk mendukung industri kreatif lokal.
Dengan konsep modern, kolaboratif, dan berorientasi pada keberlanjutan, brand ini membuktikan bahwa bisnis bisa menjadi sarana untuk berbagi manfaat dan peluang.
Najwa dan Notedbyme.id telah menjadi contoh nyata bagaimana generasi muda mampu membangun usaha yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga berdampak sosial positif bagi komunitas kreatif Indonesia.
Link bisnis :
Comments :