Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Penggerak Penting Pencapaian SDGs

Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) dinilai memainkan peran strategis dalam mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia. Kontribusi kedua sektor ini bersifat multidimensi, tidak hanya terhadap pertumbuhan ekonomi tetapi juga aspek sosial dan lingkungan.
Kontribusi terhadap SDGs:
- Pertumbuhan Ekonomi Inklusif (SDG 8)
- Pariwisata dan ekonomi kreatif menciptakan lapangan kerja yang luas dan beragam, mulai dari tingkat profesional hingga masyarakat lokal.
- Sektor ini mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kerakyatan.
- Pengentasan Kemiskinan (SDG 1)
- Dengan membuka lapangan kerja dan peluang usaha di berbagai tingkatan, kedua sektor ini dapat mengangkat pendapatan masyarakat, terutama di daerah-daerah tujuan wisata yang seringkali terletak di pedesaan atau wilayah tertinggal.
- Pemberdayaan Perempuan dan Pemerataan (SDG 5 & 10)
- Sektor parekraf memberikan kesempatan yang besar bagi partisipasi dan kepemimpinan perempuan, baik sebagai pelaku usaha kreatif maupun tenaga kerja di industri pariwisata.
- Pembangunan pariwisata di daerah dapat mengurangi ketimpangan antara pusat dan daerah.
- Pelestarian Budaya dan Warisan (SDG 11)
- Ekonomi kreatif mendorong pelestarian dan pemanfaatan warisan budaya sebagai aset ekonomi, seperti kerajinan tradisional, seni pertunjukan, dan kuliner khas.
- Pariwisata yang bertanggung jawab dapat mendanai upaya pelestarian situs budaya dan alam.
- Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (SDG 12)
- Tren pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) mendorong praktik-praktik ramah lingkungan, seperti pengelolaan sampah, efisiensi energi, dan penggunaan produk lokal.
- Banyak pelaku ekonomi kreatif yang mengusung konsep ramah lingkungan dan daur ulang dalam produk mereka.
Tantangan dan Harapan:
Meski potensinya besar, pengembangan kedua sektor ini masih menghadapi tantangan, seperti kebutuhan akan infrastruktur yang memadai, peningkatan kapasitas SDM, serta perlunya kebijakan yang mendukung dan terintegrasi.
Pariwisata dan ekonomi kreatif bukan hanya mesin pertumbuhan ekonomi, tetapi juga instrumen yang powerful untuk mencapai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang tepat yang memprioritaskan keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan, kedua sektor ini dapat berkontribusi signifikan dalam mewujudkan agenda SDGs di Indonesia.
Link artikel :
Link gambar :
Comments :