Yang Harus Dimiliki Seorang Pemilik Bisnis Mengenai Laporan Keuangan
Keuangan harus dilaporkan secara berkala dan tepat, karena Peter Ducker pernah
mengatakan “You can’t improve what you don’t measure!” yang artinya “Anda tidak dapat
meningkatkan apa yang tidak anda ukur”. Sekumpulan dokumen yang menunjukan status
keuangan perusahaan pada titik waktu tertentu biasa disebut sebagai laporan keuangan.
Laporan keuangan dapat disiapkan untuk jangka waktu yang berbeda. Laporan keuangan
ini dapat dilakukan secara interim secara bulanan, triwulanan, atau setengah tahunan.
Laporan keuangan tahunan mencakup tahun fiskal terakhir perusahaan. Laporan keuangan
seperti trial balance, neraca, juga laba dan rugi sangat penting karena laporan tersebut
dapat memastikan daya saing di pasar. Informasi keuangan seperti pendapatan, biaya,
modal, gaji, pinjaman, dan investasi dapat menjadi tolak ukur bagi pemilik bisnis.
Salah satu metode pengumpulan dan penyimpanan informasi keuangan dapat
menggunakan metode double entry dimana untuk setiap jumlah uang yang ditransaksikan
akan ada entri debet di satu akun dan entri kredit di akun lain. Semua akun akan memiliki
saldo kredit atau saldo debit.
Untuk memastikan laporan keuangan berjalan lancar biasanya membutuhkan seorang
akuntan, seorang akuntan akan menggunakan alat yang dikenal sebagai neraca saldo
karena necara saldo memungkinkan untuk menyiapkan informasi keuangan. Neraca
memberikan gambaran tentang kesehatan moneter bisnis pada titik waktu tertentu.
Selain neraca keuangan, laporan laba rugi dan arus kas perlu dilakukan. Seperti Namanya,
laporan laba rugi menggambarkan pendapatan yang dihasilkan dari penjualan serta semua
biaya operasional yang terlibat dalam menghasilkan pendapatan itu. Laporan laba rugi
menunjukan profitabilitas bisnis selama periode akuntansi (bulan, kuartal, atau tahun).
Laporan laba rugi memberitahu ‘apakah suatu perusahaan mendapat untung’.
Laporan laba
rugi berfokus pada 4 elemen kunci, yaitu pendapatan, pengeluaran, keuntungan, dan
kerugian.
Sementara laporan arus kas menggambarkan berapa banyak uang yang masuk dan keluar
dari bisnis selama periode waktu tertentu. Ini artinya, mengukur seberapa baik perusahaan
mengelola dalam menghasilkan uang untuk membayar kewajiban utama utang dan
menutupi biaya operasional. Arus kas dapat memberitahu ‘apakah itu menghasilkan uang’.
Laporan arus kas dapat menjadi dokumen fundamental untuk investor karena dapat
membantu dalam memahami likuiditas dan membuat keputusan investasi yang terinformasi.
Laporan arus kas terbagi menjadi tiga bagian utama, yaitu aktivitas operasi, aktivitas
investasi, dan aktivitas pendanaan.
Sumber referensi :
https://guavabox.com/if-you-cant-measure-it-you-cant-improveit/#:~:text=Management%20thinker%20Peter%20Drucker%20is,success%20is%20defined%
20and%20tracked.
https://www.sap-express.id/blog/mengenal-laporan-keuangan/
https://www.jurnal.id/id/blog/komponen-utama-laporan-keuangan

Comments :